Musi Online | Pengemudi Ojek Online Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Depan Samsat Palembang, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Hut
Home        Berita        Hukum Kriminal

Pengemudi Ojek Online Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Depan Samsat Palembang, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

Musi Online
https://musionline.co.id 04 April 2026 @21:50
Pengemudi Ojek Online Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Depan Samsat Palembang, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem
Pengemudi Ojek Online Tewas Tertimpa Pohon Tumbang di Depan Samsat Palembang, Polisi Imbau Waspada Cuaca Ekstrem.

Musionline.co.id, Palembang - Peristiwa tragis kembali terjadi di Kota Palembang. 
Seorang pengemudi ojek online dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Kapten A Rivai, tepat di depan Kantor Samsat, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.
Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas di lokasi. 
Pohon berukuran besar yang berada di tepi jalan dilaporkan tumbang secara tiba-tiba dan langsung menimpa korban yang saat itu tengah mengendarai sepeda motor.
Korban diketahui berinisial U.J. (50), seorang buruh harian lepas yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek online. 
Ia merupakan warga Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang. 
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi di lokasi, tidak ada tanda-tanda sebelumnya bahwa pohon tersebut akan tumbang.
“Pohon itu tiba-tiba roboh saat korban melintas. Kejadiannya sangat cepat, warga sekitar tidak sempat memberikan pertolongan,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian.
Akibat tertimpa batang pohon, korban mengalami luka parah di bagian kepala. 
Korban dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara sebelum sempat mendapatkan penanganan medis.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Polsek Ilir Barat I Palembang yang berada di bawah naungan Polda Sumatera Selatan langsung bergerak cepat menuju lokasi. 
Setibanya di tempat kejadian, petugas segera melakukan pengamanan area dan proses evakuasi korban.
Kapolsek Ilir Barat I bersama personel piket, Pawas, KSPKT, serta Unit Reskrim langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, hingga mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Dua orang saksi telah dimintai keterangan untuk melengkapi proses penyelidikan. Sementara itu, barang-barang milik korban termasuk sepeda motor telah diamankan di Polsek,” ungkap petugas di lapangan.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga telah menghubungi keluarga korban untuk proses penanganan selanjutnya.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang merenggut nyawa tersebut. Ia memastikan bahwa seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
“Personel bergerak cepat setelah menerima laporan. Evakuasi korban dan pengamanan lokasi langsung dilakukan untuk menghindari risiko tambahan bagi pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas di jalur yang dipenuhi pepohonan besar. Kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti hujan deras disertai angin kencang, berpotensi menyebabkan pohon tumbang secara tiba-tiba.
“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat berkendara di bawah pepohonan besar. Jika melihat pohon yang sudah rapuh atau berpotensi tumbang, segera laporkan kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui nomor 110 untuk melaporkan berbagai kondisi berbahaya di jalan raya, termasuk pohon rawan tumbang.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan serta perawatan terhadap pepohonan di sepanjang jalan protokol. Pemeriksaan rutin terhadap kondisi pohon dinilai penting guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat cuaca ekstrem melanda. Mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta memperhatikan kondisi sekitar dapat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Hingga saat ini, Polda Sumatera Selatan menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus tersebut, termasuk hasil pemeriksaan medis terhadap korban. Informasi lanjutan akan disampaikan kepada publik sebagai bentuk transparansi penanganan kasus.
Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi peringatan serius bagi semua pihak akan pentingnya keselamatan di jalan raya, terutama di tengah kondisi cuaca yang semakin sulit diprediksi. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top