Musi Online https://musionline.co.id 02 November 2025 @15:42 177 x dibaca 
Promosikan Objek Wisata di Sumsel, Disbudpar Gencarkan Kampanye Wisata Alam, Budaya, dan Kuliner di 17 Daerah.
Musionline.co.id, Palembang - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat langkah strategis untuk memperkenalkan potensi wisata di seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.
Upaya ini dilakukan untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara agar menjadikan Sumsel sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia bagian barat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Sumsel, Pandji Tjahjanto, mengatakan bahwa promosi pariwisata yang selama ini dilakukan terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kunjungan wisatawan.
Oleh karena itu, mulai tahun 2026, pihaknya akan lebih mengintensifkan kegiatan promosi di berbagai platform dan wilayah.
“Kegiatan promosi objek wisata daerah yang dilakukan sepanjang tahun ini terbukti mampu mendongkrak kunjungan wisatawan. Tahun depan, kami akan memperluas jangkauan promosi agar dampaknya lebih signifikan,” ujar Pandji di Palembang, Sabtu (1/11/2025).
Menurut Pandji, kunci keberhasilan promosi pariwisata terletak pada kolaborasi antardaerah.
Pemerintah provinsi akan bekerja sama dengan 17 kabupaten/kota untuk menonjolkan keunggulan dan ciri khas pariwisata masing-masing daerah.
“Setiap daerah di Sumsel punya daya tarik yang luar biasa, mulai dari wisata air, alam pegunungan, hingga keunikan budaya dan kulinernya. Potensi itu perlu terus kita promosikan bersama,” katanya.
Sebagai contoh, Kota Palembang dikenal dengan wisata air Sungai Musi, yang dikelilingi bangunan bersejarah seperti Benteng Kuto Besak (BKB) dan Jembatan Ampera yang menjadi ikon kota.
Kawasan ini selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama saat malam hari ketika gemerlap lampu kota memantul di permukaan sungai.
Sementara itu, Kota Pagaralam menawarkan panorama pegunungan yang menakjubkan dengan udara sejuk dan kebun teh yang membentang luas di kaki Gunung Dempo.
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memiliki jejak sejarah prasejarah berupa situs-situs arkeologi dan gua purba, sedangkan Kota Lubuklinggau dikenal dengan deretan air terjun eksotis yang menjadi daya tarik utama wisata alamnya.
Selain keindahan alam, Pandji menekankan pentingnya promosi kuliner dan budaya lokal.
Makanan khas seperti pempek Palembang, pindang patin, serta berbagai tarian dan festival daerah diharapkan bisa menjadi magnet tambahan bagi wisatawan.
“Kami ingin agar wisatawan datang tidak hanya untuk melihat keindahan alam, tetapi juga merasakan pengalaman budaya dan kuliner khas Sumsel,” tambahnya.
Disbudpar Sumsel menargetkan jumlah kunjungan wisatawan tahun ini mencapai 19,8 juta orang, meningkat dari target tahun sebelumnya sebanyak 18 juta pengunjung.
Kenaikan ini menunjukkan tren positif dalam sektor pariwisata Sumatera Selatan yang dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia.
Dengan potensi wisata yang lengkap — dari air, budaya, sejarah, hingga pegunungan — Sumatera Selatan kini semakin percaya diri menatap masa depan pariwisatanya.
Pemerintah optimistis bahwa dengan promosi yang berkelanjutan, dukungan infrastruktur, dan keterlibatan masyarakat, Sumsel akan semakin dikenal sebagai “Gerbang Wisata Alam dan Budaya Sumatera”. (***)
0 Komentar