Musi Online | Rumah Pengusaha Keripik di Muara Enim Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Rumah Pengusaha Keripik di Muara Enim Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta

Musi Online
https://musionline.co.id 27 October 2025 @18:47
Rumah Pengusaha Keripik di Muara Enim Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
Rumah Pengusaha Keripik di Muara Enim Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta.

Musionline.co.id, Muara Enim - Suasana siang di Dusun IV Khayal Sari, Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, mendadak berubah panik. 
Warga berlarian keluar rumah setelah melihat kepulan asap tebal membumbung tinggi dari kediaman sekaligus tempat usaha pembuatan keripik milik Eko Handoyo (45). 
Api dengan cepat melahap bangunan utama rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu, hingga tak bersisa.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat (25/10/2025) sekitar pukul 13.30 WIB. 
Menurut keterangan pihak kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi ditaksir mencapai Rp80 juta. 
Selain bangunan rumah, peralatan produksi dan bahan baku usaha keripik juga ikut terbakar.
Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang, menjelaskan kronologi awal kebakaran.
Saat kejadian, Eko tengah sibuk menggoreng keripik ubi di dapur rumahnya. 
Diduga, proses penggorengan dilakukan dengan jumlah bahan yang terlalu banyak dan kondisi ubi masih basah, sehingga minyak dalam wajan mendidih dan meluap keluar. 
Tumpahan minyak panas itu langsung menyambar api dari kompor dan membakar dinding dapur yang berbahan kayu.
“Api cepat membesar karena bangunan rumah korban sebagian besar terbuat dari kayu dan bahan mudah terbakar. Pemilik rumah bersama karyawan dan warga sekitar sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” ujar AKP RTM Situmorang, Minggu (26/10/2025).
Namun, upaya warga tak mampu mengendalikan kobaran api yang terus membesar. Api baru berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berjibaku selama lebih dari satu jam.
Kebakaran tersebut menghanguskan rumah berukuran 6 x 8 meter, termasuk peralatan dapur dan perlengkapan usaha keripik yang menjadi sumber penghidupan keluarga Eko.
“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp80 juta,” tambah AKP RTM Situmorang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dapur, terutama dalam mengolah makanan dengan minyak panas. 
Api sekecil apa pun dapat berubah menjadi bencana besar bila tidak diantisipasi dengan baik. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top