Musi Online https://musionline.co.id 24 October 2025 @18:17 206 x dibaca 
Identitas Pria dalam Karung di Musi Banyuasin Terungkap, Korban Bernama Rocki, Warga Ngulak I.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Warga Dusun I Desa Ngulak III, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), digemparkan oleh penemuan mayat pria tanpa identitas di dalam sebuah karung pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.
Penemuan mengerikan itu terjadi di area persawahan milik warga setempat dan segera mengundang perhatian masyarakat sekitar.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi korban bernama Rocki Marciana (39), seorang nelayan asal Kelurahan Ngulak I, Kecamatan Sanga Desa.
Kisah tragis ini berawal pada Sabtu (18/10/2025) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, Rocki pamit kepada keluarganya untuk keluar rumah menggunakan sepeda motor Suzuki Smash miliknya.
Namun hingga malam berganti pagi, pria tersebut tak juga kembali ke rumah.
Keesokan harinya, Minggu (19/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB, warga menemukan sepeda motor milik korban di kebun milik seorang warga bernama Elvis.
Penemuan ini langsung membuat keluarga korban merasa cemas, sebab hingga beberapa hari kemudian Rocki tidak kunjung pulang maupun memberi kabar.
Merasa ada yang tidak beres, keluarga kemudian melapor kepada pemerintah desa Ngulak I pada Rabu (22/10/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Pihak keluarga bersama warga sekitar kemudian sepakat melakukan pencarian di wilayah sekitar Desa Ngulak III.
Pencarian itu membuahkan hasil mengejutkan—sekitar pukul 14.00 WIB, warga mendapati sebuah karung mencurigakan tergeletak di area persawahan.
Saat dibuka, ternyata berisi sesosok mayat pria yang sudah membusuk.
Temuan tersebut segera dilaporkan ke Polsek Sanga Desa. Tak lama berselang, petugas kepolisian bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Muba tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, jasad tersebut diketahui merupakan Rocki Marciana, warga Ngulak I yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Setelah dilakukan identifikasi awal, jenazah korban dibawa ke Puskesmas Ngulak untuk pemeriksaan medis.
Namun untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian, pihak kepolisian kemudian mengevakuasi jasad Rocki ke RS Bhayangkara Palembang guna dilakukan otopsi lebih lanjut.
Kasi Humas Polres Muba, Iptu Hutahean, mewakili Kapolsek Sanga Desa IPTU Joharmen, membenarkan adanya penemuan mayat dalam karung tersebut.
“Benar, korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi. Kami mohon doa agar penyelidikan dapat segera mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini,” ujar Iptu Hutahean kepada wartawan, Rabu sore.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pihak kepolisian dari Polsek Sanga Desa dan Satreskrim Polres Muba kini tengah melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk keluarga korban dan warga yang terakhir kali melihat Rocki sebelum dinyatakan hilang.
Sementara itu, kondisi jasad korban yang ditemukan dalam karung menimbulkan dugaan kuat bahwa Rocki menjadi korban pembunuhan berencana.
Namun polisi belum dapat memastikan motif di balik tewasnya korban sebelum hasil otopsi keluar dari pihak rumah sakit.
“Kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Bhayangkara Palembang. Dari situ baru dapat disimpulkan penyebab pasti kematian korban,” tambah Kasi Humas.
Warga Desa Ngulak III masih shock dengan peristiwa tersebut. Mereka tidak menyangka bahwa sosok Rocki, yang dikenal ramah dan sering membantu tetangga, akan ditemukan dalam kondisi tragis.
Sejumlah warga mengaku terakhir kali melihat Rocki pada Sabtu malam saat melintas di jalan menuju area kebun.
Kini, lokasi penemuan mayat telah dipasangi garis polisi (police line) untuk memudahkan proses penyelidikan.
Aparat juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi, sembari menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat Muba akan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan memperkuat kewaspadaan bersama.
Sementara itu, keluarga besar Rocki berharap pelaku segera tertangkap agar mendapat hukuman yang setimpal atas perbuatannya. (***)
0 Komentar