Musi Online https://musionline.co.id 24 July 2025 @18:53 305 x dibaca 
Sumur Minyak TMB 12 Milik Pertamina Meledak, Polres Ogan Ilir Lakukan Investigasi Mendalam.
Musionline.co.id, Ogan Ilir - Suasana tenang di Desa Tanjung Miring, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, mendadak berubah mencekam pada Selasa, 15 Juli 2025 lalu.
Ledakan keras yang berasal dari sumur minyak TMB 12 milik PT Pertamina EP (PEP) mengguncang kawasan tersebut dan menimbulkan kekhawatiran warga sekitar.
Ledakan tersebut terjadi saat dilakukan aktivitas perbaikan di area pengeboran sumur yang termasuk dalam wilayah kerja Pertamina Hulu Rokan.
Tidak butuh waktu lama, tim dari Pertamina segera bergerak cepat untuk mengendalikan situasi.
Rig GBT yang menjadi pusat ledakan berhasil ditangani dan semburan dari sumur minyak pun berhasil dihentikan.
Eviyanti Rofraida, Corporate Secretary Pertamina Hulu Rokan, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan tindakan darurat untuk menghentikan semburan dan melakukan pembersihan area.
Menurutnya, prioritas utama adalah menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Tim kami langsung bergerak cepat di lapangan. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan berbagai pihak, termasuk aparat keamanan, untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan bagi masyarakat,” ujar Eviyanti dalam pernyataan resminya.
Eviyanti menambahkan, hingga saat ini tidak ditemukan adanya tumpahan minyak yang mencemari lahan milik warga maupun kerugian material yang dialami masyarakat sekitar.
Pertamina menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan Objek Vital Nasional, sehingga aktivitas masyarakat di sekitar lokasi kejadian untuk sementara waktu diminta dihentikan demi alasan keamanan.
“Kami mengimbau warga untuk tidak beraktivitas di sekitar lokasi dan segera melaporkan apabila menemukan hal-hal mencurigakan di area sekitar operasi kami,” tambahnya.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Ogan Ilir langsung merespons kejadian ini dengan menurunkan tim ke lapangan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ogan Ilir, AKP Muhammad Ilham, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi mendalam.
“Kami telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi bersama tim teknis Pertamina dan aparat lainnya. Dugaan sementara, ledakan terjadi saat proses perbaikan rig,” jelas Ilham.
Lebih lanjut, Polres Ogan Ilir saat ini tengah menyelidiki lebih lanjut potensi semburan gas dan kemungkinan dampak pencemaran lingkungan yang ditimbulkan dari peristiwa ini.
Tim dari Dinas Lingkungan Hidup juga dikabarkan telah dilibatkan untuk mengambil sampel tanah dan udara dari lokasi kejadian.
Hingga kini, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini. Namun begitu, situasi tetap dalam pemantauan ketat, terutama untuk mengantisipasi dampak lanjutan seperti kebocoran gas beracun atau ledakan susulan.
Peristiwa ini menjadi sorotan mengingat lokasi sumur minyak TMB 12 berada tidak jauh dari permukiman warga. Meskipun tidak ada korban, suara ledakan yang keras membuat panik masyarakat setempat.
Sejumlah warga dilaporkan sempat mengungsi sementara ke rumah sanak saudara di luar desa, meskipun akhirnya kembali setelah situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Pihak Pertamina berjanji akan terus memberikan informasi transparan kepada publik terkait perkembangan penanganan insiden ini dan berkomitmen untuk menjaga keselamatan operasi mereka. (***)
0 Komentar