Musi Online | Diduga Hantam Lubang di Jalan OKU Timur, Dua Pemudik Asal Lampung Tewas dalam Kecelakaan Tragis
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Diduga Hantam Lubang di Jalan OKU Timur, Dua Pemudik Asal Lampung Tewas dalam Kecelakaan Tragis

Musi Online
https://musionline.co.id 24 March 2026 @18:19
Diduga Hantam Lubang di Jalan OKU Timur, Dua Pemudik Asal Lampung Tewas dalam Kecelakaan Tragis
Diduga Hantam Lubang di Jalan OKU Timur, Dua Pemudik Asal Lampung Tewas dalam Kecelakaan Tragis.

Musionline.co.id, OKU Timur – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di ruas Jalan Lintas Komering, tepatnya di Desa Rasuan, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur, pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. 
Insiden ini melibatkan satu unit sepeda motor yang ditumpangi tiga orang pemudik asal Lampung. Akibat kejadian tersebut, dua penumpang yakni seorang ibu muda dan balitanya meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa nahas ini diduga dipicu oleh kondisi jalan yang berlubang, yang menyebabkan pengendara sepeda motor kehilangan kendali. 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang terlibat adalah sepeda motor Yamaha R15 berwarna hitam dengan nomor polisi BN 3575 WD yang dikendarai Sugiono (22), warga Desa Labuhan Permai, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.
Saat kejadian, Sugiono tengah melakukan perjalanan mudik bersama istrinya, Tyas Yunia Sari (20), serta anak mereka yang masih balita, Naviz Al Farobi (2). Mereka diketahui melaju dari arah Cempaka menuju Kota Negara melalui jalur tersebut.
Diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi di jalan lurus, sepeda motor yang dikendarai Sugiono tiba-tiba menghantam lubang yang cukup dalam di badan jalan. Kondisi tersebut membuat kendaraan oleng dan sulit dikendalikan. Akibatnya, kedua penumpang yang berada di belakang terpental ke badan jalan.
Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya, didampingi Kanit Gakkum Ipda Sudiono, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi akibat kombinasi antara faktor kondisi jalan dan kelalaian pengendara.
“Sepeda motor diduga masuk ke dalam lubang sehingga kehilangan kendali. Kendaraan menjadi oleng dan kedua penumpang terjatuh ke jalur kanan,” ujar AKP Panca Mega Surya.
Nahas, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sebuah kendaraan roda empat yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Mobil tersebut diduga langsung menabrak kedua korban yang terjatuh di badan jalan, sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat benturan keras tersebut, Tyas Yunia Sari mengalami luka berat di bagian kepala, pelipis, dan dagu, serta mengalami patah rahang bawah. 
Ia dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara itu, balita Naviz Al Farobi juga mengalami luka fatal berupa pecah tempurung kepala dan turut meninggal dunia di lokasi.
Sementara pengendara sepeda motor, Sugiono, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka berarti. Kondisi ini menambah duka mendalam atas peristiwa yang merenggut nyawa istri dan anaknya dalam satu kejadian tragis.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, terutama untuk mengidentifikasi kendaraan roda empat yang diduga melakukan tabrak lari. 
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor guna membantu proses penyelidikan.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas kendaraan yang terlibat tabrak lari. Kami berharap masyarakat yang mengetahui kejadian ini dapat memberikan informasi,” tegas AKP Panca Mega Surya.
Selain itu, pihak kepolisian juga kembali mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat melintas di jalur dengan kondisi jalan yang kurang baik. Pengendara diminta untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan, serta memperhatikan kondisi jalan guna menghindari kecelakaan serupa.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Pengendara diharapkan lebih berhati-hati, apalagi di jalur yang terdapat banyak kerusakan seperti lubang di jalan,” tambahnya.
Saat ini, sepeda motor yang terlibat kecelakaan telah diamankan di gudang Unit Gakkum Satlantas Polres OKU Timur sebagai barang bukti. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak, baik pengendara maupun instansi terkait, akan pentingnya menjaga keselamatan di jalan raya, termasuk perbaikan infrastruktur jalan guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal di masa mendatang. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top