Musi Online | Wabup OKU Ingatkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Jangan Manipulasi Data Demi Bantuan Sosial
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

Wabup OKU Ingatkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Jangan Manipulasi Data Demi Bantuan Sosial

Musi Online
https://musionline.co.id 04 June 2026 @19:45
Wabup OKU Ingatkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Jangan Manipulasi Data Demi Bantuan Sosial
Wabup OKU Ingatkan Petugas Sensus Ekonomi 2026 Jangan Manipulasi Data Demi Bantuan Sosial.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu – Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Marjito Bachri, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. 
Ia secara khusus mengingatkan para calon petugas sensus agar tidak melakukan manipulasi data demi kepentingan tertentu, termasuk untuk meloloskan warga yang sebenarnya mampu agar memperoleh bantuan sosial.
Pesan tegas tersebut disampaikan Marjito Bachri saat membuka secara resmi Pelatihan Calon Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Ballroom The Zuri Hotel Baturaja. 
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang akan bertugas melakukan pendataan ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten OKU.
Dalam sambutannya, Marjito menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan pemerintah sangat bergantung pada kualitas data yang dikumpulkan oleh petugas di lapangan. 
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta pelatihan menjalankan tugas secara jujur, objektif, dan sesuai kondisi nyata yang ditemukan saat pendataan.
Menurutnya, data yang tidak akurat dapat menimbulkan berbagai persoalan dalam penyusunan kebijakan pemerintah. Salah satu dampaknya adalah tidak tepat sasaran dalam penyaluran bantuan sosial maupun program pengentasan kemiskinan.
“Jangan sekali-kali memanipulasi data. Misalnya ada warga yang sebenarnya mampu, tetapi dibuat seolah-olah miskin agar mendapatkan bantuan. Hal seperti itu tidak boleh terjadi karena akan berdampak pada ketepatan kebijakan pemerintah,” tegas Marjito di hadapan peserta pelatihan.
Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan Daerah
Wakil Bupati menjelaskan bahwa hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu acuan penting dalam merancang berbagai kebijakan pembangunan daerah pada masa mendatang. 
Data yang dikumpulkan nantinya akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi ekonomi masyarakat, mulai dari tingkat kesejahteraan, aktivitas usaha, hingga potensi ekonomi yang dimiliki daerah.
Karena itu, petugas sensus memiliki peran yang sangat strategis dalam menyajikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurut Marjito, kesalahan atau manipulasi data sekecil apa pun dapat berdampak besar terhadap arah pembangunan yang akan dijalankan pemerintah.
Ia menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan data riil sebagai dasar pengambilan keputusan. Dengan data yang valid, berbagai program pembangunan dapat disusun secara tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kalau datanya akurat, pemerintah bisa menentukan langkah yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dan menyusun program pembangunan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Marjito menyampaikan bahwa pembangunan yang efektif tidak hanya membutuhkan anggaran yang besar, tetapi juga memerlukan informasi yang tepat mengenai kondisi masyarakat. Oleh sebab itu, kualitas data menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan keberhasilan pembangunan.
Minta Peserta Ikuti Pelatihan dengan Serius
Selain menyoroti pentingnya kejujuran dalam pendataan, Wakil Bupati juga meminta seluruh peserta pelatihan mengikuti setiap materi yang diberikan dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, pelatihan menjadi bekal penting sebelum para petugas turun langsung ke lapangan.
Para peserta diharapkan memahami berbagai aspek teknis pendataan, mulai dari metode wawancara, teknik pengisian data, hingga tata cara pengelolaan informasi yang benar. Dengan pemahaman yang baik, petugas akan mampu menjalankan tugas secara profesional dan menghasilkan data yang berkualitas.
“Data yang dihasilkan nantinya harus menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” tambahnya.
Marjito juga berharap para petugas dapat menjaga nama baik institusi dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Ia menilai keberhasilan sensus tidak hanya ditentukan oleh sistem yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang terlibat dalam proses pendataan.
BPS OKU Siapkan 199 Calon Petugas Sensus
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) OKU, Anugrahani Prasetyowati, menjelaskan bahwa pelatihan calon petugas Sensus Ekonomi 2026 diikuti sebanyak 199 peserta.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 94 peserta merupakan laki-laki dan 105 peserta perempuan. Mereka akan mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pelaksanaan sensus ekonomi sebelum ditugaskan ke lapangan.
Anugrahani mengatakan, pelatihan ini merupakan bagian penting dari rangkaian persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas dan kondisi ekonomi masyarakat di Kabupaten OKU.
Menurutnya, data yang diperoleh nantinya akan menjadi referensi penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, pengembangan ekonomi daerah, hingga program peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 2 hingga 4 Juni 2026, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada 5 hingga 7 Juni 2026,” jelas Anugrahani.
Ia menambahkan bahwa seluruh peserta akan dibekali pemahaman mengenai konsep dasar sensus ekonomi, teknik pengumpulan data, penggunaan instrumen pendataan, hingga etika dalam berinteraksi dengan responden.
Melalui pelatihan tersebut, BPS berharap seluruh petugas memiliki kompetensi yang memadai sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional dan menghasilkan data yang akurat.
Sensus Ekonomi Dukung Perencanaan Pembangunan yang Tepat Sasaran
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam memperoleh data terkini mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan dunia usaha. Data tersebut akan menjadi landasan dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan baik di tingkat nasional maupun daerah.
Di Kabupaten OKU, keberhasilan sensus diharapkan mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai potensi ekonomi daerah, tantangan yang dihadapi masyarakat, serta sektor-sektor yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
Dengan dukungan petugas yang profesional dan berintegritas, hasil sensus diharapkan dapat menjadi sumber informasi yang akurat untuk mendorong pembangunan yang lebih merata, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat upaya pengentasan kemiskinan.
Kegiatan pembukaan pelatihan turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Kominfo OKU Mirdaili, Kepala Bapelitbangda OKU Yoyin Arifianto, Kepala Disdukcapil OKU A. Suryadi, Camat Baturaja Timur Doni Heridadi, serta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.
Melalui komitmen bersama menjaga kualitas data, Pemerintah Kabupaten OKU berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan sukses dan menghasilkan informasi yang benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat sebagai dasar pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top