Musi Online https://musionline.co.id 21 May 2025 @20:15 505 x dibaca 
Kapolri Mutasi 67 Perwira, Irjen Didik Agung Diangkat Jadi Kapolda Sulawesi Tenggara.
Musioline.co.id, Jakarta – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
Melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1084/V/KEP./2025 tertanggal 20 Mei 2025, sebanyak 67 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) Polri dimutasi ke berbagai jabatan baru.
Salah satu perubahan penting yang mencuri perhatian publik adalah penunjukan Irjen Pol Didik Agung Widjanarko sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggantikan Irjen Pol Dwi Irianto yang memasuki masa pensiun.
Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan upaya peningkatan kinerja kepolisian di berbagai daerah.
Dalam surat telegram yang diterbitkan Mabes Polri, disebutkan bahwa para pati dan pamen yang dimutasi dibebastugaskan dari jabatan lama untuk kemudian menduduki posisi strategis di jabatan barunya.
Irjen Didik Agung: Dari KPK Kembali ke Korps Bhayangkara
Sosok Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bukanlah nama asing di lingkungan Polri maupun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sebelum diangkat sebagai Kapolda Sultra, Didik merupakan perwira tinggi Polri yang ditugaskan di KPK sebagai Deputi Koordinasi dan Supervisi.
Pengalaman panjangnya di bidang reserse dan penegakan hukum diyakini akan membawa nuansa baru dalam kepemimpinannya di Polda Sultra.
Didik menggantikan Irjen Pol Dwi Irianto yang dimutasi menjadi Pati Polda Sultra dalam rangka memasuki masa purna tugas.
Diketahui, selama menjabat sebagai Kapolda Sultra, Irjen Dwi cukup aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan penegakan hukum di wilayah tersebut.
Penunjukan Irjen Didik ini juga menandai tren baru di kalangan perwira tinggi Polri yang sempat bertugas di lembaga antirasuah untuk kemudian kembali dipercaya menduduki jabatan strategis di institusi Polri.
Sebelumnya, sejumlah pati yang juga pernah bertugas di KPK kini diangkat menjadi Kapolda di berbagai daerah.
Mutasi Lain: Irjen Daniel dan Irjen Rudi Tukar Posisi
Selain di Sulawesi Tenggara, rotasi jabatan juga terjadi di lingkungan Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Irjen Pol Daniel Tahi Monang Silitongan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolda NTT dimutasi menjadi Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan (Kasespim) Lemdiklat Polri.
Posisinya sebagai Kapolda NTT kini diisi oleh Irjen Pol Rudi Darmoko, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasespim Lemdiklat Polri.
Artinya, keduanya resmi bertukar posisi dalam struktur organisasi Polri.
Perputaran jabatan ini dinilai sebagai bagian dari strategi penyegaran institusi sekaligus pemberdayaan sumber daya manusia Polri dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
Mantan Pejabat KPK Lainnya Juga Diangkat Jadi Kapolda
Menariknya, mutasi kali ini juga menampilkan nama-nama pati Polri yang sebelumnya bertugas di KPK.
Irjen Pol Endra Priantoro, yang sebelumnya menjabat Direktur Penyelidikan KPK, kini ditugaskan sebagai Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim).
Sementara itu, Irjen Pol Rudi Setiawan, eks Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, diangkat menjadi Kapolda Jawa Barat (Jabar).
Penempatan mantan pejabat KPK di jabatan strategis di kepolisian ini menunjukkan adanya kepercayaan tinggi terhadap pengalaman dan integritas yang mereka bawa dari lembaga antirasuah.
Transformasi Kepemimpinan di Tubuh Polri
Kapolri Listyo Sigit menekankan bahwa mutasi dan rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam dinamika organisasi kepolisian.
Ini adalah langkah konkret untuk terus mendorong transformasi Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), sesuai dengan visi dan misi reformasi birokrasi kepolisian.
“Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan dalam pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum di berbagai wilayah,” ujar seorang sumber di Mabes Polri.
Dengan penunjukan para perwira tinggi yang telah teruji integritas dan pengalamannya, diharapkan pelayanan Polri di berbagai daerah semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan zaman yang terus berkembang. (***)
0 Komentar