Musi Online | Pastikan Pasokan Gas Alam Aman untuk Program MBG, Dirut Pertamina Gas Evaluasi Jargas Kota di Prabumulih
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Pastikan Pasokan Gas Alam Aman untuk Program MBG, Dirut Pertamina Gas Evaluasi Jargas Kota di Prabumulih

Musi Online
https://musionline.co.id 18 May 2026 @13:43
Pastikan Pasokan Gas Alam Aman untuk Program MBG, Dirut Pertamina Gas Evaluasi Jargas Kota di Prabumulih
Pastikan Pasokan Gas Alam Aman untuk Program MBG, Dirut Pertamina Gas Evaluasi Jargas Kota di Prabumulih.

Musionline.co.id, Prabumulih - Kota Prabumulih kembali menjadi perhatian dalam penguatan sektor energi nasional, khususnya pemanfaatan jaringan gas kota (jargas) untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan program strategis pemerintah. 
Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, melakukan kunjungan kerja ke Kota Prabumulih guna memastikan distribusi dan pasokan gas alam berjalan optimal, termasuk untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kunjungan kerja tersebut tidak hanya menjadi bagian dari evaluasi layanan jaringan gas kota, tetapi juga langkah memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Kota Prabumulih agar pemanfaatan energi gas semakin maksimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat maupun sektor pelayanan publik.
Rombongan PT Pertamina Gas tiba di Prabumulih dan disambut langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H Arlan, didampingi Sekretaris Daerah H Elman serta jajaran Pemerintah Kota dan Badan Usaha Milik Daerah terkait di guest house rumah dinas wali kota pada Jumat, 15 Mei 2026.
Turut mendampingi Direktur Utama PT Pertamina Gas dalam kunjungan tersebut yakni Direktur Teknik dan Operasi Agung Indri P, Vice President Infrastruktur Manajemen Raditya Prima Yudha, Manager Area Sumatera Selatan Andre Tobing, Kepala Seksi Area Rahmat Agung W.
Kemudian, Presiden Direktur Pertagas Niaga Toto Yulianto, Manager Infrastruktur dan Operasi Citi Gas Dwi Wahyono, Kepala Distrik Yanuri A, Staff Infrastruktur dan Operasi Citi Gas Wirandiko Tamtomo, Eksternal Relation Maulana Rizki, serta Manager Area Central Sumatera Yudha Prasetya.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi jaringan gas kota di Prabumulih yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah percontohan pemanfaatan jargas di Indonesia. 
Selain itu, pengecekan lapangan juga bertujuan memastikan pasokan gas tetap aman dan memadai untuk mendukung aktivitas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.
Dalam pertemuan bersama jajaran pemerintah daerah, Wali Kota Prabumulih, H Arlan, menegaskan bahwa keberadaan jaringan gas kota memiliki manfaat besar bagi masyarakat. 
Menurutnya, jargas telah menjadi kebutuhan penting warga, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun mendukung sektor usaha kecil dan menengah.
Ia berharap pelayanan jaringan gas terus diperbaiki agar masyarakat dapat memperoleh kenyamanan dan kemudahan dalam pemanfaatannya.
“Gas kota ini sangat membantu masyarakat dan sudah menjadi salah satu kebutuhan penting warga Prabumulih. Karena itu kami berharap kualitas pelayanan terus ditingkatkan agar masyarakat semakin nyaman,” ujar H Arlan.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa keberadaan jargas bukan sekadar alternatif energi, tetapi telah menjadi bagian penting dari aktivitas masyarakat di Prabumulih. 
Oleh karena itu, kualitas layanan, kestabilan pasokan, hingga pengelolaan infrastruktur menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama pihak penyedia layanan energi.
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P Sembiring, menjelaskan bahwa pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi jaringan gas kota yang ada di Prabumulih sekaligus mengevaluasi berbagai kendala teknis di lapangan.
Menurutnya, evaluasi berkala penting dilakukan guna menjaga efektivitas distribusi gas dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Selain meninjau infrastruktur jargas, rombongan juga melakukan pengecekan terhadap pemanfaatan gas alam di dapur SPPG yang menjadi bagian dari operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Program tersebut membutuhkan dukungan energi yang stabil karena berkaitan langsung dengan penyediaan makanan bergizi untuk masyarakat.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah dapur SPPG Muntang Tapus di Kota Prabumulih. Dapur tersebut telah menggunakan jaringan gas kota sebagai bahan bakar utama untuk proses memasak dalam mendukung operasional MBG.
Dalam kunjungan itu, Indra P Sembiring menyampaikan apresiasinya terhadap pengelolaan dapur yang dinilai telah memanfaatkan energi gas secara efektif dan efisien.
Menurutnya, penggunaan jargas pada dapur layanan publik seperti SPPG menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus membantu keberlangsungan program pemerintah.
“Kita berkunjung ke customer atau pemakai yang menggunakan bahan bakar jargas yaitu SPPG Muntang Tapus. Intinya apa yang dilakukan teman-teman di sini tentu dalam rangka menjaga juga ketahanan energi, yang memberikan suplai penuh kepada program pemerintah,” ujar Indra P Sembiring.
Ia menambahkan bahwa pemanfaatan jaringan gas kota untuk kebutuhan dapur operasional memiliki sejumlah keunggulan dibanding bahan bakar konvensional. 
Selain lebih praktis, penggunaan gas kota juga dianggap mampu menjaga efisiensi operasional dan kestabilan suplai energi sehingga aktivitas memasak dapat berlangsung tanpa hambatan.
Hal tersebut dinilai sangat penting, terlebih Program Makan Bergizi Gratis membutuhkan proses produksi makanan dalam jumlah besar dengan jadwal yang teratur dan konsisten.
Di sisi lain, pemilik dapur SPPG Muntang Tapus, Intan Mayang Sari, mengaku keberadaan jaringan gas kota sangat membantu kegiatan operasional dapur MBG yang dikelolanya.
Menurut Intan, penggunaan gas kota membuat proses memasak menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien dibandingkan penggunaan bahan bakar lain yang sebelumnya digunakan.
“Dengan adanya jaringan gas kota ini sangat membantu untuk memasak di dapur MBG kami dan tentunya lebih praktis,” ungkap Intan Mayang Sari.
Tidak hanya meninjau dapur SPPG, rombongan juga melihat langsung kondisi stasiun gas yang dilaporkan mengalami persoalan teknis. Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari laporan terkait losses gas atau kehilangan distribusi gas yang sebelumnya terjadi di wilayah Prabumulih.
Plt Direktur PD Petro Prabu, Ir Heriyanto, menjelaskan bahwa pengecekan lapangan dilakukan agar pihak terkait dapat memahami secara langsung persoalan yang terjadi serta menyusun langkah perbaikan secara menyeluruh.
“Kami bersama Direktur Pertamina Gas melihat langsung kondisi di lapangan, baik dapur SPPG maupun stasiun gas yang bermasalah, sehingga nantinya bisa dilakukan perbaikan tata kelola gas kota agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” ujarnya.
Melalui kunjungan kerja ini, sinergi antara PT Pertamina Gas dan Pemerintah Kota Prabumulih diharapkan semakin kuat dalam memastikan keberlanjutan layanan jaringan gas kota. 
Tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pelaku usaha, jargas juga diproyeksikan menjadi penopang penting bagi berbagai program pemerintah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis yang kini mulai berjalan di sejumlah daerah.
Dengan evaluasi berkala terhadap infrastruktur, peningkatan pelayanan, serta pengawasan terhadap kestabilan pasokan, Kota Prabumulih diharapkan dapat terus menjadi contoh pemanfaatan energi gas yang efisien, aman, dan berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat luas. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top