
"Dari hasil survei yang LKPI lakukan, elektabilitas dan tingkat apresiasi masyarakat agar HDMY berpasangan kembali di Pilkada Gubernur 2024 sangat tinggi angkanya, mencapai 79%".
(Direktur LKPI Arianto MIKom Pol)
Musionline.co.id, Palembang - H Herman Deru (HD) dan H Mawardi Yahya (MY) akan tetap berpasangan sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur pada perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2024.
Direktur Lembaga Kajian Publik Independen (LKPI) Arianto MIKom Pol mengungkapkan, dari hasil survei yang LKPI lakukan, elektabilitas dan tingkat apresiasi masyarakat agar HDMY berpasangan kembali di Pilgub 2024 sangat tinggi angkanya, mencapai 79%.
“Dari hasil survei yang LKPI lakukan juga sebelumnya, memang elektabilitas dan tingkat apresiasi masyarakat agar HD-MY berpasangan kembali di pilkada gubernur 2024 sangat tinggi angkanya, mencapai 79%. Apalagi sekarang ini Mawardi Yahya sudah memegang tampuk jabatan struktural yang kuat di DPP Gerindra.Jelas sekali, secara hitungan politik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posisi tawar MY sangat kuat apabila HD akan meminangnya kembali menjadi Wagub kedepan. Berbasis Partai Gerindra yang terkenal kuat soliditas psikologis pemilihnya dan partai besar, MY dipastikan akan dapat suntikan elektabilitas yang akan meningkatkan elektoralnya kedepan.
“Tentunya efek ini akan menguntungkan HD juga secara hitungan matematika politik untuk berpasangan kembali dengan MY,” ujarnya lagi.
Menurutnya, dengan bergabungnya MY di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, secara politik, peluang bagi calon-calon Wakil Gubernur yang ingin berpasangan dengan HD akan tertutup.
Dilanjutkan, daya gedor MY akan semakin kuat posisinya. Secara hitungan matematika politik, insentif elektoral HDMY kalau berduet kembali akan semakin besar peningkatannya.
Disamping itu, kalaupun ada nama-nama calon Gubernur yang lainnya, termasuk dari partai Gerindra yang akan maju sebagai calon Gubernur Sumsel mendatang, tentunya akan semakin kecil ruangnya untuk maju.
“Jelas selama ini, dari simbol bahasa tubuh dan komunikasi antara HD dan MY selama ini tidak ada menunjukkan ketidakharmonisan di publik sampai detik ini. Jadi sulit kalau HD akan meninggalkan MY untuk tidak berpasangan kembali," katanya.
Arianto menegaskan, data survei menunjukkan kalau kedua pasangan ini saling memperkuat elektabilitasnya. Apalagi MY sudah mempunyai lokomotif kuat dari basis Partai Gerindra.
HDMY Jilid 2
Sebelumnya, H Mawardi Yahya (MY) menegaskan walaupun dirinya telah bergabung dengan Partai Gerindra, namun dirinya tetap akan bersama H Herman Deru (HD) di Pilgub Sumsel 2024.
MY mengungkapkan, jika dirinya orang politik, dan mau tidak mau harus bernaung di partai politik. Karena partai adalah salah satu wadah dalam berdemokrasi, dan ini menjadi kekuatan.
MY menegaskan, jika dirinya masih bersama dengan HD. Apalagi dirinya sudah komit untuk tetap berpasangan dengan HD.
"Saya masih bersama dengan Herman Deru. Saya komit untuk tetap berpasangan, Insya Allah HDMY jilid 2," tegasnya, Sabtu (29/4/2023).
Hal senada, juga ditegaskan Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD).
"Kita sudah komit untuk berpasangan. Jadi masih tetap Herman Deru dan Mawardi Yahya (HDMY). Insya Allah HDMY jilid 2," ujarnya.
HD menuturkan, sebelum bergabung ke Partai Gerindra, MY sudah lebih dulu memberitahu dirinya.
Ia menjelaskan, jika seorang wakil pimpinan daerah adalah pejabat politik, tentunya perlu dukungan dari berbagai partai politik. Tidak harus sama partainya, jika hanya berkutat di satu partai, bagaimana bisa mengakomodir semua aspirasi dari konstituen lain. Jadi, dengan partai yang berbeda akan bisa mengakomodir aspirasi yang ada. (***)