Musi Online https://musionline.co.id 01 March 2021 @18:56 649 x dibaca 
Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar
MUSIONLINE.CO.ID, INDRALAYA -- Bupati Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, Panca Wijaya Akbar menyampaikan pidato perdana di hadapan Sidang Paripurna DPRD Ogan Ilir pasca dilantik sebagai Bupati Ogan Ilir oleh Gubernur Sumsel Herman Deru, Senin (1/3/2021).
Dalam pidato perdana yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Mawardi Yahya yang juga ayah dari Panca Wijaya Akbar, Bupati Panca mengajak seluruh komponen masyarakat di Ogan Ilir untuk kembali bersatu dan melupakan masa lalu.
Panca juga mempersilahkan dirinya dikritik dengan tangan terbuka, hanya saja Panca berharap kritikan tersebut dibarengi dengan solusi.
"Silahkan saya dikritik akan saya terima dengan tangan terbuka, namun saya juga berharap dengan solusi" kata Panca.
Dalam pidatonya itu Panca juga meminta kepada Wagub Sumsel Mawardi Yahya menambah dana bantuan dari Provinsi Sumatera Selatan untuk Kabupaten Ogan Ilir.
"Harapan kepada Pemprov Sumsel agar bantuan untuk infrastruktur bagi Kabupaten Ogan Ilir dilipat gandakan dari tahun sebelumnya, terutama untuk pembangunan perkotaan di Ogan Ilir ini," kata Panca.
Sedangkan Wakil Gubernur Mawardi Yahya mengatakan sebagai pemimpin muda tidak ada alasan bagi Panca untuk tidak bekerja keras.
Apalagi dengan perpaduan wakil bupati yang berasal dari birokrasi diyakini mampu menjalankan roda pemerintahan di Ogan Ilir.
"Panca adalah energi muda, tidak ada alasan untuk tidak bekerja keras,
Panca-Ardani adalah pasangan yang pas untuk membawa Ogan Ilir lebih maju ke depan," kata Mawardi.
Mawardi mengingatkan Panca-Ardani, bahwa kepercayaan yang diberikan rakyat pasti diiringi dengan harapan. Maka jika harapan masyarakat tersebut tak terpenuhi pasti akan kecewa.
"Saya yakin kepercayaan itu diiringi dengan harapan dari masyarakat, jika tak mampu memenuhi harapan masyarakat maka akan ada kekecewaan," ingat mantan Bupati Ogan Ilir dua periode ini.
Mawardi Yahya juga mengajak warga Ogan Ilir untuk tidak lagi melihat ke belakang tapi melihat ke depan untuk masa depan lebih baik.
"Jangan melihat ke belakang kita harus melihat ke depan, kalau melihat ke belakang tidak akan selesai-selesai, siapapun yang berpotensi patut diajak bergabung membangun Ogan Ilir," pungkas Mawardi Yahya. (*)
0 Komentar