Musi Online https://musionline.co.id 19 March 2026 @15:45 116 x dibaca 
Demi Bela Paman, Remaja di Muara Enim Tega Tusuk Juru Parkir hingga Tewas.
Musionline.co.id, Muara Enim – Insiden tragis terjadi di kawasan Pasar Inpres, Kelurahan Pasar II, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Seorang juru parkir bernama Yogi (29) tewas setelah menjadi korban penusukan oleh seorang remaja berinisial WP (18), Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.
Peristiwa berdarah ini sontak menggegerkan para pedagang dan pengunjung pasar yang berada di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula dari perselisihan antara korban dengan seorang pedagang plastik bernama Putra (45), yang diketahui merupakan paman dari pelaku.
Adu mulut antara keduanya terjadi di area pasar dan sempat menjadi perhatian warga sekitar.
Tak lama setelah insiden tersebut, pelaku WP mendapatkan kabar bahwa pamannya terlibat pertengkaran dengan korban.
Tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mendatangi Pasar Inpres untuk mencari pamannya.
Namun, saat tiba di lokasi, pelaku tidak menemukan sang paman karena sudah pulang ke rumah.
Alih-alih meredakan situasi, pelaku justru bertemu dengan korban di lokasi lapak dagang pamannya.
Pertemuan tersebut berujung pada cekcok mulut antara keduanya.
Emosi yang memuncak membuat pelaku nekat mencabut senjata tajam jenis pisau yang sebelumnya telah dibawanya dari rumah.
Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melancarkan serangan brutal kepada korban.
Setidaknya empat tusukan bersarang di bagian perut korban, membuat Yogi terkapar bersimbah darah di tengah keramaian pasar.
Aksi kekerasan tersebut sontak memicu kepanikan di kalangan pengunjung dan pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Warga yang menyaksikan kejadian itu berusaha melerai dan menghentikan aksi pelaku.
Setelah melakukan penusukan, pelaku langsung melarikan diri dan pulang ke rumahnya.
Sementara itu, korban segera dilarikan ke RSUD Dr HM Rabain Muara Enim untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun nahas, meskipun sempat mendapatkan pertolongan, nyawa korban tidak tertolong.
Yogi dinyatakan meninggal dunia pada pukul 19.45 WIB akibat luka tusuk yang cukup parah di bagian perut.
Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Saputra melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, membenarkan kejadian tersebut.
Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Setelah menerima informasi, Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim segera menuju TKP untuk melakukan penyelidikan awal,” ujar AKP RTM Situmorang, Kamis (19/3/2026).
Dari hasil penyelidikan dan informasi yang diperoleh di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku.
Tidak butuh waktu lama, pelaku berhasil diamankan di kediamannya tanpa perlawanan.
“Pelaku sudah diamankan dan mengakui perbuatannya. Kami juga mengamankan barang bukti berupa senjata tajam yang digunakan untuk menusuk korban,” jelasnya.
Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Polisi juga masih mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian, termasuk kemungkinan adanya faktor lain yang memicu aksi nekat tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi, terlebih hingga melakukan tindakan kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.
Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap konflik dengan kepala dingin dan melalui jalur yang benar.
Kasus penusukan ini kini menjadi perhatian publik di Muara Enim dan sekitarnya, mengingat terjadi di ruang publik yang ramai dan melibatkan pelaku yang masih berusia remaja.
Polisi memastikan akan menindak tegas pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku. (***)
0 Komentar