Musi Online | Bupati Muba Tegaskan ASN Harus Ikhlas Melayani, Praktik Pungli Diminta Dihentikan
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Bupati Muba Tegaskan ASN Harus Ikhlas Melayani, Praktik Pungli Diminta Dihentikan

Musi Online
https://musionline.co.id 01 April 2026 @18:24
Bupati Muba Tegaskan ASN Harus Ikhlas Melayani, Praktik Pungli Diminta Dihentikan
Bupati Muba Tegaskan ASN Harus Ikhlas Melayani, Praktik Pungli Diminta Dihentikan.

Musionline.co.id, Musi Banyuasin – Bupati Musi Banyuasin (Muba), HM Toha, menegaskan komitmennya untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli). 
Ia secara tegas meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muba untuk bekerja dengan penuh keikhlasan dalam melayani masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam momentum halal bihalal 1447 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Bupati Muba pada Selasa (31/03/2026). 
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Bupati Kiyai Abdul Rohman Husen serta seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemkab Muba.
Dalam suasana penuh kebersamaan pasca-perayaan Idulfitri, Bupati Toha mengajak seluruh ASN menjadikan momen tersebut sebagai titik awal untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa keikhlasan dalam bekerja merupakan kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Tidak boleh ada lagi praktik pungli di lingkungan kerja kita. ASN harus bekerja dengan tulus dan profesional. Jika kita bekerja dengan maksimal dan ikhlas, maka hasil yang kita peroleh akan terasa lebih berkah dan penuh rasa syukur,” tegasnya di hadapan para peserta kegiatan.
Menurutnya, praktik pungli tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencoreng citra pemerintahan dan menghambat upaya pembangunan daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh ASN untuk menjunjung tinggi integritas, transparansi, serta akuntabilitas dalam menjalankan tugas.
Lebih lanjut, Bupati Toha juga menekankan pentingnya loyalitas terhadap pimpinan serta tanggung jawab sebagai pelayan publik. Ia mengingatkan bahwa ASN memiliki peran strategis dalam mendukung program-program pembangunan daerah, sehingga dibutuhkan dedikasi tinggi serta komitmen yang kuat dalam setiap tugas yang diemban.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyinggung persepsi yang berkembang terkait kunjungan kerja ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, kunjungan tersebut bukan semata-mata untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak), melainkan sebagai upaya membangun komunikasi dan sinergi antar perangkat daerah.
“Kunjungan ke OPD bukan hanya sidak. Sidak saja tidak cukup menyelesaikan persoalan. Yang kita butuhkan adalah kerja sama dan kolaborasi untuk mencari solusi terbaik bagi setiap permasalahan,” ujarnya.
Bupati Toha mengakui bahwa selama lebih dari satu tahun masa kepemimpinannya, ia belum sepenuhnya berkesempatan mengunjungi seluruh OPD. Namun demikian, ia berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan seluruh jajaran guna memastikan program pembangunan berjalan optimal.
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah persoalan infrastruktur, khususnya kondisi jalan rusak yang dinilai masih menjadi keluhan masyarakat di berbagai wilayah di Kabupaten Muba. Ia menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur harus menjadi prioritas bersama karena berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus bersama-sama menuntaskan persoalan jalan rusak yang mendesak. Infrastruktur yang baik akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Di sisi lain, terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang selama ini dinantikan oleh para ASN, Bupati Toha memberikan kabar positif. Ia menyebut bahwa pemerintah daerah tengah berupaya maksimal untuk merealisasikan pencairan TPP dalam waktu dekat.
“Kita sedang mengupayakan agar TPP bisa segera dicairkan. Insyaallah, jika tidak ada kendala, pertengahan tahun ini TPP dapat terealisasi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut disambut antusias oleh para ASN yang hadir, mengingat TPP merupakan salah satu bentuk apresiasi atas kinerja pegawai sekaligus penunjang kesejahteraan mereka.
Melalui momentum halal bihalal ini, Bupati Toha berharap seluruh ASN di lingkungan Pemkab Muba dapat semakin solid, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai keikhlasan.
Dengan komitmen tersebut, diharapkan Pemerintah Kabupaten Muba mampu menghadirkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat serta mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top