Musi Online | Gula Aren Sumsel Tembus Pasar Internasional, Sri Endah Ekandari: Karantina Dukung Layanan Sertifikasi dan Pengawasan
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Gula Aren Sumsel Tembus Pasar Internasional, Sri Endah Ekandari: Karantina Dukung Layanan Sertifikasi dan Pengawasan

Musi Online
https://musionline.co.id 25 September 2025 @18:47
Gula Aren Sumsel Tembus Pasar Internasional, Sri Endah Ekandari: Karantina Dukung Layanan Sertifikasi dan Pengawasan
Gula Aren Sumsel Tembus Pasar Internasional, Sri Endah Ekandari: Karantina Dukung Layanan Sertifikasi dan Pengawasan.

Musionline.co.id, Palembang - Sumatera Selatan kembali menorehkan prestasi di sektor ekspor. 
Komoditas gula aren asal Sumsel berhasil menembus pasar internasional setelah Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Selatan (Karantina Sumsel) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melepas ekspor perdana ke Taiwan.
Sebanyak 1 ton gula aren yang dikemas dalam satu kontainer dengan nilai ekonomi mencapai Rp27 juta resmi diberangkatkan dari Pelabuhan Boom Baru, Palembang, pada Rabu (24/09/2025). 
Ekspor perdana ini menjadi langkah nyata bahwa produk olahan lokal dari Sumatera Selatan memiliki daya saing tinggi untuk masuk ke pasar global.
Pemeriksaan Karantina Jadi Kunci
Sebelum diekspor, gula aren tersebut menjalani serangkaian pemeriksaan ketat oleh petugas karantina tumbuhan. 
Proses sertifikasi meliputi pemeriksaan fisik, pengujian laboratorium, serta verifikasi dokumen guna memastikan komoditas bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dan aman sesuai persyaratan negara tujuan.
Kepala Karantina Sumsel, Sri Endah Ekandari, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga standar mutu produk lokal.
“Ekspor ini membuktikan bahwa produk lokal Sumatera Selatan mampu menembus pasar internasional. Karantina akan terus mendukung melalui layanan sertifikasi dan pengawasan agar komoditas kita terjamin aman, sehat, dan sesuai ketentuan negara tujuan,” ujarnya.
Momentum pelepasan ekspor ditandai dengan penyerahan langsung Phytosanitary Certificate oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, kepada eksportir. 
Dalam sambutannya, Cik Ujang menegaskan pentingnya menjaga kualitas agar ekspor berkelanjutan.
“Ini adalah bukti nyata bahwa produk lokal kita memiliki kualitas dan daya saing. Jaga mutu produk, karena yang kita hadapi adalah standar internasional. Jangan anggap sepele, karena kualitas adalah kunci keberlanjutan ekspor kita,” tegasnya.
UMKM Sumsel Mulai Go Internasional
Gula aren yang diekspor ini merupakan hasil produksi pelaku UMKM binaan Bank Indonesia melalui program Wirausaha Bank Indonesia (WUBI) 2025. 
Tidak hanya gula aren, pada kesempatan yang sama juga dilakukan ekspor kerupuk kemplang, salah satu produk khas Sumsel yang mulai diminati pasar luar negeri.
Keberhasilan ini menandai peningkatan peran UMKM Sumsel dalam mendukung perekonomian daerah sekaligus memperkuat branding “Produk Sumsel” di pasar global.
Selain menjamin kualitas dan keamanan, Karantina Sumsel menekankan pentingnya sistem ketertelusuran (traceability). 
Hal ini untuk memastikan bahwa produk ekspor benar-benar berasal dari Sumatera Selatan, sehingga meningkatkan kepercayaan negara tujuan sekaligus memperkuat posisi produk daerah di kancah internasional.
Momentum Diversifikasi Ekspor Sumsel
Selama ini, ekspor Sumsel identik dengan komoditas utama seperti kopi, kelapa, dan karet. 
Namun, ekspor perdana gula aren ini menjadi momentum penting diversifikasi produk ekspor, terutama sektor olahan pangan bernilai tambah.
Sri Endah Ekandari menutup pernyataannya dengan optimisme:
“Ekspor perdana gula aren ini membuktikan bahwa potensi Sumsel tidak hanya bertumpu pada komoditas utama, tetapi juga pada produk olahan pangan yang bernilai tambah. Karantina Sumsel percaya langkah ini akan membuka jalan bagi semakin banyak UMKM kita untuk berani Go Ekspor dan membawa nama Sumsel ke pasar dunia.”
Keberhasilan ekspor gula aren ini diharapkan menjadi penyemangat bagi UMKM lain di Sumsel untuk terus meningkatkan kualitas produk.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta layanan karantina, Sumsel berpeluang besar melahirkan lebih banyak produk ekspor unggulan yang mampu bersaing di pasar global. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top