Musi Online https://musionline.co.id 10 September 2025 @18:33 126 x dibaca 
Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak Gorok Ibu Kandung Hingga Tewas di OKU Timur, Warga Syok: Pelaku Diam Saja di TKP.
Musionline.co.id, OKU TIMUR – Peristiwa tragis mengguncang warga Desa Bantan, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur.
Seorang ibu bernama Suryati (65) ditemukan tewas bersimbah darah setelah diduga digorok oleh anak kandungnya sendiri, Jauhari (37), pada Selasa (9/9/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban tinggal berdua dengan anaknya setelah sang suami meninggal dunia beberapa tahun lalu.
Warga mengenal Jauhari sebagai sosok yang sejak lama mengalami gangguan kejiwaan. Kondisi mentalnya kerap tidak stabil dan sering kali menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Kepala Desa Bantan, Kenedi, yang menjadi salah satu orang pertama tiba di lokasi kejadian, mengaku sangat terkejut melihat peristiwa memilukan itu.
Ia menuturkan, setelah melakukan aksi keji terhadap ibunya, pelaku tidak melarikan diri ataupun berusaha menyembunyikan diri.
“Pelaku ini memang tidak waras, termasuk kategori orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Saat kami sampai, dia hanya duduk diam di tempat kejadian, tidak menunjukkan rasa takut atau menyesal. Warga yang melihat kondisi itu langsung melapor kepada pihak desa dan kepolisian,” ungkap Kenedi, Rabu (10/9/2025).
Kenedi menambahkan, pihak keluarga sebenarnya sudah lama berusaha mencari pengobatan bagi Jauhari.
Baik jalur medis maupun alternatif telah ditempuh, bahkan pelaku pernah dirujuk ke salah satu rumah sakit jiwa di Palembang. Namun, kondisi kejiwaannya tidak banyak mengalami perubahan.
“Surat rujukan pengobatan jiwa pernah saya buatkan untuk keluarga. Tapi memang sering kali kalau diajak bicara tidak nyambung, kadang berjalan kaki jauh hingga desa lain tanpa arah dan tujuan. Pernah juga bikin onar di desa tetangga beberapa tahun lalu hingga hampir jadi korban amuk massa,” jelasnya.
Sementara itu, Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono SIK MH melalui Kapolsek BP Peliung Iptu Jendri Simanjuntak membenarkan peristiwa mengenaskan tersebut.
Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga dan langsung mengamankan pelaku tanpa perlawanan.
“Iya benar, pelaku sudah kami amankan dan saat ini berada di Mapolres OKU Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kondisinya tenang saat dijemput, tidak melakukan perlawanan,” kata Iptu Jendri.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Aparat akan berkoordinasi dengan tenaga medis untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku.
Apabila terbukti mengalami gangguan mental serius, maka langkah hukum yang diambil kemungkinan akan berbeda dengan kasus kriminal pada umumnya.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi warga Desa Bantan. Banyak yang tidak menyangka seorang anak tega menghabisi nyawa ibunya sendiri, meski mereka juga memahami kondisi kejiwaan pelaku yang sudah lama tidak stabil.
“Kasihan sekali almarhumah Bu Suryati. Selama ini beliau sangat sabar merawat anaknya. Tidak ada yang menyangka akhirnya berujung seperti ini,” ucap seorang warga setempat dengan nada lirih.
Jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan pada Rabu siang dengan suasana penuh haru.
Warga desa berharap pihak berwenang segera memberikan kepastian hukum sekaligus penanganan tepat terhadap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (***)
0 Komentar