Musi Online https://musionline.co.id 21 September 2025 @19:25 169 x dibaca 
PWNU dan HIPMI Syariah Sumsel Peduli: Gelar Gebyar Maulid Nabi Termasuk Khitanan Gratis.
Musionline.co.id, Banyuasin - Memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 1447 H, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Selatan bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Syariah Sumsel dan Paguyuban Sinarmas menggelar Gebyar Maulid Nabi Muhammad yang penuh dengan nilai sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.
Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Rimalul Abyadl, Sukomoro, Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin ini tidak hanya menjadi momentum syiar Islam, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat.
Ratusan warga dari berbagai lapisan masyarakat hadir dan merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut.
Perpaduan Religi dan Aksi Sosial
Gebyar Maulid Nabi kali ini dikemas dengan nuansa religius sekaligus sosial.
Selain tabligh akbar dan tausiyah, panitia menghadirkan berbagai layanan kemasyarakatan, seperti khitanan massal gratis, cek kesehatan, donor darah, USG gratis bagi ibu hamil, serta lomba anak saleh berupa lomba mewarnai dan adzan.
Menurut Ketua PWNU Sumsel, KH Hendra Zinuddin Al-Qodri, kegiatan ini mencerminkan nilai teladan Rasulullah SAW yang senantiasa menebar kasih sayang dan kepedulian kepada sesama.
“Kami bersyukur karena generasi muda hari ini menunjukkan semangat keagamaan dan sosial yang luar biasa. Ini adalah modal besar untuk membangun umat yang kuat, beradab, dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.
KH Hendra juga memberikan apresiasi kepada HIPMI Syariah Sumsel serta Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Sumsel yang telah bersinergi mewujudkan acara ini.
LKNU Fokus pada Layanan Kesehatan Umat
Ketua LKNU Sumsel, Reza Pahlevi, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud konkret dari ajaran Nabi Muhammad SAW yang selalu menekankan kasih sayang.
“Alhamdulillah, melalui Gebyar Maulid Nabi ini kami bisa memberikan manfaat nyata. Mulai dari khitan gratis, cek kesehatan, USG ibu hamil, hingga donor darah. Semua ini dirancang untuk masyarakat luas, terutama kalangan yang membutuhkan,” kata Reza.
Ia juga menambahkan, sebuah kelompok relawan bernama Grup Sahabat Kemanusiaan telah dibentuk untuk memastikan program sosial serupa dapat berjalan secara konsisten di masa mendatang.
“InsyaAllah, dengan dukungan para kiai, ulama, dan tokoh masyarakat, kegiatan ini akan terus berlanjut bahkan dalam skala yang lebih besar,” tambahnya.
Aksi Lingkungan: Tebar 1.670 Bibit Ikan Nila
Selain program kesehatan, Paguyuban Sinarmas Sumsel turut menebarkan 1.670 bibit ikan nila di perairan sekitar pesantren.
Langkah ini menjadi bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan hasil budidaya ikan sebagai sumber protein sekaligus meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
Semua kegiatan berjalan berkat dukungan penuh dari berbagai elemen. Mulai dari relawan muda, tenaga medis LKNU, pengurus pesantren, hingga para donatur yang turut menyumbangkan beras dan sembako untuk warga kurang mampu.
Reza Pahlevi menegaskan bahwa semangat gotong royong inilah yang menjadi kunci kesuksesan acara.
“Seluruh kegiatan ini dijalankan dengan semangat kebersamaan. Relawan muda menjadi tulang punggung utama, dan tanpa mereka acara sebesar ini tidak mungkin terlaksana,” tegasnya.
Dalam penutupan acara, panitia memberikan piagam penghargaan kepada para donatur, sponsor, dan relawan yang telah berkontribusi besar.
Menurut Ustadz Ufik Reza, pemilik Grosir Umroh yang hadir dalam tabligh akbar, kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan.
“Ini adalah bentuk nyata meneladani Rasulullah SAW. Kepedulian sosial, keberpihakan kepada yang lemah, dan semangat membangun masyarakat yang sehat dan berdaya harus terus diwariskan,” jelasnya.
Warga yang hadir mengaku sangat terbantu dengan berbagai layanan yang diberikan. Orang tua merasa lega karena anak mereka bisa dikhitan tanpa biaya, para ibu hamil senang mendapat layanan USG gratis, sementara anak-anak gembira mengikuti lomba yang mendidik sekaligus menghibur.
Seorang warga, Siti Aisyah (38), menyampaikan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, anak saya bisa ikut khitan gratis. Biasanya kami kesulitan karena biaya cukup besar, tapi kali ini terbantu sekali. Semoga kegiatan seperti ini sering dilakukan,” ucapnya haru.
Selain itu, warga kurang mampu juga menerima bantuan beras dari Makelar Amal Indonesia dan paket sembako dari sejumlah donatur. Bantuan ini semakin mempertegas nilai kepedulian dan gotong royong dalam acara tersebut.
Sinergi Lintas Sektor Jadi Inspirasi
Kegiatan Gebyar Maulid Nabi Muhammad 1447 H ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi lintas sektor—antara organisasi keagamaan, pengusaha muda, komunitas sosial, hingga perusahaan swasta—dapat memberikan dampak luas.
PWNU Sumsel, HIPMI Syariah, LKNU, dan Paguyuban Sinarmas membuktikan bahwa kolaborasi tidak hanya mungkin dilakukan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun ekonomi.
Dengan keberhasilan acara ini, harapannya kegiatan serupa bisa menjadi agenda rutin tahunan yang lebih besar dan lebih bermanfaat.
Gebyar Maulid Nabi Muhammad 1447 H yang digelar PWNU Sumsel, HIPMI Syariah, LKNU, dan Paguyuban Sinarmas bukan hanya peringatan keagamaan, tetapi juga wujud nyata dari nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Dari khitanan massal gratis, layanan kesehatan, penebaran bibit ikan, hingga pemberian sembako, semua terjalin dalam semangat gotong royong dan kebersamaan.
Acara ini sekaligus menjadi teladan bagaimana organisasi keagamaan dan dunia usaha bisa bersinergi untuk membangun masyarakat yang sehat, berdaya, dan sejahtera. (***)
0 Komentar