Musi Online | Tukang Ojek Ditembak Begal di Muara Enim, Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang dan Bawa Kabur Motor
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Tukang Ojek Ditembak Begal di Muara Enim, Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang dan Bawa Kabur Motor

Musi Online
https://musionline.co.id 07 April 2026 @17:50
Tukang Ojek Ditembak Begal di Muara Enim, Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang dan Bawa Kabur Motor
Tukang Ojek Ditembak Begal di Muara Enim, Pelaku Pura-Pura Jadi Penumpang dan Bawa Kabur Motor.

Musionlne.co.id, Muara Enim – Aksi kejahatan jalanan kembali terjadi di Kabupaten Muara Enim. 
Seorang tukang ojek bernama Juanda (54) menjadi korban pencurian dengan kekerasan setelah ditembak oleh pelaku yang berpura-pura menjadi penumpang. 
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu, 5 April 2026, sekitar pukul 18.30 WIB di kawasan Jalan Talang Kelapa, Desa Karang Raja, Kecamatan Muara Enim.
Akibat kejadian itu, korban yang merupakan warga Jalan Simpang Bedeng Obak Kr Tinah, Kelurahan Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, mengalami luka tembak serius di bagian dada sebelah kanan. 
Saat ini korban telah mendapatkan perawatan medis setelah sempat dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.
Kapolres Muara Enim melalui Kasi Humas AKP RTM Situmorang menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika korban sedang mencari penumpang di kawasan Bedeng Kaca, Tanjung Enim. 
Saat itu, pelaku menghampiri korban dan meminta diantar ke Perumahan Talang Kelapa di Desa Karang Raja.
“Korban ini berprofesi sebagai tukang ojek. Saat sedang mangkal mencari penumpang, pelaku datang dan meminta diantar ke lokasi tujuan,” ujar AKP RTM Situmorang, Senin (6/4/2026).
Tanpa menaruh curiga, korban kemudian mengantarkan pelaku menuju lokasi yang dimaksud. 
Namun, sesampainya di perumahan tersebut, pelaku kembali meminta korban melanjutkan perjalanan hingga masuk ke area kebun karet yang relatif sepi dari aktivitas warga.
Setelah tiba di lokasi yang cukup terpencil, pelaku menanyakan ongkos perjalanan kepada korban. Korban pun menyebutkan tarif sebesar Rp40 ribu. Situasi yang awalnya terlihat normal itu mendadak berubah menjadi aksi kekerasan.
Pelaku secara tiba-tiba membuka tas yang dibawanya dan mengeluarkan senjata api. Dalam kondisi terancam, pelaku berusaha merampas kunci kontak sepeda motor milik korban. Namun, korban melakukan perlawanan untuk mempertahankan kendaraannya.
“Karena korban melawan, pelaku langsung menembakkan senjata api sebanyak satu kali yang mengenai dada sebelah kanan korban,” jelasnya.
Usai menembak, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa sepeda motor milik korban. Sementara itu, korban yang dalam kondisi terluka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke arah jalan raya melalui kebun karet.
Dengan kondisi lemah dan bersimbah darah, korban akhirnya berhasil mencapai jalan dan meminta pertolongan kepada sopir bus antar jemput karyawan yang melintas. Korban juga sempat menghubungi anaknya untuk meminta bantuan.
Tidak lama kemudian, anak korban datang menjemput dan segera membawa korban ke RS BAM Tanjung Enim untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Menanggapi laporan tersebut, Tim Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
“Laporan sudah kami terima dan saat ini kasusnya sedang dalam proses penyelidikan. Tim sudah turun ke lapangan untuk mengejar pelaku,” tegas AKP RTM Situmorang.
Hingga saat ini, identitas pelaku masih belum diketahui dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para tukang ojek dan pekerja transportasi informal lainnya, agar lebih waspada terhadap modus kejahatan serupa.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat akan meningkatnya modus kejahatan dengan berpura-pura sebagai penumpang. Kejahatan jalanan seperti ini tidak hanya merugikan secara materi, tetapi juga mengancam keselamatan jiwa korban.
Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk segera melapor jika mengetahui informasi terkait pelaku atau kejadian mencurigakan lainnya. 
Diharapkan, dengan kerja sama antara masyarakat dan aparat penegak hukum, pelaku dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top