Musi Online https://musionline.co.id 27 July 2026 @19:47 12 x dibaca 
Perumda Tirta Raja Gelar Sayembara, Warga Laporkan Sambungan Liar Dapat Hadiah Rp200 Ribu.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Raja kembali mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan pelayanan air bersih dengan melaporkan keberadaan sambungan liar atau illegal tapping pada jaringan distribusi air minum milik perusahaan daerah tersebut.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi masyarakat, Perumda Tirta Raja menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp200 ribu bagi setiap warga yang memberikan laporan terkait sambungan liar dan laporan tersebut terbukti benar setelah melalui proses verifikasi oleh tim di lapangan.
Program tersebut menjadi salah satu langkah Perumda Tirta Raja untuk meningkatkan pengawasan terhadap jaringan distribusi air minum sekaligus mencegah praktik pencurian air yang selama ini dinilai dapat memberikan dampak terhadap pendapatan perusahaan serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Direktur Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, mengatakan keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu perusahaan mengawasi jaringan distribusi air minum yang tersebar di berbagai wilayah pelayanan.
Menurut Bertho, masyarakat merupakan bagian penting dalam upaya menjaga keberlangsungan layanan air bersih.
Karena itu, warga yang menemukan adanya indikasi sambungan ilegal diharapkan segera menyampaikan laporan kepada Perumda Tirta Raja agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.
"Saya mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan layanan air bersih dengan melaporkan adanya sambungan liar pada jaringan distribusi air minum. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat, Perumda Tirta Raja akan memberikan hadiah tunai sebesar Rp200 ribu untuk setiap laporan yang terbukti benar setelah dilakukan verifikasi oleh tim di lapangan," tegas Bertho, Minggu (26/7).
Perumda Tirta Raja Berantas Praktik Pencurian Air
Bertho menjelaskan, program pemberian hadiah kepada masyarakat yang melaporkan sambungan liar tersebut merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengamankan aset dan meningkatkan pendapatan Perumda Tirta Raja.
Keberadaan sambungan liar atau illegal tapping tidak hanya berkaitan dengan potensi kehilangan pendapatan perusahaan. Praktik tersebut juga dapat mengganggu sistem distribusi air bersih yang pada akhirnya berpotensi merugikan pelanggan yang menggunakan layanan secara resmi.
Karena itu, Perumda Tirta Raja berupaya melakukan pencegahan sekaligus penindakan terhadap berbagai bentuk penyalahgunaan jaringan distribusi air minum. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membuka ruang partisipasi masyarakat melalui mekanisme pelaporan.
“Sambungan liar bukan hanya merugikan Perumda Tirta Raja, tetapi juga berdampak pada kuantitas dan kontinuitas pelayanan air bersih bagi pelanggan,” kata Bertho.
Ia menambahkan, keberlangsungan pelayanan air bersih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. Tidak hanya perusahaan sebagai penyedia layanan, tetapi juga pelanggan dan masyarakat secara umum yang berada di sekitar jaringan distribusi.
Dengan adanya program tersebut, masyarakat diharapkan tidak tinggal diam apabila menemukan dugaan sambungan ilegal. Laporan dari warga dapat menjadi informasi awal bagi petugas untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
Laporan Sambungan Liar Akan Diverifikasi
Bertho menegaskan, setiap laporan yang diterima Perumda Tirta Raja tidak akan langsung dinyatakan sebagai pelanggaran. Setiap informasi yang masuk akan terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan dan verifikasi oleh tim perusahaan di lapangan.
Hal tersebut dilakukan untuk memastikan laporan yang disampaikan masyarakat benar-benar sesuai dengan kondisi yang ditemukan di lokasi.
Setelah proses verifikasi dilakukan dan laporan terbukti benar, masyarakat yang memberikan informasi tersebut akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah uang tunai sebesar Rp200 ribu.
“Setiap laporan yang terbukti benar akan kami berikan apresiasi berupa hadiah tunai sebagai bentuk penghargaan atas kepedulian masyarakat,” ujar Bertho.
Program ini sekaligus menjadi bentuk kolaborasi antara Perumda Tirta Raja dengan masyarakat dalam menjaga jaringan distribusi air minum.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang ikut melakukan pengawasan, potensi terjadinya penyalahgunaan jaringan diharapkan dapat ditekan.
Perumda Tirta Raja juga memastikan identitas masyarakat yang memberikan laporan akan dijaga kerahasiaannya.
Langkah tersebut diambil untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga yang ingin membantu perusahaan dalam mengungkap keberadaan sambungan liar.
"Seluruh laporan yang masuk akan dijaga kerahasiaannya dan akan diverifikasi langsung oleh tim Perumda Tirta Raja sebelum tindak lanjut dilakukan," tegas Bertho.
Cara Melaporkan Sambungan Liar Perumda Tirta Raja
Bagi masyarakat yang menemukan atau mengetahui adanya dugaan sambungan liar pada jaringan distribusi air minum Perumda Tirta Raja, laporan dapat disampaikan melalui layanan WhatsApp resmi di nomor 0811-189-456.
Dalam menyampaikan laporan, masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang jelas dan lengkap agar petugas dapat lebih mudah melakukan pengecekan.
Warga dapat menyertakan lokasi lengkap sambungan yang diduga ilegal serta melampirkan bukti pendukung berupa foto atau video apabila tersedia.
Informasi tersebut nantinya akan menjadi bahan bagi tim Perumda Tirta Raja untuk melakukan verifikasi langsung di lapangan.
Masyarakat tidak perlu melakukan tindakan sendiri terhadap sambungan yang dicurigai ilegal, melainkan cukup melaporkannya kepada perusahaan untuk ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Program sayembara pelaporan sambungan liar ini berlaku hingga 31 Oktober 2026.
Artinya, masyarakat masih memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam program tersebut dengan menyampaikan informasi apabila menemukan indikasi illegal tapping pada jaringan distribusi air minum.
Perumda Tirta Raja berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga fasilitas dan jaringan air bersih sebagai aset bersama.
Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga keberlangsungan distribusinya perlu dijaga secara bersama-sama.
Dorong Pelayanan Air Bersih Lebih Optimal
Program pemberian hadiah bagi pelapor sambungan liar bukan semata-mata bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat.
Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Perumda Tirta Raja memperkuat pengawasan terhadap jaringan distribusi dan menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Keberadaan sambungan ilegal berpotensi menyebabkan penggunaan air yang tidak tercatat secara resmi.
Jika kondisi tersebut terus terjadi, perusahaan dapat mengalami kehilangan pendapatan yang seharusnya dapat digunakan untuk mendukung operasional, pemeliharaan jaringan, serta peningkatan pelayanan.
Di sisi lain, praktik sambungan liar juga dapat mengganggu distribusi air kepada pelanggan resmi.
Gangguan tersebut dapat berkaitan dengan kuantitas maupun kontinuitas pasokan air yang diterima masyarakat.
Oleh sebab itu, Perumda Tirta Raja mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari upaya menjaga jaringan distribusi air minum.
Warga yang memiliki informasi mengenai dugaan sambungan liar diharapkan segera melaporkannya melalui saluran yang telah disediakan.
Bertho berharap program tersebut dapat membangun kepedulian bersama terhadap keberadaan jaringan air minum dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga aset pelayanan publik.
“Harapan kami dengan adanya program ini, kesadaran masyarakat untuk menjaga aset bersama semakin meningkat sehingga distribusi air bersih dapat berlangsung lebih optimal, adil, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan,” harapnya.
Melalui program ini, Perumda Tirta Raja ingin memastikan pelayanan air bersih dapat terus berjalan secara optimal.
Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat diharapkan mampu mencegah praktik pencurian air, mengurangi potensi kerugian perusahaan, serta menjaga hak pelanggan untuk memperoleh layanan air bersih secara adil dan berkelanjutan.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menjaga jaringan distribusi air minum.
Setiap laporan yang disampaikan melalui saluran resmi akan menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan pelayanan air bersih yang lebih tertib, transparan, dan dapat diandalkan. (***)
0 Komentar