Musi Online https://musionline.co.id 28 October 2025 @18:22 215 x dibaca 
Gelar Pelatihan Bahasa Jepang Gratis, Wabup Kyai Rohman: Wujudkan SDM Muba yang Siap Bersaing di Kancah Global.
Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.
Melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Pemkab Muba resmi membuka Pelatihan Bahasa Jepang Gratis di Aula UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Sekayu, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari Program Magang ke Jepang, yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di pasar kerja internasional.
Selain memberikan kemampuan bahasa, pelatihan ini juga menjadi gerbang awal bagi para peserta untuk meniti karier profesional di negeri Sakura.
Wabup Kyai Rohman: Bukan Sekadar Bekerja, Tapi Mengasah Kualitas Diri
Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdur Rohman Husen, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar peluang bekerja di luar negeri, melainkan sebuah upaya nyata Pemkab dalam mencetak SDM berkualitas dan menekan angka pengangguran di daerah.
“Program magang ke Jepang bukan hanya sekadar kesempatan untuk bekerja, tetapi juga wadah pembentukan karakter, disiplin, dan etos kerja tinggi. Kami ingin anak-anak muda Muba mampu membawa nama baik daerah dan menjadi contoh tenaga kerja yang profesional,” ujar Wabup Kyai Rohman.
Ia menambahkan, kemampuan bahasa Jepang akan menjadi modal penting bagi para peserta untuk beradaptasi dan berprestasi selama berada di Jepang.
“Dengan penguasaan bahasa yang baik, peserta akan lebih siap menghadapi tantangan dan mampu menunjukkan kompetensi terbaik mereka. Kami berharap mereka bisa menjadi duta-duta Indonesia yang membanggakan,” tambahnya.
Wabup juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pelatihan ini, baik dari instansi pemerintah, lembaga pelatihan, maupun pihak swasta yang telah bersinergi demi peningkatan kualitas SDM Muba.
Disnakertrans Muba: Ciptakan Tenaga Kerja Berdaya Saing Global
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin, Herryandi Sinulingga, AP, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan berbahasa Jepang yang aplikatif dan keterampilan kerja sesuai standar industri di Jepang.
“Program magang ke Jepang ini tidak hanya membuka jalan menuju pengalaman kerja internasional, tetapi juga memberikan peluang karier yang luas setelah kembali ke tanah air. Peserta diharapkan dapat membawa ilmu dan pengalaman baru untuk membangun Muba yang lebih maju,” ungkap Herryandi.
Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga kerja lokal menjadi fokus utama Pemkab Muba dalam menghadapi era globalisasi.
Dengan dukungan program seperti ini, Muba ingin menciptakan SDM unggul, produktif, dan berorientasi internasional, sejalan dengan visi daerah untuk menjadi kabupaten maju dan mandiri.
Peserta dari 14 Kecamatan Antusias Ikuti Pelatihan
Pelatihan Bahasa Jepang ini diikuti oleh 46 peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Muba, antara lain:
Kecamatan Sekayu (13 orang)
Plakat Tinggi (1 orang)
Lawang Wetan (1 orang)
Babat Toman (1 orang)
Sanga Desa (4 orang)
Sungai Keruh (2 orang)
Jirak Jaya (1 orang)
Lais (3 orang)
Keluang (1 orang)
Babat Supat (7 orang)
Bayung Lencir (1 orang)
Tungkal Jaya (4 orang)
Sungai Lilin (3 orang)
Lalan (4 orang)
Para peserta akan mengikuti pelatihan selama 1,5 bulan, mulai 28 Oktober hingga 13 Desember 2025.
Selama masa pelatihan, seluruh peserta mendapatkan akomodasi, konsumsi, dan modul pelatihan secara gratis, sebagai bentuk dukungan penuh dari Pemkab Muba terhadap peningkatan SDM di daerah.
Langkah Nyata Menuju Masa Depan Cerah
Pelatihan bahasa Jepang ini bukan hanya sekadar kegiatan pembelajaran, tetapi juga merupakan bagian dari visi besar Pemkab Muba untuk mewujudkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan dunia kerja global.
Dengan bekal bahasa, keterampilan, dan pengalaman magang internasional, para peserta diharapkan dapat berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah setelah kembali ke tanah air.
Sebagaimana disampaikan Wabup Kyai Rohman, “Membangun Muba tidak hanya dengan infrastruktur, tetapi juga dengan membangun manusia yang berkarakter, cerdas, dan siap bersaing di tingkat dunia”. (***)
0 Komentar