Musi Online | Dinkes Muara Enim Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare Saat Musim Kemarau
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

Dinkes Muara Enim Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare Saat Musim Kemarau

Musi Online
https://musionline.co.id 09 August 2026 @15:57
Dinkes Muara Enim Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare Saat Musim Kemarau
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, dr Eni Zatila Menegaskan Dinkes Muara Enim Imbau Warga Waspadai ISPA dan Diare Saat Musim Kemarau.

Musionline.co.id, Muara Enim – Memasuki musim kemarau, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Muara Enim mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah penyakit yang berpotensi mengalami peningkatan kasus, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan diare.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan agar masyarakat tetap menjaga kondisi kesehatan di tengah perubahan cuaca yang ditandai dengan kondisi udara lebih kering, meningkatnya debu, serta potensi berkurangnya kualitas air dan kebersihan lingkungan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, dr Eni Zatila, mengatakan musim kemarau perlu disikapi masyarakat dengan meningkatkan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Menurut Eni, kondisi cuaca yang cenderung kering dapat membuat debu lebih mudah beterbangan. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya saluran pernapasan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah.
"Memasuki musim kemarau, kami mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit ISPA dan diare dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," ujar Eni.
Debu Saat Kemarau Bisa Ganggu Pernapasan
Salah satu perhatian Dinkes Muara Enim adalah meningkatnya paparan debu selama musim kemarau. Kondisi jalan yang kering, aktivitas kendaraan, maupun lingkungan yang minim kelembapan dapat membuat partikel debu lebih mudah masuk ke saluran pernapasan.
Paparan debu yang berlebihan dapat menimbulkan keluhan seperti batuk, pilek, tenggorokan terasa tidak nyaman hingga gangguan pernapasan pada sebagian orang.
Karena itu, masyarakat yang memiliki aktivitas cukup tinggi di luar ruangan diimbau untuk lebih memperhatikan perlindungan diri. Menjaga kebersihan tubuh setelah beraktivitas di luar rumah juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan.
Selain memperhatikan kondisi lingkungan, masyarakat juga dianjurkan menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi, cukup minum dan beristirahat.
Langkah sederhana tersebut penting dilakukan karena kondisi tubuh yang tetap bugar dapat membantu masyarakat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.
Dinkes Muara Enim Ingatkan Kebersihan Makanan
Selain ISPA, Dinkes Muara Enim juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penyakit diare selama musim kemarau.
Diare dapat berkaitan dengan kebersihan makanan, minuman, tangan, maupun kualitas air yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, kebersihan harus menjadi perhatian mulai dari proses penyimpanan, pengolahan hingga makanan dikonsumsi.
Eni menjelaskan, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan yang sehat dan bersih. Sayuran yang akan diolah maupun dikonsumsi juga harus dicuci dengan baik menggunakan air yang layak.
"Masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang sehat dan bersih serta mencuci sayur-sayuran sebelum diolah maupun dikonsumsi. Tidak lupa juga untuk membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun sebelum makan dan setelah beraktivitas," jelasnya.
Kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan seluruh anggota keluarga. Terlebih, tangan menjadi salah satu bagian tubuh yang sering bersentuhan dengan berbagai benda dan permukaan selama beraktivitas.
Dengan menjaga kebersihan tangan, masyarakat dapat membantu mengurangi risiko masuknya kuman ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman.
Air Minum Harus Dipastikan Layak Konsumsi
Kualitas air minum juga menjadi perhatian Dinkes Muara Enim dalam menghadapi musim kemarau. Masyarakat diminta memastikan air yang dikonsumsi dalam kondisi bersih dan aman.
Eni mengingatkan, air yang akan digunakan sebagai air minum sebaiknya melalui proses pengolahan yang tepat. Salah satunya dengan merebus air hingga mendidih sebelum dikonsumsi.
"Kalau untuk air minum, sebaiknya direbus hingga mendidih terlebih dahulu untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri," bebernya.
Menurutnya, memastikan kualitas air minum merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan.
Masyarakat juga diminta tidak mengabaikan kondisi tempat penyimpanan air. Wadah air minum perlu dijaga kebersihannya dan ditutup dengan baik agar tidak mudah tercemar.
Khusus untuk masyarakat yang mengonsumsi air minum isi ulang, Eni berharap air tersebut benar-benar aman untuk dikonsumsi.
Dinkes Muara Enim sendiri melakukan pengawasan terhadap kualitas air minum isi ulang sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.
"Namun, masyarakat tetap perlu berhati-hati dan memastikan air yang dikonsumsi benar-benar layak, termasuk dari potensi kontaminasi bakteri seperti Escherichia coli (E. coli)," jelas Eni.
PHBS Jadi Kunci Pencegahan Penyakit
Dinkes Muara Enim menekankan bahwa pencegahan penyakit tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Penerapan pola hidup bersih dan sehat dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Kebiasaan mencuci tangan, menjaga kebersihan makanan, memastikan air minum layak, menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi paparan debu merupakan sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat.
Pada musim kemarau, masyarakat juga diharapkan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah. Sampah harus dikelola dengan baik dan sumber air perlu dijaga agar tidak tercemar.
Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan yang tidak kunjung membaik juga diimbau tidak mengabaikannya. Pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan dapat dilakukan apabila muncul gejala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Langkah tersebut penting untuk memastikan kondisi kesehatan dapat ditangani sedini mungkin.
Imbauan Dinkes Muara Enim untuk Masyarakat
Melalui imbauan tersebut, Dinkes Muara Enim berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi musim kemarau.
"Harapannya bisa terhindar dari penyakit yang kerap meningkat pada musim kemarau," pungkas Eni.
Dengan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara konsisten, masyarakat diharapkan mampu menekan risiko penyakit ISPA maupun diare.
Kewaspadaan tersebut menjadi semakin penting karena kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kebersihan lingkungan, kualitas makanan dan minuman, serta kebiasaan sehari-hari.
Musim kemarau bukan hanya perlu diantisipasi dari sisi ketersediaan air, tetapi juga dari aspek kesehatan. Karena itu, masyarakat Kabupaten Muara Enim diharapkan tidak menunggu sampai sakit untuk mulai menjaga kesehatan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top