Musi Online | Diskominfo Sumsel Bentuk Grup Kanal Informasi, Kurangi Ketergantungan pada Media Sosial
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Diskominfo Sumsel Bentuk Grup Kanal Informasi, Kurangi Ketergantungan pada Media Sosial

Musi Online
https://musionline.co.id 24 August 2025 @20:13
Diskominfo Sumsel Bentuk Grup Kanal Informasi, Kurangi Ketergantungan pada Media Sosial
Diskominfo Sumsel Bentuk Grup Kanal Informasi, Kurangi Ketergantungan pada Media Sosial.

Musionline.co.id, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengambil langkah strategis dalam memperkuat sistem penyebaran informasi publik. 
Salah satunya dengan membentuk grup kanal informasi di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). 
Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan arus informasi yang lebih merata, akurat, serta tidak bergantung penuh pada media sosial yang rentan terhadap konten negatif maupun hoaks.
Kepala Diskominfo Sumsel, Rika Efianti, menjelaskan bahwa pembentukan grup kanal informasi ini menjadi salah satu inovasi dalam mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. 
Menurutnya, perkembangan teknologi digital memang membawa kemudahan, namun penggunaan media sosial tidak bisa selalu diandalkan karena rawan penyalahgunaan.
“Pemprov Sumsel membentuk grup kanal informasi di seluruh OPD agar informasi tetap bisa menjangkau masyarakat tanpa harus bergantung pada media sosial,” ujar Rika di Palembang, Minggu (24/08/2025).
Selain memperkuat kanal resmi informasi pemerintah, Diskominfo Sumsel juga aktif berkolaborasi dengan Polda Sumsel untuk menangkal penyebaran hoaks dan konten negatif. 
Kolaborasi ini diwujudkan dalam bentuk pengawasan bersama terhadap konten digital yang berpotensi menimbulkan keresahan, termasuk isu-isu terkait cyber bullying, ujaran kebencian, intoleransi, hingga paham radikalisme.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi derasnya arus informasi digital. 
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang digital yang sehat.
“Perkembangan media digital memang membawa dampak positif maupun negatif. Dampak positif harus bisa kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan bersama. Sementara dampak negatif harus dicegah sedini mungkin agar tidak merugikan masyarakat,” jelas Nandang.
Ia menambahkan, Polda Sumsel bersama Diskominfo lebih mengedepankan langkah edukasi preventif kepada masyarakat. 
Edukasi ini bertujuan agar pengguna media sosial lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyebarkan maupun menerima informasi.
“Kami terus berkolaborasi dengan Diskominfo Sumsel dengan mengedepankan sikap preventif dalam menghadapi era digital. Harapannya, masyarakat semakin paham cara memanfaatkan ruang digital secara sehat, aman, dan produktif,” katanya.
Dengan adanya terobosan ini, Pemprov Sumsel optimistis penyampaian informasi kinerja pemerintah kepada masyarakat dapat semakin efektif, sekaligus membangun ekosistem digital yang lebih sehat di daerah. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top