Musi Online | Tumbuhkan Budaya Literasi Masyarakat Lewat Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pelajar
Hut
Home        Berita        Ruang Seni Budaya

Tumbuhkan Budaya Literasi Masyarakat Lewat Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pelajar

Musi Online
https://musionline.co.id 22 October 2025 @18:59
Tumbuhkan Budaya Literasi Masyarakat Lewat Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pelajar
Tumbuhkan Budaya Literasi Masyarakat Lewat Lomba Menulis Cerpen Tingkat Pelajar.

Musionline.co.id, Muara Enim - Dalam upaya menumbuhkan budaya literasi dan mengembangkan minat menulis di kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Muara Enim menggelar Lomba Menulis Cerita Pendek (Cerpen) dan Karya Tulis Ilmiah (KTI) tingkat Kabupaten Muara Enim tahun 2025. 
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menghidupkan semangat membaca, menulis, dan berpikir kritis di tengah arus digitalisasi informasi.
Acara tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Muara Enim Hj. Sumarni di Ruang Rapat Pangripta Nusantara, Bappeda Muara Enim, pada Rabu (22/10/2025). 
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan yang konsisten menghadirkan program-program edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menumbuhkan dan memperkuat budaya literasi di Kabupaten Muara Enim. Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dan kreatif untuk menciptakan perubahan positif,” ujar Hj. Sumarni.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan literasi harus datang dari semua lapisan masyarakat, mulai dari dunia pendidikan, lembaga pemerintah, hingga komunitas literasi lokal. 
“Mari bersama kita bangun ekosistem literasi yang sehat, agar masyarakat kita mampu beradaptasi dan berkembang di era teknologi yang serba cepat ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muara Enim, H. Shofyan Aripanca, menjelaskan bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan ide, imajinasi, dan gagasan kreatif mereka melalui tulisan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong peserta agar mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis melalui karya tulis. Selain itu, hasil karya mereka nantinya akan menjadi bagian dari koleksi perpustakaan daerah yang dapat dimanfaatkan oleh para pemustaka sebagai bahan bacaan dan referensi penelitian,” jelas Shofyan.
Ia menambahkan, keberadaan karya tulis dari para peserta juga akan memperkaya sumber informasi lokal yang bermanfaat bagi masyarakat, serta menjadi dokumentasi penting bagi perkembangan literasi daerah.
“Kita ingin agar perpustakaan daerah tidak hanya menjadi tempat penyimpanan buku, tetapi juga pusat pengetahuan yang hidup dan terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Adapun lomba yang telah memasuki tahap semifinal ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang, mulai dari pelajar sekolah menengah, mahasiswa, hingga masyarakat umum. 
Setiap peserta ditantang untuk menyajikan ide-ide orisinal dengan tema yang relevan terhadap dinamika sosial dan budaya di Muara Enim.
Menariknya, panitia menyiapkan total hadiah sebesar Rp39 juta bagi para pemenang. Rinciannya, lomba menulis cerpen memperebutkan total hadiah Rp15 juta, sedangkan lomba karya tulis ilmiah sebesar Rp24 juta.
Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, dewan juri lomba karya tulis ilmiah berasal dari UIN Raden Fattah Palembang, sedangkan dewan juri lomba menulis cerpen terdiri dari perwakilan Universitas Serasan, Balitbangda Muara Enim, dan sejumlah penggiat literasi daerah.
Wabup Sumarni berharap, kegiatan seperti ini dapat melahirkan penulis-penulis muda yang berpotensi dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas. 
“Melalui lomba ini, kita ingin melihat munculnya ide-ide baru yang segar, orisinal, dan bermanfaat. Semoga hasil karya para peserta bisa menjadi warisan intelektual yang membanggakan Kabupaten Muara Enim,” tuturnya.
Ia menutup sambutannya dengan ajakan untuk terus berkolaborasi membangun peradaban literasi di “Bumi Serasan Sekundang”.
“Kita hidup di era teknologi tinggi, mari manfaatkan kemajuan ini untuk memperkuat budaya literasi. Dengan literasi yang kuat, masyarakat kita akan semakin cerdas, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top