Musi Online | Sempat Viral, Polisi Selamatkan Tersangka Pembunuhan dari Amukan Massa di Sungai Lilin, Kapolsek Turut Alami Luka Gigitan
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Sempat Viral, Polisi Selamatkan Tersangka Pembunuhan dari Amukan Massa di Sungai Lilin, Kapolsek Turut Alami Luka Gigitan

Musi Online
https://musionline.co.id 04 November 2025 @18:13
Sempat Viral, Polisi Selamatkan Tersangka Pembunuhan dari Amukan Massa di Sungai Lilin, Kapolsek Turut Alami Luka Gigitan
Sempat Viral, Polisi Selamatkan Tersangka Pembunuhan dari Amukan Massa di Sungai Lilin, Kapolsek Turut Alami Luka Gigitan.

Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Aksi brutal seorang pria muda bernama Reski Kelvin Nando (26), warga Desa Dawas, Kecamatan Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), membuat geger masyarakat Kabupaten Muba. 
Pelaku yang secara membabi buta menyerang tiga orang dengan sebilah parang hingga menewaskan satu korban, berhasil diamankan aparat kepolisian dari amukan massa yang sudah terlanjur emosi, Senin (3/11/2025).
Aksi cepat dan sigap jajaran Polsek Sungai Lilin, yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Jon Kenedi, menjadi penyelamat bagi pelaku dari kemarahan warga. 
Dalam proses penangkapan yang dramatis itu, Kapolsek bahkan mengalami luka gigitan di lengan dan paha, sedangkan Kanit Reskrim mengalami luka robek di bagian kaki.
Aksi Brutal Tersangka Terjadi di Tiga Lokasi
Kronologi berdarah itu bermula sekitar pukul 07.30 WIB di halaman rumah korban pertama, Riki Ruslian, warga Dusun IV, Desa Simpang Tungkal, Kecamatan Tungkal Jaya. 
Pelaku yang datang dengan mengendarai mobil langsung turun sambil membawa sebilah parang dan berteriak-teriak tak jelas.
Riki yang tengah beristirahat di dalam rumah terbangun karena suara gaduh. 
Saat keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi, ia langsung diserang oleh pelaku. 
Beberapa tebasan mengenai tubuh korban, mengakibatkan luka cukup parah di perut kanan, pinggang kiri, dan jempol tangan kanan.
Korban segera dilarikan ke Puskesmas Peninggalan untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pihak keluarga langsung melapor ke Polsek Tungkal Jaya. 
Namun, situasi semakin mencekam karena pelaku belum tertangkap dan justru melanjutkan aksinya ke lokasi lain.
Sekitar dua jam kemudian, atau tepatnya pukul 09.30 WIB, pelaku kembali beraksi di Jalan Palembang–Jambi, Simpang C1, Desa Srigunung, Kecamatan Sungai Lilin. 
Kali ini korban adalah Ansori (57), warga Tungkal Jaya. Tanpa banyak bicara, pelaku turun dari mobil Toyota Rush hitam bernopol BG 1393 MX dan langsung menyerang korban berkali-kali dengan parang.
Korban yang mengalami luka parah sempat dilarikan ke RSUD Sungai Lilin, namun nyawanya tak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Tak berhenti di sana, sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku kembali melakukan penyerangan terhadap Andi Nayoan (42), warga Sungai Lilin, di area kebun sawit plasma Dusun I, Desa Srigunung. 
Saat itu korban tengah melangsir buah sawit ketika pelaku datang dan meminta rokok. 
Namun tiba-tiba pelaku menyerang menggunakan parang, mengenai punggung dan dagu korban. 
Setelah itu, pelaku melarikan diri ke dalam area perkebunan sawit.
Penangkapan Dramatis, Kapolsek Alami Gigitan
Setelah mendapatkan laporan dari warga, Kapolsek Sungai Lilin AKP Jon Kenedi bersama tim segera melakukan penyisiran di wilayah sekitar. 
Informasi dari masyarakat menyebut pelaku bersembunyi di sebuah rumah makan ayam panas di kawasan Sungai Lilin.
Tim bergerak cepat melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan pelaku yang saat itu sudah dikepung massa. 
Amarah warga sempat tak terbendung, namun aparat kepolisian berhasil menenangkan situasi.
“Alhamdulillah, pelaku berhasil kita amankan dari amukan massa yang sudah sangat emosi. Untuk sementara, pelaku dibawa ke Polres Muba setelah sebelumnya menjalani pemeriksaan dan penanganan medis di RSUD Sekayu,” ungkap Iptu Hutahean, Kasi Humas Polsek Sungai Lilin, mewakili Kapolsek AKP Jon Kenedi.
Namun, dalam proses penangkapan tersebut, Kapolsek Sungai Lilin AKP Jon Kenedi sempat digigit pelaku di bagian lengan kiri dan paha kiri. 
Sedangkan Kanit Reskrim Polsek Sungai Lilin mengalami luka robek pada bagian kaki akibat bergumul dengan pelaku saat proses pengamanan. Keduanya kini tengah menjalani perawatan medis.
Polisi Dalami Motif dan Kumpulkan Bukti
Kasi Humas Polsek Sungai Lilin menambahkan, pelaku kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Sungai Lilin, Polsek Tungkal Jaya, serta Satreskrim Polres Muba untuk mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut.
“Kami masih mendalami motif pelaku. Tim gabungan sudah dibentuk agar penyelidikan berjalan profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum,” jelas Iptu Hutahean.
Saat ini, pihak kepolisian juga tengah mengumpulkan barang bukti berupa sebilah parang, pakaian korban, serta kendaraan yang digunakan pelaku. Data para korban juga telah dikompilasi untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Polisi Imbau Masyarakat Tidak Main Hakim Sendiri
Menanggapi maraknya video penyerangan dan penangkapan pelaku yang viral di media sosial, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak bertindak sendiri atau melakukan kekerasan terhadap pelaku kejahatan.
“Kami memahami emosi warga, tapi proses hukum tetap harus kita junjung tinggi. Jangan ada aksi main hakim sendiri. Biarkan hukum yang berbicara,” tegas Iptu Hutahean.
Berkat kesigapan aparat kepolisian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sungai Lilin kini kembali kondusif. 
Pelaku berhasil diamankan dalam keadaan hidup dan kini tengah menjalani proses hukum sesuai undang-undang yang berlaku. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top