Musi Online https://musionline.co.id 23 June 2026 @19:21 20 x dibaca 
Dua Pelajar Alami Kecelakaan Maut di Jalan Lintas Prabumulih–Muara Enim, Satu Tewas Terlindas Truk.
Musionlie.co.id, Muara Enim – Kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan dua pelajar terjadi di Jalan Lintas Prabumulih–Muara Enim, tepatnya di Desa Gunung Megang Luar, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa nahas tersebut mengakibatkan seorang pelajar berinisial RH (16) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlindas truk tangki yang melintas dari arah berlawanan.
Sementara rekannya, MFA (15), yang mengendarai sepeda motor mengalami sejumlah luka dan saat ini menjalani perawatan medis.
Kecelakaan ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan korban yang masih berstatus pelajar serta terjadi di ruas jalan nasional yang dikenal memiliki lalu lintas cukup padat, terutama pada jam-jam sibuk sore hari.
Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Nadhya Nabilla, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika sepeda motor Yamaha XSR 155 bernomor polisi BG 3830 DBA yang dikendarai MFA, warga Desa Tanjung Muning, Kecamatan Gunung Megang, melaju dari arah Kota Prabumulih menuju Kabupaten Muara Enim.
Saat itu, MFA membonceng temannya RH, warga Desa Cinta Kasih, Kecamatan Belimbing. Keduanya diketahui sedang melintas di Jalintas Prabumulih–Muara Enim sebelum akhirnya mengalami kecelakaan.
“Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang mereka tumpangi diduga menabrak kendaraan yang berada di depannya,” ujar AKP Nadhya Nabilla.
Menurut keterangan sementara hasil penyelidikan Satlantas Polres Muara Enim, kendaraan yang diduga terlibat dalam benturan awal tersebut belum diketahui identitasnya karena langsung meninggalkan lokasi usai kejadian.
Benturan yang terjadi membuat sepeda motor kehilangan keseimbangan dan oleng. Akibatnya, RH yang berada di posisi penumpang terpental dari kendaraan dan jatuh ke badan jalan.
Nahas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sebuah mobil Truk Tangki Hino bernomor polisi BG 8294 NQ yang dikemudikan oleh Yudi Vilano (43), warga Kota Palembang.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan situasi berlangsung sangat cepat, korban RH yang terjatuh ke jalur berlawanan diduga tidak sempat menghindar sehingga akhirnya terlindas kendaraan truk yang sedang melaju tersebut.
“Diduga setelah terjadi benturan dengan kendaraan di depan yang kemudian melarikan diri, penumpang motor terpental ke arah mobil Hino yang sedang melaju dari arah berlawanan,” jelas AKP Nabilla.
Akibat kejadian itu, RH mengalami luka yang sangat serius. Korban mengalami luka robek pada bagian perut serta patah terbuka pada kaki kanan. Cedera berat yang diderita menyebabkan korban meninggal dunia.
Sementara itu, pengendara sepeda motor MFA berhasil selamat meski mengalami sejumlah luka akibat kecelakaan tersebut.
“Pengendara motor mengalami luka lecet pada bagian tangan dan lutut serta memar di bagian kepala,” terang AKP Nabilla.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal, mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi korban.
Tim Satlantas Polres Muara Enim kemudian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti dan mencari informasi terkait kendaraan yang diduga menjadi penyebab awal kecelakaan sebelum melarikan diri.
Selain melakukan olah TKP, petugas juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian guna memperjelas kronologi peristiwa.
“Personel Satlantas telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi,” ungkapnya.
Dalam proses penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut. Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit sepeda motor Yamaha XSR 155 milik korban serta mobil Truk Tangki Hino yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Barang bukti juga sudah diamankan berupa sepeda motor Yamaha XSR 155 dan mobil Hino yang terlibat dalam kecelakaan,” tambah AKP Nabilla.
Hingga saat ini, Satlantas Polres Muara Enim masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi kendaraan yang diduga ditabrak oleh sepeda motor korban sebelum kecelakaan fatal terjadi.
Pihak kepolisian juga membuka kemungkinan untuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sepanjang jalur yang dilalui korban guna membantu mengungkap kendaraan yang diduga melarikan diri setelah terjadi benturan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, terutama di ruas jalan lintas yang memiliki volume kendaraan tinggi dan dilalui berbagai jenis kendaraan besar seperti truk dan bus.
Pengendara sepeda motor juga diimbau untuk menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya, mematuhi batas kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan.
Selain itu, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm standar juga menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.
Masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kendaraan yang diduga terlibat dalam benturan awal sebelum kecelakaan terjadi diharapkan dapat memberikan keterangan kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan.
Kasus kecelakaan maut ini kini masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Muara Enim. Polisi berkomitmen mengusut secara tuntas penyebab kecelakaan demi memberikan kepastian hukum sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Kejadian yang merenggut nyawa seorang pelajar ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Harapannya, peristiwa tersebut dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. (***)
0 Komentar