Musi Online https://musionline.co.id 21 December 2025 @14:15 225 x dibaca 
Rumah Panggung di Kayuagung OKI Ludes Terbakar, Ijazah hingga Raport Hangus, Kerugian Capai Rp150 Juta.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir - Musibah kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Satu unit rumah panggung milik warga di Lingkungan (LK) II, RT 02, Kelurahan Kayuagung Asli, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI, ludes dilalap api pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 03.15 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Rumah panggung tersebut dihuni oleh Tanmalaka (75) bersama anaknya, Umar Shaleh (36).
Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari material kayu.
Akibatnya, rumah tersebut kini hanya menyisakan puing-puing dan rata dengan tanah.
Camat Kayuagung, Saleh S.Sos, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Ia menjelaskan bahwa selain kehilangan tempat tinggal, korban juga kehilangan sejumlah dokumen penting dan harta benda yang tidak sempat diselamatkan.
“Kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp150 juta. Barang-barang yang hangus terbakar di antaranya surat rumah, ijazah SD dan SMP, raport SMA, tabungan uang tunai sekitar Rp7 juta, serta kartu PKH lansia,” ungkap Saleh.
Menurutnya, kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah sekitar pukul 03.00 WIB saat terbangun dari tidur.
Ketika menyadari api sudah menyambar bagian atap rumah, korban langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri dan meminta pertolongan kepada warga sekitar.
“Korban langsung keluar rumah dan berteriak meminta bantuan. Warga sekitar kemudian berdatangan untuk membantu memadamkan api secara manual serta berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dijangkau,” jelasnya.
Tak berselang lama, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKI tiba di lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung cukup intens mengingat api sudah membesar dan kondisi rumah yang mudah terbakar.
“Petugas Damkar berhasil menjinakkan api sekitar satu jam kemudian,” tambah Saleh.
Sementara itu, Kepala Bidang Damkar OKI, Fikril, membenarkan pihaknya telah menurunkan dua unit mobil pemadam kebakaran beserta belasan personel ke lokasi kejadian. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kami langsung menuju TKP begitu menerima laporan. Api berhasil dipadamkan menjelang waktu Subuh. Namun, petugas tetap berada di lokasi hingga sekitar pukul 07.00 WIB untuk melakukan proses pendinginan agar api tidak kembali menyala,” terang Fikril.
Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Fikril juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh kelistrikan.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan sekring listrik dalam kondisi aman, terutama saat meninggalkan rumah. Hal-hal kecil seperti lupa mematikan aliran listrik bisa berakibat fatal,” pungkasnya.
Peristiwa ini menambah daftar kebakaran yang terjadi di wilayah OKI, sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya api, terutama pada rumah berbahan kayu yang rawan terbakar. (***)
0 Komentar