Musi Online https://musionline.co.id 15 July 2026 @22:11 14 x dibaca 
Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Kiki Subagio
Musionline.co.id, Palembang -- Sekretaris Komisi V DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), Kiki Subagio, mengingatkan seluruh sekolah agar pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) benar-benar menjadi kegiatan edukatif yang berorientasi pada pendidikan dan pembentukan karakter peserta didik. Ia menegaskan, MPLS tidak boleh berubah menjadi ajang perpeloncoan, senioritas, maupun kegiatan yang berpotensi menimbulkan tindakan negatif terhadap siswa baru.
Menurut Kiki, tujuan utama MPLS adalah membantu peserta didik baru mengenal lingkungan sekolah, memahami sistem pembelajaran, tata tertib, serta berbagai aktivitas yang akan dijalani selama masa pendidikan.Tujuan MPLS adalah mengenalkan lingkungan sekolah kepada siswa baru. Mereka perlu memahami bagaimana proses belajar mengajar, aturan sekolah, hingga berbagai kegiatan yang telah disusun oleh pihak sekolah," ujar Kiki, Selasa (14/7/2026).
Ia berharap seluruh rangkaian MPLS di sekolah lebih banyak diisi dengan kegiatan akademik, edukasi, serta aktivitas yang dapat mengembangkan kreativitas dan potensi siswa.
"Kegiatan MPLS sebaiknya lebih menitikberatkan pada kegiatan akademik dan kreativitas, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi siswa baru," katanya.
Politisi Partai Demokrat itu juga meminta sekolah meninggalkan berbagai tradisi lama yang berpotensi menciptakan kesan senioritas antara siswa lama dan siswa baru.
Menurutnya, hubungan antar siswa harus dibangun dalam suasana harmonis, penuh kebersamaan, dan saling menghargai.
"Jangan sampai ada kegiatan yang justru menciptakan jarak antara senior dan junior. Yang perlu dibangun adalah kebersamaan dan rasa saling menghargai," tegasnya.
Kiki menambahkan, MPLS juga harus menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan terbebas dari praktik perundungan atau bullying.
"Harapan kita, dunia pendidikan di Sumatera Selatan semakin ramah bagi seluruh peserta didik. Tidak ada lagi bullying ataupun tradisi yang berdampak negatif. MPLS harus menjadi sarana memperkenalkan sistem pendidikan sekaligus menanamkan nilai-nilai positif kepada siswa baru," pungkasnya.
0 Komentar