Musi Online https://musionline.co.id 22 March 2026 @13:07 26 x dibaca 
Pawai Takbir Keliling Semarakkan Malam Lebaran di Kayuagung, Bupati Muchendi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir - Suasana malam Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Kayuagung berlangsung meriah dan penuh khidmat.
Ratusan warga tumpah ruah mengikuti pawai takbir keliling yang digelar pada Jumat malam (20 Maret), menciptakan atmosfer religius yang kental di seluruh penjuru kota.
Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu tradisi yang paling dinantikan masyarakat dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan selama sebulan penuh.
Lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema di sepanjang rute pawai, berpadu dengan tabuhan bedug yang mengiringi langkah para peserta.
Pawai takbir keliling tersebut diikuti langsung oleh Bupati Ogan Komering Ilir, Muchendi Mahzareki, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para santri.
Tak hanya itu, berbagai organisasi keagamaan seperti Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten OKI juga turut ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan tersebut.
Sejak dimulai dari Pendopo Kabupaten OKI, peserta pawai berjalan kaki menyusuri sejumlah ruas jalan utama di kota.
Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi, dengan warga dari berbagai kelurahan dan desa di sekitar Kayuagung turut bergabung dalam barisan pawai.
Mereka membawa obor, bedug, serta berbagai atribut Islami yang semakin menambah semarak suasana malam takbiran.
Sepanjang perjalanan, gema takbir terdengar bersahut-sahutan, menciptakan suasana yang tidak hanya meriah tetapi juga sarat makna spiritual.
Pawai kemudian berakhir di kawasan Taman Segitiga Emas Kayuagung, yang menjadi titik kumpul sekaligus penutup rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Bupati Muchendi Mahzareki menyampaikan bahwa malam takbiran merupakan momentum penting bagi umat Islam sebagai wujud rasa syukur setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Malam ini adalah malam kemenangan bagi kita semua. Mari kita rayakan dengan penuh rasa syukur melalui lantunan takbir, tahmid, dan tahlil,” ujarnya di hadapan para peserta pawai.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan perayaan Idul Fitri sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta menjaga persatuan dan kesatuan.
Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan yang telah terbangun selama bulan Ramadan harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui momentum Idul Fitri ini, mari kita perkuat kebersamaan, saling memaafkan, dan menjaga keharmonisan antarwarga,” tambahnya.
Selain sebagai bentuk perayaan keagamaan, pawai takbir keliling ini juga menjadi simbol kekompakan masyarakat Kayuagung.
Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga memperkuat nilai-nilai religius di tengah kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan pawai berlangsung dengan tertib dan lancar berkat pengamanan dari aparat kepolisian serta dukungan berbagai pihak. Tidak terlihat adanya gangguan berarti selama kegiatan berlangsung, sehingga masyarakat dapat mengikuti pawai dengan aman dan nyaman.
Kemeriahan malam takbiran di Kayuagung ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga dalam menyambut Idul Fitri. Tradisi pawai takbir keliling yang terus dilestarikan diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga nilai-nilai budaya religius di tengah arus modernisasi.
Dengan semangat kebersamaan dan rasa syukur yang mendalam, masyarakat Kayuagung menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dengan penuh suka cita, menjadikan malam takbiran sebagai momen yang tak terlupakan setiap tahunnya. (***)
0 Komentar