Musi Online https://musionline.co.id 10 April 2026 @17:40 136 x dibaca 
Viral Video Ompreng MBG Berserakan di Jalan, Ini Penjelasan Resmi Korwil MBG Lubuklinggau.
Musionline.co.id, Lubuklinggau - Sebuah video yang memperlihatkan puluhan ompreng atau wadah makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berserakan di badan jalan viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Nangka Lintas, Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau pada Kamis, 9 April 2026.
Dalam rekaman video yang beredar luas, tampak sejumlah ompreng berhamburan di jalanan, sementara beberapa petugas dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlihat berupaya mengumpulkan kembali wadah tersebut.
Kejadian ini sontak menarik perhatian warganet dan memicu berbagai spekulasi terkait pengelolaan distribusi program MBG.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tersebut diduga terjadi saat mobil pengangkut ompreng melintasi jalan menanjak.
Diduga, pintu belakang kendaraan tidak tertutup dengan sempurna, sehingga saat kendaraan melaju, puluhan ompreng yang sudah kosong jatuh dan berserakan di jalan.
Koordinator Wilayah (Korwil) MBG Kota Lubuklinggau, Desi Puspasari, membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa ompreng yang jatuh bukanlah berisi makanan, melainkan dalam kondisi kosong usai digunakan di sekolah.
“Iya, itu ompreng kosong. Rencananya akan dibawa kembali ke dapur setelah selesai digunakan di sekolah,” ujar Desi saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).
Desi juga mengungkapkan bahwa penyebab utama insiden ini adalah kelalaian sopir kendaraan pengangkut yang lupa mengunci pintu belakang mobil setelah proses pengambilan ompreng dari sekolah selesai dilakukan.
“Kelalaian dari driver saat selesai menjemput ompreng di sekolah, pintu belakang tidak terkunci dengan baik,” jelasnya.
Akibatnya, saat kendaraan melintasi jalan menanjak, pintu belakang terbuka dan menyebabkan ompreng terjatuh ke jalan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini cukup mengganggu arus lalu lintas dan menarik perhatian warga sekitar.
Pihak SPPG dengan sigap langsung melakukan penanganan di lokasi. Petugas yang berada di sekitar kejadian segera mengumpulkan kembali ompreng yang tercecer untuk kemudian dibersihkan dan dibawa kembali ke dapur.
Desi menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan teguran kepada sopir yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan standar operasional prosedur (SOP) dalam pengangkutan logistik program MBG agar kejadian serupa tidak terulang.
“Sudah kita tegur sopirnya dan diingatkan agar lebih teliti ke depannya, terutama dalam memastikan keamanan kendaraan sebelum berangkat,” tegasnya.
Insiden ini menjadi perhatian publik, terutama karena program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program penting yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat, khususnya pelajar.
Kejadian tersebut pun menjadi pengingat bagi seluruh pihak terkait untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas, terutama dalam aspek teknis seperti pengamanan kendaraan.
Di sisi lain, sejumlah warga yang menyaksikan kejadian tersebut secara langsung mengaku terkejut, namun memahami bahwa insiden itu merupakan kecelakaan yang tidak disengaja. Mereka berharap ke depan pengelolaan distribusi program MBG bisa lebih maksimal dan profesional.
Viralnya video ini juga menunjukkan peran besar media sosial dalam menyebarkan informasi secara cepat. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan evaluasi menyeluruh dapat dilakukan agar program MBG di Lubuklinggau tetap berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa kendala teknis di lapangan. (***)
0 Komentar