Musi Online https://musionline.co.id 13 February 2026 @13:38 141 x dibaca 
Kegiatan Sedekah Pedusunan 2026
Musionline.co.id, Rambutan -- Pemerintah Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin menggelar kegiatan Sedekah Pedusunan 2026 pada Jum’at (13/2/2016). Tradisi tahunan yang dilaksanakan menjelang bulan suci Ramadan ini berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.
Mengusung tema “Dengan Adanya Sedekah Pedusunan Untuk Menjaga Tradisi Kekompakan, Persatuan dan Persaudaraan di Tengah Masyarakat”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan sosial warga.
Sejak pukul 06.00 pagi, masyarakat mulai memadati lokasi kegiatan dengan membawa rantang berisi makanan dari rumah masing-masing. Suasana kebersamaan begitu terasa ketika warga dari berbagai kalangan, baik yang menetap di desa maupun yang datang dari luar daerah, berkumpul dalam satu majelis. Kegiatan berlangsung tertib dan berakhir sekitar pukul 08.00 pagi.
Sedekah Pedusunan diawali dengan ziarah akbar yang telah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Desa Sungai Dua. Ziarah ini dilakukan secara bersama-sama sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus refleksi spiritual menjelang Ramadan. Tradisi tersebut tidak hanya sarat nilai religius, tetapi juga menjadi sarana memperkuat identitas kolektif masyarakat desa.
Tokoh masyarakat Kecamatan Rambutan, Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi warga. Menurutnya, sedekah pedusunan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wujud komitmen menjaga nilai kebersamaan yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
“Tradisi ini sudah turun-temurun dilaksanakan oleh warga Desa Sungai Dua menjelang bulan suci Ramadan. Seluruh warga, baik yang tinggal di desa maupun yang sudah menetap di luar, biasanya menyempatkan diri untuk pulang dan ikut serta,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan tahlil secara bersama-sama. Doa-doa dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan persatuan masyarakat desa. Setelah itu, acara ditutup dengan makan bersama menggunakan makanan yang dibawa warga dalam rantang, mencerminkan nilai gotong royong dan kesederhanaan.
Muslim juga memberikan tanggapan mengenai pentingnya menjaga tradisi tersebut di tengah arus modernisasi. Ia menilai, kekompakan masyarakat harus terus dirawat melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat kolektif dan inklusif.
“Sedekah pedusunan ini menjadi ajang silaturahmi yang sangat efektif. Di sinilah kita saling bertemu, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan sebelum memasuki Ramadan,” katanya.
Menurutnya, keberlanjutan tradisi ini menjadi tanggung jawab bersama, khususnya generasi muda. Ia berharap nilai-nilai persatuan dan kebersamaan yang terkandung dalam kegiatan tersebut tetap dijaga.
“Kalau tradisi ini terus dirawat, maka rasa persatuan di tengah masyarakat akan tetap kokoh. Jangan sampai generasi berikutnya kehilangan akar budaya dan nilai luhur yang sudah diwariskan,” tegas Muslim.
Sementara itu, salah seorang warga Desa Sungai Dua, Sunarto (48), menyampaikan rasa bangganya dapat kembali mengikuti kegiatan tersebut bersama keluarga. Ia menilai sedekah pedusunan memberikan ruang bagi warga untuk mempererat hubungan yang mungkin renggang karena kesibukan masing-masing.
“Setiap tahun saya selalu berusaha hadir. Ini bukan hanya soal acara, tapi soal kebersamaan dan rasa memiliki terhadap desa,” ungkapnya.
Sunarto juga menyoroti suasana hangat yang tercipta selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, makan bersama dengan rantang membawa kesan sederhana namun penuh makna.
“Makanan yang kita bawa dari rumah lalu disantap bersama-sama itu membuat suasana terasa lebih akrab. Tidak ada perbedaan, semua duduk sama rata sebagai warga desa,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya Sedekah Pedusunan 2026, Pemerintah Desa Sungai Dua kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi lokal sebagai fondasi sosial masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga simbol kuatnya nilai kekompakan, persatuan, dan persaudaraan yang terus hidup di tengah masyarakat Desa Sungai Dua, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin.
0 Komentar