Musi Online https://musionline.co.id 22 December 2025 @18:02 275 x dibaca 
Cekcok Berujung Adu Fisik, Dua Penjaga Pasar Inpres Lubuklinggau Terlibat Bentrokan Sajam, Satu Orang Kritis.
Musionline.co.id, Lubuklinggau - Warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, digegerkan oleh insiden kekerasan yang melibatkan dua penjaga keamanan Pasar Inpres Lubuklinggau.
Adu mulut yang terjadi di antara keduanya berujung pada aksi pembacokan menggunakan senjata tajam, hingga menyebabkan satu orang harus dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi pada Minggu pagi, 21 Desember 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, di RT 04 Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat II.
Saat kejadian, aktivitas warga mulai ramai, sehingga insiden itu langsung menyedot perhatian masyarakat sekitar.
Korban diketahui bernama Mustarif alias Sarip (40), yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga keamanan Pasar Inpres Lubuklinggau.
Ia harus dilarikan ke Rumah Sakit Ar-Bunda Lubuklinggau setelah mengalami luka bacok akibat serangan lawannya, M Ilham (34), yang juga berprofesi sebagai penjaga malam di pasar yang sama.
Berdasarkan keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, sebelum pembacokan terjadi, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok mulut.
Adu argumen tersebut berlangsung cukup sengit dan memancing emosi keduanya.
Meski belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu awal pertengkaran, namun dugaan sementara mengarah pada persoalan perebutan lapak atau wilayah penjagaan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka.
Situasi yang awalnya hanya berupa adu mulut berubah menjadi aksi kejar-kejaran. Dalam kondisi emosi memuncak, pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam dan membacok korban.
Akibatnya, Sarip terkapar di tengah jalan bersimbah darah, sementara warga sekitar panik dan berupaya memberikan pertolongan.
Insiden tersebut berlangsung di ruang terbuka dan terjadi pada pagi hari, sehingga dengan cepat menjadi tontonan warga.
Beberapa rekaman video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi korban yang tergeletak di jalan, membuat peristiwa ini viral dan menuai keprihatinan publik.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adhitia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP M. Kurniawan Azwar, membenarkan terjadinya peristiwa pembacokan tersebut. Pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif,” kata AKP Kurniawan kepada wartawan.
Ia menjelaskan, pelaku berhasil ditangkap oleh Tim Macan Linggau bersama Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Lubuklinggau sekitar pukul 07.30 WIB, atau kurang dari dua jam setelah kejadian berlangsung. Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan di wilayah Lubuklinggau.
Dalam proses penangkapan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah senjata tajam jenis parang yang diduga digunakan untuk melukai korban.
Selain itu, satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi BG 2284 juga diamankan karena diduga digunakan pelaku sebelum atau sesudah kejadian.
Sementara itu, korban langsung dievakuasi ke RS Ar-Bunda Lubuklinggau untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak rumah sakit menyatakan korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam, namun hingga saat ini masih dalam perawatan.
“Korban sudah mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya,” tambah AKP Kurniawan.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif sebenarnya di balik konflik tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap secara utuh kronologi dan latar belakang peristiwa yang berujung pada aksi kekerasan ini.
Kasus tersebut kini ditangani oleh Satreskrim Polres Lubuklinggau. Pelaku terancam dijerat dengan pasal tindak pidana penganiayaan berat menggunakan senjata tajam, sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para pekerja di lingkungan pasar, untuk menyelesaikan persoalan secara damai dan tidak main hakim sendiri. (***)
0 Komentar