Musi Online https://musionline.co.id 12 September 2025 @18:31 118 x dibaca 
Gempar! Mat Fei Ditemukan Tak Bernyawa di Pinggir Jalintim Palembang–Jambi, Ada Luka di Dagu dan Pelipis.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Warga Desa Telang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, dibuat geger dengan penemuan sesosok pria lansia yang sudah tidak bernyawa di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Jambi pada Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 09.30 WIB.
Korban diketahui bernama Mat Fei bin Satir (97), seorang warga setempat yang tinggal di RT 01 RW 02 Dusun II Desa Telang.
Penemuan ini sontak mengundang perhatian masyarakat dan pengendara yang melintas. Tubuh korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di tepi jalan dengan luka robek pada dagu sebelah kiri serta luka di pelipis mata bagian kanan.
Kapolsek Bayung Lencir, Iptu M Wahyudi, melalui Kasi Humas Polres Muba, Iptu S Hutahean, membenarkan adanya temuan tersebut.
“Benar, korban sudah dievakuasi ke RSUD Bayung Lencir untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut,” ujarnya.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban terakhir kali terlihat pada Kamis (11/9/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, korban keluar rumah dan tidak kembali hingga keesokan paginya. Anak korban, Jhon bin Mat Fei, mengaku baru mengetahui kabar duka itu setelah seorang warga bernama Markoni datang memberi tahu bahwa ayahnya ditemukan meninggal dunia di pinggir Jalintim.
“Kami sekeluarga sangat terkejut. Malam itu ayah keluar rumah sendirian, dan pagi harinya kami mendapat kabar duka ini,” ungkap Jhon dengan nada sedih.
Hasil Pemeriksaan dan Keputusan Keluarga
Dari hasil pemeriksaan medis luar di RSUD Bayung Lencir, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain luka di dagu dan pelipis. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih belum dapat dipastikan.
“Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan memilih untuk segera membawa jenazah pulang guna dimakamkan di TPU Desa Telang,” jelas Iptu Hutahean.
Penemuan jenazah di jalur utama Palembang–Jambi ini sempat mengundang perhatian banyak warga.
Mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi sebelum korban akhirnya dievakuasi petugas kepolisian.
Sejumlah warga mengaku kaget sekaligus prihatin karena korban dikenal sebagai sosok yang ramah dan sudah lanjut usia.
Meski keluarga sudah menerima kepergian korban dengan ikhlas, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama bagi warga lanjut usia yang bepergian sendirian di malam hari.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalur lintas utama harus lebih diperhatikan.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah almarhum Mat Fei telah dimakamkan dengan layak di pemakaman umum Desa Telang, disaksikan keluarga, kerabat, dan warga sekitar. (***)
0 Komentar