Musi Online https://musionline.co.id 28 May 2026 @17:12 56 x dibaca 
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Palembang–Prabumulih, Pemotor Asal OKU Selatan Tewas Ditabrak Truk di Muara Enim.
Musionline.co.id, Muara Enim – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Raya Palembang–Prabumulih, tepatnya di Desa Talang Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.
Insiden tragis tersebut merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor setelah diduga gagal mendahului kendaraan di depannya dan bertabrakan dengan truk Fuso dari arah berlawanan.
Korban diketahui bernama Muhamad Imar Oktarika (23), warga Desa Kuripan Dua, Kecamatan Tiga Dihaji, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Pemuda tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras usai sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan kendaraan berat.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan langsung menyita perhatian warga sekitar serta pengguna jalan yang melintas di lokasi kejadian.
Kecelakaan melibatkan satu unit sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi BG 3952 VL dengan mobil truk Fuso BG 8793 ZM.
Kasat Lantas Polres Muara Enim AKP Nadhya Nabilla menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal saksi di lapangan, kecelakaan diduga bermula ketika korban mencoba mendahului kendaraan lain yang berada di depannya saat melintas dari arah Palembang menuju Prabumulih.
Namun saat proses mendahului berlangsung, dari arah berlawanan muncul sebuah truk Fuso yang dikemudikan Jumli (55), warga Kabupaten Ogan Komering Ulu. Karena kondisi jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindari.
“Diduga pengendara sepeda motor kurang berhati-hati saat hendak mendahului kendaraan di depannya. Pada saat bersamaan datang kendaraan truk dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujar AKP Nadhya Nabilla didampingi Kanit Laka Ipda Dedi Halim SH.
Menurutnya, korban melaju dari arah Palembang menuju Prabumulih saat kecelakaan terjadi. Setibanya di kawasan Desa Talang Taling, korban mencoba mengambil jalur kanan untuk menyalip kendaraan di depan tanpa memperhitungkan kondisi lalu lintas dari arah sebaliknya.
Nahas, upaya mendahului itu justru berujung fatal. Sepeda motor yang dikendarai korban bertabrakan langsung dengan bagian depan truk Fuso yang datang dari arah berlawanan.
“Karena jarak yang sudah terlalu dekat, sepeda motor korban bertabrakan dengan bagian depan truk hingga korban terlindas dan meninggal dunia di tempat. Sementara sopir truk dilaporkan tidak mengalami luka,” jelas AKP Nadhya Nabilla.
Benturan keras yang terjadi menyebabkan korban mengalami luka berat dan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian. Sejumlah warga sekitar yang mengetahui insiden tersebut langsung mendatangi tempat kejadian dan berusaha membantu sambil menunggu aparat kepolisian datang melakukan penanganan.
Tak lama setelah menerima laporan, petugas dari Satlantas Polres Muara Enim segera menuju lokasi untuk melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari pengamanan arus lalu lintas, olah TKP, pendataan saksi, hingga evakuasi korban.
Selain itu, aparat juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vega milik korban dan truk Fuso yang terlibat dalam kecelakaan guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kecelakaan lalu lintas di jalur Palembang–Prabumulih sendiri kerap menjadi perhatian karena termasuk salah satu ruas padat kendaraan, baik kendaraan pribadi, sepeda motor, maupun kendaraan angkutan barang bertonase besar.
Kondisi jalan yang ramai dan tingginya mobilitas pengguna jalan membuat pengendara dituntut lebih waspada dan disiplin dalam berkendara.
Pihak kepolisian menilai salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas masih didominasi oleh faktor kelalaian manusia atau human error, termasuk tindakan mendahului kendaraan secara tidak aman tanpa memperhatikan situasi arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Muara Enim pun mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri melakukan manuver mendahului kendaraan jika kondisi jalan tidak memungkinkan, terutama pada jalur dua arah yang ramai dilalui kendaraan besar.
“Kami mengingatkan pengendara untuk selalu memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan sebelum mendahului kendaraan lain agar kejadian serupa tidak terulang,” tegasnya.
Imbauan tersebut menjadi pengingat penting bagi masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas utama. Pengendara diminta tetap fokus saat berkendara, menjaga kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi aman sebelum berpindah jalur atau mendahului kendaraan lain.
Peristiwa meninggalnya Muhamad Imar Oktarika menjadi duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar tempat tinggalnya di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Kecelakaan ini juga kembali menjadi peringatan bahwa kelalaian kecil di jalan raya dapat berujung pada kehilangan nyawa.
Polisi masih melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut sambil mengumpulkan sejumlah keterangan tambahan dari saksi maupun pihak terkait guna memastikan kronologi kecelakaan secara utuh. (***)
0 Komentar