Musi Online https://musionline.co.id 09 August 2026 @15:54 16 x dibaca 
Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Kenalkan QRIS hingga Marketplace, Dorong UMKM Desa Tanjung Menang Go Digital.
Musionline.co.id, Pabumulih – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di pedesaan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Salah satunya dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 85 Kelompok 17 dan 18 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.
Para mahasiswa menggelar seminar bertajuk "UMKM Go Digital: Solusi Peningkatan Ekonomi melalui QRIS, Marketplace, dan Foto Produk serta Pengenalan Kampus UIN Raden Fatah Palembang" di Desa Tanjung Menang, Kecamatan Prabumulih Selatan.
Kegiatan yang berlangsung pada awal pekan lalu tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM mengikuti kegiatan dengan serius karena materi yang diberikan dinilai sesuai dengan kebutuhan mereka dalam mengembangkan usaha di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin dekat dengan teknologi digital.
Seminar tersebut menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat desa melalui edukasi, literasi digital, dan pendampingan usaha.
Selain membahas strategi pemasaran digital, kegiatan juga menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program pendidikan yang dimiliki UIN Raden Fatah Palembang kepada masyarakat dan para pelajar Desa Tanjung Menang.
Dorong UMKM Desa Beradaptasi dengan Ekonomi Digital
Ketua pelaksana kegiatan, Adib Nur Ikbar, mengatakan digitalisasi saat ini telah menjadi kebutuhan penting bagi pelaku usaha. Perkembangan teknologi tidak hanya mengubah cara masyarakat berkomunikasi, tetapi juga memengaruhi pola transaksi dan perilaku konsumen dalam membeli berbagai produk.
Menurut Adib, kondisi tersebut membuat pelaku UMKM perlu meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi agar tidak tertinggal dari perubahan pasar.
Seminar tersebut, kata dia, dirancang sebagai wadah berbagi pengetahuan sekaligus memberikan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan usaha.
"Melalui kegiatan ini kami ingin membantu masyarakat memahami bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha. Harapannya, para pelaku UMKM tidak hanya mengetahui manfaatnya, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas bisnis sehari-hari," ujar Adib.
Ia menilai peningkatan literasi digital dapat menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat perekonomian desa.
Dengan memahami berbagai platform digital, pelaku UMKM memiliki peluang untuk memperluas jangkauan pasar. Produk yang sebelumnya hanya dikenal oleh masyarakat sekitar desa dapat dipromosikan kepada konsumen dari wilayah lain melalui media sosial maupun marketplace.
Digitalisasi juga dapat membantu pelaku usaha meningkatkan tampilan produk, mempermudah proses pembayaran, serta membangun kepercayaan konsumen.
Kepala Desa Apresiasi Program KKN
Kepala Desa Tanjung Menang, Asmedi C. Adam, menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang yang telah menghadirkan kegiatan edukatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Asmedi, perkembangan teknologi digital sebenarnya membuka peluang besar bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. Namun, peluang tersebut tidak akan dapat dimanfaatkan secara optimal apabila masyarakat belum memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang. Edukasi seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para pelaku UMKM, agar mampu mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana meningkatkan perekonomian keluarga," kata Asmedi.
Ia berharap materi yang diperoleh masyarakat tidak berhenti sebatas seminar. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam pengelolaan usaha sehari-hari.
Dengan penerapan yang konsisten, digitalisasi UMKM diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal Desa Tanjung Menang.
Bank Sumsel Babel Kenalkan Manfaat QRIS
Seminar yang mengusung tema "Penanganan Kemiskinan melalui Ekonomi Digital" tersebut juga menghadirkan narasumber dari Bank Sumsel Babel Prabumulih, Etha Mariana.
Dalam pemaparannya, Etha menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu strategi yang dapat digunakan untuk memperkuat daya saing UMKM di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.
Salah satu materi yang mendapat perhatian adalah penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran digital.
QRIS dinilai memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dan konsumen karena transaksi dapat dilakukan secara praktis menggunakan perangkat digital. Sistem pembayaran tersebut juga membantu transaksi tercatat dengan lebih baik.
Bagi pelaku UMKM, penggunaan QRIS dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk mulai masuk ke ekosistem ekonomi digital.
Etha juga mendorong pelaku UMKM Desa Tanjung Menang untuk mulai memanfaatkan marketplace sebagai salah satu saluran pemasaran.
Menurutnya, marketplace memungkinkan produk lokal dipasarkan kepada konsumen yang lebih luas tanpa mengharuskan pelaku usaha membuka toko fisik di berbagai daerah.
"Pemanfaatan QRIS dan marketplace memberikan banyak keuntungan bagi UMKM. Transaksi menjadi lebih mudah, jangkauan pemasaran semakin luas, dan peluang meningkatkan penjualan juga lebih besar. Inilah yang perlu mulai diterapkan oleh para pelaku usaha agar mampu berkembang di era digital," jelasnya.
Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu UMKM desa keluar dari keterbatasan pasar lokal.
Jika selama ini pemasaran lebih banyak mengandalkan pelanggan yang datang secara langsung, penggunaan marketplace dan media sosial dapat memberikan alternatif baru untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli dari luar wilayah.
Mahasiswa KKN Ajarkan Teknik Foto Produk
Tidak hanya memberikan edukasi mengenai QRIS dan marketplace, mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang juga memberikan pelatihan fotografi produk.
Materi fotografi produk disampaikan oleh mahasiswa KKN, Azmi dan Mayanda. Para peserta dibekali pengetahuan dasar untuk menghasilkan foto produk yang menarik dengan menggunakan peralatan sederhana, termasuk kamera telepon genggam.
Pelatihan tersebut menjadi penting karena foto produk merupakan salah satu unsur yang dapat memengaruhi ketertarikan calon konsumen ketika melihat barang yang ditawarkan melalui media sosial maupun marketplace.
Dalam sesi praktik, peserta diajarkan menentukan pencahayaan, memilih sudut pengambilan gambar, mengatur latar belakang, hingga menyusun komposisi produk agar terlihat lebih menarik.
Mahasiswa KKN juga memberikan pemahaman bahwa menghasilkan foto produk yang baik tidak selalu membutuhkan kamera profesional atau peralatan fotografi dengan harga mahal.
Dengan pencahayaan yang cukup, sudut pengambilan gambar yang tepat, serta latar belakang yang sederhana dan bersih, pelaku UMKM sudah dapat menghasilkan materi promosi yang lebih menarik.
Pelatihan tersebut mendapat respons positif dari peserta karena materi yang diberikan mudah dipahami dan dapat langsung dipraktikkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Perkenalkan UIN Raden Fatah kepada Generasi Muda
Selain berfokus pada pemberdayaan UMKM, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan mahasiswa KKN untuk memperkenalkan UIN Raden Fatah Palembang kepada masyarakat dan pelajar di Desa Tanjung Menang.
Pengenalan kampus menjadi bagian penting dari kegiatan karena mahasiswa KKN tidak hanya membawa program pemberdayaan ekonomi, tetapi juga memiliki misi untuk mendorong generasi muda agar memiliki semangat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Berbagai informasi mengenai pendidikan tinggi diharapkan dapat membuka wawasan para pelajar mengenai pilihan pendidikan setelah menyelesaikan jenjang sekolah menengah.
UIN Raden Fatah Palembang sebagai salah satu perguruan tinggi Islam negeri di Sumatera Selatan diharapkan semakin dikenal masyarakat, khususnya generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berupaya menggabungkan pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pendidikan.
UMKM Tanjung Menang Didorong Naik Kelas
Rangkaian kegiatan seminar dan pelatihan yang dilakukan mahasiswa KKN Angkatan 85 Kelompok 17 dan 18 UIN Raden Fatah Palembang menjadi salah satu contoh bagaimana mahasiswa dapat berperan langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Digitalisasi UMKM bukan hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi pembayaran, tetapi juga menyangkut kemampuan pelaku usaha dalam memasarkan produk, membangun citra usaha, membuat konten, memanfaatkan marketplace, serta memahami kebutuhan konsumen.
Bagi UMKM di Desa Tanjung Menang, pemanfaatan QRIS, marketplace, media sosial, dan foto produk dapat menjadi langkah awal menuju pengelolaan usaha yang lebih modern.
Dengan dukungan pengetahuan dan pendampingan yang berkelanjutan, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri memasarkan produk secara digital.
Pada akhirnya, tujuan utama digitalisasi bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi. Lebih jauh, teknologi diharapkan dapat menjadi alat untuk membuka akses pasar, meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat daya saing produk lokal, dan mendorong peningkatan pendapatan masyarakat.
Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Tanjung Menang.
Semangat UMKM Go Digital diharapkan tidak berhenti setelah seminar selesai, tetapi terus berkembang melalui praktik nyata di lapangan.
Dengan semakin banyak pelaku usaha desa yang mampu memanfaatkan teknologi digital, potensi ekonomi lokal diharapkan dapat berkembang dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. (***)
0 Komentar