Musi Online | Gempar! Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Gempar! Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Musi Online
https://musionline.co.id 26 March 2026 @13:16
Gempar! Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Gempar! Staf Bawaslu OKU Selatan Ditemukan Tewas di Kontrakan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif.

Musionline.co.id, OKU Selatan - Warga Perumahan Bukit Berlian, Desa Pelangki, Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, digemparkan oleh peristiwa tragis pada Rabu pagi (25/3/2026). 
Seorang perempuan bernama Maria Simare-mare (38), yang diketahui merupakan staf sekretariat di Bawaslu OKU Selatan, ditemukan tewas mengenaskan di dalam rumah kontrakannya.
Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah dengan luka serius di bagian leher yang diduga akibat benda tajam.
Peristiwa ini sontak mengundang perhatian warga sekitar sekaligus memicu keprihatinan mendalam atas keamanan lingkungan setempat.
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min, membenarkan adanya kejadian tersebut. 
Ia menyampaikan bahwa laporan terkait penemuan jasad korban telah diterima dan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan secara intensif.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan mayat perempuan di wilayah Muaradua. Saat ini tim dari Polres OKU Selatan sudah berada di lokasi untuk melakukan penyelidikan mendalam,” ujar Nandang saat dikonfirmasi.
Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap sekitar pukul 07.50 WIB. Seorang tetangga korban, Yuliza Andraini (32), mulai merasa curiga karena rumah kontrakan Maria tampak tertutup rapat sejak Selasa sore dan tidak menunjukkan adanya aktivitas seperti biasanya.
Kecurigaan tersebut mendorong Yuliza untuk memanggil korban dari luar rumah. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Karena semakin khawatir, ia kemudian mengajak tetangga lainnya, Deni Nopiara (37), untuk bersama-sama memeriksa kondisi di dalam rumah.
Keduanya kemudian berinisiatif membuka jendela kamar korban secara paksa. Saat melihat ke dalam, mereka dikejutkan oleh pemandangan mengerikan. Korban sudah tergeletak kaku di lantai di samping tempat tidur dengan kondisi luka parah di bagian leher.
Mengetahui hal tersebut, warga segera melaporkan kejadian itu kepada pihak berwajib. Tak berselang lama, aparat kepolisian dari Polres OKU Selatan bersama personel Polsek Muaradua dan tim identifikasi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi Lakukan Olah TKP dan Kejar Pelaku
Setibanya di lokasi, petugas langsung memasang garis polisi guna mengamankan area. Proses olah TKP dilakukan secara menyeluruh untuk mengumpulkan barang bukti yang dapat membantu mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa ini.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muaradua untuk dilakukan visum et repertum (VER). Langkah ini penting untuk memastikan penyebab pasti kematian serta mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan guna memperjelas kronologi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Maria Simare-mare diketahui merupakan warga asal Medan, Sumatera Utara. Ia tinggal seorang diri di rumah kontrakan tersebut karena tuntutan pekerjaan sebagai staf di Bawaslu OKU Selatan.
Kehidupan korban yang tinggal sendiri diduga menjadi salah satu faktor yang membuat peristiwa ini baru diketahui setelah beberapa waktu. Warga sekitar mengaku cukup mengenal korban sebagai pribadi yang tertutup namun ramah.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan tempat tinggal. Aparat kepolisian juga mengimbau warga agar segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar mereka.
Kasus ini kini menjadi perhatian serius pihak berwenang. Kepolisian berkomitmen untuk mengungkap pelaku secepat mungkin demi memberikan keadilan bagi korban dan keluarganya.
Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti lingkungan Perumahan Bukit Berlian. Warga berharap agar kasus ini segera terungkap dan tidak terulang kembali di kemudian hari. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top