Musi Online | Wabup Ogan Ilir Serahkan Bansos untuk Guru Ngaji, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Daerah
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Wabup Ogan Ilir Serahkan Bansos untuk Guru Ngaji, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Daerah

Musi Online
https://musionline.co.id 17 March 2026 @13:56
Wabup Ogan Ilir Serahkan Bansos untuk Guru Ngaji, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Daerah
Wabup Ogan Ilir Serahkan Bansos untuk Guru Ngaji, Dorong Penguatan Pendidikan Al-Qur’an di Daerah.

Musionline.co.id, Ogan Ilir - Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan keagamaan. 
Hal ini terlihat saat Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani, menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada para pengajar Al-Qur’an dalam peringatan Hari Guru Ngaji yang digelar oleh BKPRMI Kabupaten Ogan Ilir, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Pendopoan KPT Tanjung Senai dan dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari pejabat daerah, tokoh agama, hingga para guru ngaji dari berbagai kecamatan di wilayah Ogan Ilir. 
Momentum ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus bentuk penghargaan nyata kepada para guru ngaji yang selama ini berperan penting dalam membina generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an.
Dalam acara tersebut, Wakil Bupati H. Ardani hadir didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Asisten Sekda Ogan Ilir, kepala perangkat daerah, serta tokoh agama setempat. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam memperkuat pendidikan berbasis keagamaan.
Dalam sambutannya, Ardani menegaskan bahwa peran guru ngaji sangat strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa yang religius dan berakhlak mulia. Ia menilai, peningkatan kualitas guru ngaji merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga moralitas masyarakat serta masa depan bangsa.
“Peningkatan kualitas guru ngaji ini perlu dilakukan, karena menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan umat dan bangsa. Generasi kita harus dibentuk menjadi generasi religius yang memiliki karakter kuat sebagai penerus bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah dengan BKPRMI, khususnya dalam mengatasi keterbatasan tenaga pengajar agama di sekolah-sekolah. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pendidikan Al-Qur’an dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Saya menganjurkan dinas terkait untuk menjalin kerja sama dengan BKPRMI. Terutama jika di sekolah masih kekurangan guru ngaji, maka kolaborasi ini menjadi solusi strategis untuk memastikan pendidikan agama tetap berjalan optimal,” tambahnya.
Penyerahan bantuan sosial kepada para guru ngaji menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga pengajar nonformal tersebut. Selain sebagai apresiasi, bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para guru dalam menjalankan tugas mulianya.
Sementara itu, pihak BKPRMI Kabupaten Ogan Ilir menyambut baik dukungan yang diberikan pemerintah daerah. Mereka berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus diperkuat, terutama dalam program pembinaan dan peningkatan kompetensi guru ngaji di masa mendatang.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pendidikan Al-Qur’an di Ogan Ilir semakin berkembang, baik dari segi kualitas pengajar maupun jangkauan peserta didik. Pemerintah daerah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam mendukung program-program keagamaan yang berdampak langsung pada pembentukan karakter generasi muda.
Peringatan Hari Guru Ngaji ini pun menjadi pengingat bahwa peran guru ngaji tidak hanya sebatas mengajarkan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan masyarakat. 
Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan di daerah. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top