Musi Online | Tantang Polisi dan Lempar Batu, Pelaku Pengrusakan Pos Polisi Ditembak Mati di OKU
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Hukum Kriminal

Tantang Polisi dan Lempar Batu, Pelaku Pengrusakan Pos Polisi Ditembak Mati di OKU

Musi Online
https://musionline.co.id 29 October 2025 @18:54
Tantang Polisi dan Lempar Batu, Pelaku Pengrusakan Pos Polisi Ditembak Mati di OKU
Tantang Polisi dan Lempar Batu, Pelaku Pengrusakan Pos Polisi Ditembak Mati di OKU.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu – Suasana tenang di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mendadak mencekam pada Selasa (28/10) dini hari. 
Seorang pria bernama Padli (29), warga Kemelak Bindung Langit, tewas ditembak aparat kepolisian setelah melakukan aksi brutal merusak dua pos polisi di Simpang Ramayana dan Universitas Baturaja (Unbara).
Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan, aksi pengrusakan tersebut terekam jelas melalui kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian pada pukul 02.00 WIB. 
Dalam rekaman itu, pelaku terlihat melempari pos polisi menggunakan batu hingga menyebabkan kerusakan cukup parah. 
“Pelaku merusak fasilitas negara tanpa sebab yang jelas, dan dari keterangan warga sekitar, yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan,” ungkap Kapolres.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres OKU segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku. 
Upaya penangkapan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah Kemelak Bindung Langit. Namun, proses penangkapan tidak berjalan mulus.
“Ketika akan diamankan, pelaku justru melakukan perlawanan dengan menantang petugas serta melempari polisi menggunakan batu. Petugas telah memberikan tembakan peringatan sebanyak enam kali, tetapi pelaku tidak mengindahkan dan malah semakin agresif,” terang AKBP Endro.
Dalam situasi genting tersebut, petugas akhirnya terpaksa mengambil tindakan tegas terukur. Tembakan mengenai bagian perut dan bahu kiri pelaku, yang menyebabkan ia meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kapolres OKU menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan prosedur hukum dan profesionalitas dalam setiap tindakan kepolisian. 
Ia juga memastikan bahwa peristiwa penembakan ini kini tengah dalam penyelidikan internal Polres OKU untuk memastikan prosedur telah dijalankan sesuai ketentuan.
“Tiga anggota Satreskrim yang terlibat dalam penembakan, yakni Aiptu DK, Bripka JS, dan Bripda AS, sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif di tempat khusus. Langkah ini diambil sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepolisian,” tegasnya.
Sementara itu, jenazah Padli telah dibawa pihak keluarga ke rumah duka di Kelurahan Kemelak Bindung Langit pada siang hari untuk dimakamkan secara layak. 
Sejumlah warga yang mengenal korban menyebut bahwa belakangan ini perilaku Padli tampak tidak stabil dan sering bertindak di luar kebiasaan.
Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat OKU. Banyak warga berharap agar penyelidikan dapat dilakukan secara terbuka dan profesional, baik terhadap tindakan pelaku maupun langkah tegas aparat kepolisian.
Kapolres OKU menambahkan, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh isu-isu liar yang beredar. 
“Kami pastikan semua tindakan akan dievaluasi sesuai aturan hukum yang berlaku. Polisi akan tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkas AKBP Endro Aribowo.
Dengan berjalannya penyelidikan internal, publik kini menunggu hasil resmi dari Polres OKU terkait kronologi lengkap dan alasan hukum atas tindakan tegas yang berujung maut tersebut. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top