Musi Online https://musionline.co.id 10 May 2026 @15:41 33 x dibaca 
Pandai Besi Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Tiang Lampu di Ogan Ilir, Polisi Imbau Utamakan Keselamatan Kerja.
Musionline.co.id, Ogan Ilir - Jalan Pariwisata Desa Tanjung Laut kembali menjadi lokasi peristiwa duka setelah seorang pekerja dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat memasang tiang lampu jalan.
Kecelakaan kerja tersebut terjadi pada Kamis siang, 7 Mei 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di wilayah Kecamatan Lubuk Keliat, Kabupaten Ogan Ilir.
Korban diketahui bernama Ahmad Kodri (47), seorang pandai besi warga Dusun I RT 02 Desa Tanjung Laut, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir.
Korban meninggal dunia setelah tersengat listrik ketika melakukan pemasangan tiang lampu bersama rekannya di lokasi kejadian.
Peristiwa tragis tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Banyak warga yang datang ke lokasi usai mendengar kabar adanya pekerja yang tersengat listrik saat menjalankan aktivitas pemasangan tiang lampu jalan.
Kapolsek AKP Suparna P. Utomo menjelaskan, berdasarkan keterangan awal di lapangan, korban bersama rekannya bernama A. Suryadi telah mulai bekerja sejak pagi hari untuk melakukan pemasangan tiang lampu di kawasan tersebut.
Menurut Kapolsek, insiden nahas itu bermula ketika korban memegang bagian tiang lampu dengan kedua tangannya saat proses pengangkatan dilakukan. Namun tanpa disadari, bagian ujung tiang diduga menyentuh kabel induk listrik yang berada tepat di atas area pemasangan.
“Pada saat proses pemasangan, korban memegang tiang lampu dengan kedua tangan. Ketika tiang diangkat, bagian ujung tiang diduga menyentuh kabel induk listrik yang berada di atas lokasi sehingga korban langsung tersengat arus listrik dan terpental,” ujar AKP Suparna P. Utomo.
Akibat kontak langsung dengan kabel listrik bertegangan tinggi tersebut, korban langsung mengalami sengatan hebat hingga terpental dari lokasi berdiri. Rekan korban dan warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya memberikan pertolongan pertama.
Meski mengalami luka serius akibat tersengat listrik, korban diketahui masih dalam keadaan sadar sesaat setelah kejadian. Bahkan, korban sempat meminta rekannya untuk membelikan susu encer sebelum kondisinya semakin melemah.
Warga sekitar kemudian membantu mengevakuasi korban ke teras rumah warga terdekat sambil menunggu proses penanganan lebih lanjut. Tidak lama kemudian, korban dibawa menuju Klinik Sarkowi guna mendapatkan pertolongan medis.
Namun nahas, dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, kondisi korban terus memburuk. Tim medis yang melakukan pemeriksaan akhirnya menyatakan korban meninggal dunia sebelum mendapatkan penanganan intensif di klinik.
Kabar meninggalnya korban membuat suasana duka menyelimuti lingkungan tempat tinggal korban maupun warga sekitar lokasi kejadian. Sejumlah warga mengaku prihatin atas musibah kecelakaan kerja yang merenggut nyawa seorang pekerja tersebut.
Tidak lama setelah menerima laporan adanya kecelakaan kerja tersebut, personel piket dari Polsek Tanjung Batu langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara atau TKP.
Petugas kepolisian juga melakukan serangkaian tindakan awal, mulai dari mengumpulkan keterangan para saksi, membantu proses evakuasi korban, hingga berkoordinasi dengan pihak keluarga korban terkait penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan kerja murni yang terjadi akibat kelalaian saat proses pemasangan tiang lampu jalan.
Tiang yang sedang dipasang diduga tanpa sengaja mengenai kabel induk listrik bertegangan tinggi yang berada di atas area pekerjaan. Akibatnya, aliran listrik langsung menyambar tubuh korban hingga menyebabkan korban kehilangan nyawa.
Kapolsek Tanjung Batu mengingatkan masyarakat, khususnya para pekerja lapangan, agar selalu memperhatikan standar keselamatan kerja ketika melakukan aktivitas di area yang berdekatan dengan instalasi listrik.
Menurutnya, pekerjaan yang melibatkan material berbahan logam seperti besi memiliki risiko tinggi apabila dilakukan tanpa memperhatikan posisi kabel listrik maupun sistem keamanan lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan kerja, khususnya saat bekerja di dekat instalasi listrik,” tegas Kapolsek.
Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan serta memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat mengenai bahaya listrik tegangan tinggi yang dapat mengancam keselamatan jiwa apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Penggunaan alat pelindung diri, pengecekan lokasi kerja, hingga koordinasi dengan pihak terkait sebelum melakukan pekerjaan di dekat jaringan listrik dinilai sangat penting guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Selain itu, kecelakaan kerja seperti ini juga menunjukkan pentingnya kesadaran terhadap prosedur keselamatan kerja, terutama pada pekerjaan konstruksi maupun pemasangan fasilitas umum yang berada di dekat jaringan listrik aktif.
Warga berharap adanya perhatian lebih dari berbagai pihak terkait keselamatan para pekerja lapangan agar insiden serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Musibah yang menimpa Ahmad Kodri pun meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar.
Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir. (***)
0 Komentar