Musi Online | Dua Pekerja Pemasangan Kabel Wi-Fi Tewas Kesetrum di Prabumulih, Satu Korban Selamat dengan Luka Bakar Serius
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Dua Pekerja Pemasangan Kabel Wi-Fi Tewas Kesetrum di Prabumulih, Satu Korban Selamat dengan Luka Bakar Serius

Musi Online
https://musionline.co.id 14 September 2025 @19:49
Dua Pekerja Pemasangan Kabel Wi-Fi Tewas Kesetrum di Prabumulih, Satu Korban Selamat dengan Luka Bakar Serius
Dua Pekerja Pemasangan Kabel Wi-Fi Tewas Kesetrum di Prabumulih, Satu Korban Selamat dengan Luka Bakar Serius.

Musionline.co.id, Prabumulih – Musibah kecelakaan kerja kembali terjadi di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan. 
Tiga orang pekerja proyek pemasangan kabel jaringan Wi-Fi mengalami nasib nahas setelah tersengat arus listrik dari kabel PLN yang melintang di atas lokasi kerja. 
Peristiwa tragis itu menewaskan dua pekerja di tempat, sementara satu lainnya harus menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius.
Insiden maut tersebut terjadi pada Sabtu, 13 September 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di Simpang Tugu Tani atau Simpang Tanjung Raman, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih. 
Lokasi itu cukup padat aktivitas warga dan kendaraan, sehingga peristiwa ini sempat menjadi perhatian publik dan menimbulkan kepanikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, saat itu ada lima pekerja pemasangan jaringan internet My Telkomsel yang tengah melaksanakan pekerjaan pemasangan tiang kabel Wi-Fi. Mereka adalah Yuda Pratama (21), Mukya Sadewa (20), Darwin, Achirul, dan Fadhilah.
Masing-masing sudah memiliki peran dalam pekerjaan tersebut. Yuda bertugas menahan tiang yang hendak dimasukkan ke dalam lubang galian. 
Darwin, Sadewa, dan Achirul bertugas memegang bagian bawah tiang, sementara Fadhilah memegang tali pengaman agar tiang dapat berdiri sesuai jalurnya.
Namun nahas, saat mereka tengah fokus bekerja, bagian atas tiang besi yang diangkat secara tidak sengaja menyentuh kabel listrik PLN bertegangan tinggi yang melintang di atas jalan. 
Seketika itu juga, aliran listrik merambat ke seluruh bagian tiang dan menyengat para pekerja yang masih memegangnya.
“Semua terjadi sangat cepat. Begitu tiang mengenai kabel, langsung keluar percikan api dan terdengar suara letupan. Beberapa pekerja langsung terjatuh,” ujar salah seorang warga yang menjadi saksi mata.
Akibat sengatan listrik bertegangan tinggi tersebut, dua pekerja langsung terkapar tak sadarkan diri, yakni Yuda Pratama dan Mukya Sadewa. Keduanya mengalami luka bakar parah di telapak tangan serta pergelangan kaki.
Sementara itu, Darwin masih beruntung bisa selamat, meski mengalami luka bakar serius pada bagian tangannya. 
Dua pekerja lain, yakni Achirul dan Fadhilah, selamat tanpa luka fisik karena posisinya tidak langsung bersentuhan dengan tiang saat kejadian.
Warga sekitar yang panik segera memberikan pertolongan. Para korban lalu dilarikan ke RS Pertamina Prabumulih. 
Namun, setibanya di rumah sakit, dokter memastikan bahwa Yuda dan Sadewa telah meninggal dunia. Diduga kuat, keduanya meninggal seketika di lokasi akibat sengatan listrik yang sangat kuat.
Identitas Korban
Berdasarkan data kepolisian, korban meninggal dunia adalah:
Mukya Sadewa (20), warga Balai Adat Lama, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Prabumulih Selatan, Kota Prabumulih.
Yuda Pratama (21), warga Desa Datar, Kecamatan Muko-Muko, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.
Sedangkan korban selamat dengan luka bakar adalah:
Darwin, warga Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.
Dua pekerja lain, Achirul dan Fadhilah, hanya mengalami trauma akibat menyaksikan langsung peristiwa mengerikan tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi, melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alias Suganda SH, membenarkan adanya insiden kecelakaan kerja tersebut.
“Benar, ada kecelakaan kerja di wilayah Prabumulih Selatan yang menewaskan dua pekerja pemasangan kabel Wi-Fi. Korban meninggal dunia masing-masing bernama Mukya Sadewa dan Yuda Pratama, sementara satu korban lainnya mengalami luka bakar pada bagian tangan,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian kini masih melakukan penyelidikan. 
“Dugaan awal memang karena tiang besi yang mereka angkat mengenai kabel PLN bertegangan tinggi. Namun, kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk meminta keterangan dari para saksi dan pihak terkait,” tambahnya.
Duka Keluarga dan Sorotan Soal Keselamatan Kerja
Peristiwa tragis ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. 
Mukya Sadewa yang masih berusia 20 tahun dikenal sebagai sosok pekerja keras yang baru saja mencari pengalaman di lapangan. 
Sementara Yuda Pratama, pemuda asal Jambi, disebut baru beberapa bulan bergabung dalam proyek tersebut.
Insiden ini juga memunculkan sorotan publik terkait keselamatan kerja para teknisi lapangan, khususnya yang berhubungan langsung dengan jaringan listrik. 
Sejumlah warga berharap agar perusahaan penyedia layanan internet maupun kontraktor pelaksana lebih memperhatikan standar keamanan pekerja, termasuk menyediakan peralatan pelindung diri (APD) lengkap serta memperhatikan kondisi sekitar lokasi kerja.
Hingga berita ini diturunkan, korban selamat bernama Darwin masih menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka bakar serius pada tangannya. 
Sementara jenazah kedua korban tewas telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halaman masing-masing. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top