Musi Online | Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI Resmi Dibuka, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal Bernuansa Modern
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Ruang Seni Budaya

Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI Resmi Dibuka, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal Bernuansa Modern

Musi Online
https://musionline.co.id 14 May 2026 @15:25
Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI Resmi Dibuka, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal Bernuansa Modern
Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI Resmi Dibuka, Ruang Baru Menikmati Wastra dan Kriya Lokal Bernuansa Modern.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir – Kekayaan wastra dan kriya lokal Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kini hadir dalam wajah baru yang lebih modern dan representatif melalui peluncuran Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI di Jalan Merdeka, Kayuagung.
Peresmian galeri tersebut dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Sumatera Selatan sekaligus Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Deru, disaksikan jajaran pemerintah daerah, pengurus PKK, pelaku UMKM, hingga para perajin lokal yang selama ini menjadi penggerak ekonomi kreatif di Kabupaten OKI.
Suasana hangat langsung terasa begitu memasuki area galeri. Deretan kain songket dengan warna-warna khas Sumatera Selatan tergantung rapi di sepanjang ruangan. Motif tradisional dipadukan dengan sentuhan modern membuat tampilannya semakin elegan dan menarik perhatian pengunjung.
Di sisi lain ruangan, berbagai hasil anyaman purun khas Pedamaran tampil dalam bentuk yang lebih kekinian. Tas modern, dompet, sandal, wadah dekoratif, hingga perlengkapan rumah tangga bernilai seni menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang.
Tidak hanya itu, gerabah khas Kayuagung juga hadir dengan tampilan artistik sebagai elemen dekorasi bernilai tinggi. Sentuhan tradisional tetap dipertahankan sehingga memperkuat identitas budaya lokal yang melekat pada setiap produk.
Hadirnya Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai produk unggulan daerah. Konsep galeri yang lebih nyaman dan modern diharapkan mampu menarik minat masyarakat, wisatawan, maupun tamu dari luar daerah untuk menikmati sekaligus membeli produk UMKM lokal.
Ketua Dekranasda OKI, Ike Muchendi, mengatakan galeri tersebut dihadirkan sebagai wadah representatif bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya terbaik mereka kepada masyarakat luas.
Menurut Ike, keberadaan galeri bukan sekadar tempat memajang produk, melainkan bagian dari upaya nyata menjaga warisan budaya daerah melalui karya kreatif masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Melalui galeri ini, kami ingin memberi ruang agar para perajin bisa terus berkembang dan memiliki daya saing yang lebih luas,” ujar Ike.
Ia menambahkan, berbagai produk unggulan khas OKI kini dapat ditemukan dalam satu tempat. Mulai dari produk fesyen, kriya kreatif, hingga kuliner khas daerah yang menjadi identitas masyarakat OKI.
Salah satu produk yang cukup menarik perhatian adalah Batik Biduk Kajang Sehaluan yang mengangkat inspirasi budaya sungai masyarakat OKI. Motif tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat yang erat dengan perairan dan budaya lokal.
Selain itu, terdapat pula kain songket Bidak Cukit yang telah dikreasikan menjadi gaun dan produk fesyen modern. Inovasi tersebut menjadi langkah penting agar kain tradisional tetap diminati generasi muda tanpa kehilangan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Produk olahan purun khas Pedamaran juga menjadi salah satu ikon utama dalam galeri tersebut. Di tangan para perajin lokal, tanaman rawa yang selama ini tumbuh alami berhasil diubah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi tinggi.
Mulai dari tas, sandal, dompet, hingga dekorasi rumah dibuat dengan desain yang lebih modern sehingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Tidak hanya menawarkan fungsi, setiap produk yang dipamerkan juga membawa cerita tentang budaya, tradisi, dan kehidupan masyarakat lokal. Hal inilah yang menjadikan Galeri Dekranasda OKI memiliki nilai lebih dibanding sekadar pusat penjualan produk UMKM biasa.
Galeri tersebut juga diharapkan dapat menjadi destinasi baru bagi wisatawan yang datang ke Kabupaten OKI. Pengunjung tidak hanya bisa melihat hasil karya para perajin, tetapi juga mengenal lebih dekat budaya masyarakat melalui wastra dan kriya yang dipamerkan.
Keindahan berbagai produk yang ditampilkan turut menarik perhatian Feby Deru. Ia tampak beberapa kali berhenti untuk mengamati detail anyaman purun serta produk fesyen yang dipajang di dalam galeri.
Menurut Feby, karya para perajin OKI menunjukkan kreativitas yang luar biasa dan memiliki peluang besar untuk berkembang di pasar yang lebih luas.
“Semua produknya sangat menarik dan rapi. Ini membuktikan kreativitas masyarakat OKI luar biasa,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Feby juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan para perajin yang hadir. Ia ingin mengetahui proses produksi hingga berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM sehari-hari.
“Dalam sehari bisa menghasilkan berapa anyaman, Bu? Hasilnya bagus-bagus sekali,” katanya sambil memberikan semangat kepada para perajin.
Menurutnya, produk UMKM lokal memiliki peluang besar untuk berkembang jika dibarengi peningkatan desain, kualitas produk, dan akses pasar yang lebih luas.
“Tugas kami membantu dari hulu hingga hilir. Desain harus semakin menarik, kualitas dijaga, dan pasar diperluas,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati OKI, Muchendi, menilai kehadiran Galeri Dekranasda menjadi langkah penting dalam mendekatkan produk UMKM kepada masyarakat.
Dengan lokasi yang lebih representatif dan mudah dijangkau, masyarakat kini dapat mengenal produk lokal dalam suasana yang lebih santai, nyaman, dan akrab.
“Galeri ini bukan hanya tempat memamerkan produk, tetapi juga ruang bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Kita ingin produk lokal OKI semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” kata Muchendi.
Ia berharap keberadaan galeri di ruang publik mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus memperkuat identitas budaya daerah melalui produk-produk kreatif lokal.
Ke depan, Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI juga diharapkan menjadi pusat promosi produk unggulan daerah yang berkelanjutan. Tidak hanya saat ada pameran atau agenda tertentu, tetapi menjadi ruang permanen yang selalu hidup dan dikunjungi masyarakat.
Hadirnya galeri tersebut menjadi bukti bahwa pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Melalui karya kreatif para perajin lokal, wajah budaya OKI kini tampil lebih modern tanpa kehilangan akar tradisinya.
Galeri Dekranasda dan Warung PKK OKI pun diharapkan menjadi jendela kecil yang memperkenalkan kekayaan budaya Kabupaten OKI kepada masyarakat luas, hangat, dekat, dan penuh cerita lokal yang membanggakan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top