Musi Online | Bupati Muchendi Jemput Dukungan Pemerintah Pusat untuk Akselerasi Program Prioritas, dari MBG hingga Sekolah Rakyat
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Bupati Muchendi Jemput Dukungan Pemerintah Pusat untuk Akselerasi Program Prioritas, dari MBG hingga Sekolah Rakyat

Musi Online
https://musionline.co.id 13 December 2025 @18:11
Bupati Muchendi Jemput Dukungan Pemerintah Pusat untuk Akselerasi Program Prioritas, dari MBG hingga Sekolah Rakyat
Bupati Muchendi Jemput Dukungan Pemerintah Pusat untuk Akselerasi Program Prioritas, dari MBG hingga Sekolah Rakyat.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, aktif menjemput dukungan pemerintah pusat guna mempercepat realisasi program-program prioritas daerah. 
Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan langsung dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten OKI untuk memastikan sinkronisasi arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam penyusunan program dan penganggaran tahun 2026. 
Dalam kesempatan itu, Muchendi memaparkan berbagai usulan pembangunan prioritas yang diharapkan mendapat dukungan lintas kementerian.
Mengawali pemaparannya, Muchendi menegaskan komitmen penuh Pemkab OKI dalam mendukung dan mengimplementasikan program unggulan Presiden Prabowo Subianto. 
Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembangunan sekolah rakyat, serta penguatan 326 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang tersebar di wilayah OKI.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan program nasional tersebut sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur dasar di daerah. 
Menurutnya, kondisi geografis OKI yang luas menjadi tantangan tersendiri dalam percepatan pembangunan.
“OKI merupakan kabupaten terluas di Sumatera dengan jumlah penduduk sekitar 800 ribu jiwa. Struktur ekonomi kami ditopang oleh sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan. Dengan potensi sebesar itu, dukungan pemerintah pusat menjadi kunci percepatan pembangunan,” ujar Muchendi.
Dalam pertemuan tersebut, Muchendi mengajukan sejumlah program prioritas. Untuk kawasan pesisir Pantai Timur OKI, ia mengusulkan pengembangan kawasan perikanan terpadu melalui pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. 
Program ini dilengkapi dengan penyediaan infrastruktur pendukung seperti jaringan listrik, dermaga pengumpan, dan fasilitas ekonomi nelayan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sementara untuk kawasan perkotaan Kayuagung, Pemkab OKI mendorong pembangunan jalan lingkar (ring road) guna mengurai kepadatan lalu lintas, pengembangan sistem pengolahan sampah terpadu, serta pembangunan jaringan gas perkotaan sebagai alternatif energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Di sektor ketahanan pangan, Muchendi mengusulkan berbagai program strategis seperti listrik masuk sawah, pompanisasi pertanian, pengembangan teknologi padi apung di wilayah rawa, serta pelestarian plasma nutfah kerbau rawa Pampangan yang menjadi ikon dan kekuatan ekonomi lokal OKI.
Tak hanya itu, Muchendi juga menyoroti pentingnya pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Sungai Baung, Kecamatan Air Sugihan. 
Kawasan ini dinilai memiliki potensi besar karena didukung keberadaan PT OKI Pulp & Paper Mills. 
Untuk itu, Pemkab OKI mengusulkan pembangunan pasar rakyat, pelabuhan sungai, jalan poros kawasan, fasilitas penyimpanan air bersih, serta normalisasi kanal guna mendukung aktivitas ekonomi dan logistik.
Di sektor pariwisata dan layanan publik, Pemkab OKI turut mengajukan pengembangan kawasan agrowisata Teluk Gelam sebagai destinasi unggulan daerah. 
Selain itu, penambahan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Pampangan juga menjadi prioritas untuk mendekatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah rawa.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy, memberikan respons positif. Ia menilai OKI memiliki potensi besar untuk melakukan lompatan pembangunan jika fokus pengembangannya selaras dengan agenda nasional.
“Kami akan mengoordinasikan dukungan lintas kementerian agar usulan pembangunan OKI dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran mulai tahun 2026,” kata Rachmat.
Meski demikian, Rachmat juga mengingatkan adanya penurunan Transfer ke Daerah (TKD) yang menuntut pemerintah daerah lebih inovatif dan agresif dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 
Ia mendorong Pemkab OKI untuk memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha, termasuk melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
Menurut Rachmat, dengan potensi sumber daya alam yang besar serta kepemimpinan daerah yang aktif menjemput dukungan pusat, Kabupaten OKI memiliki peluang kuat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top