Musi Online https://musionline.co.id 05 July 2026 @14:56 33 x dibaca 
BSI Palembang Hadirkan SPKLU Gratis Pertama di Kantor Regional Sumatera, Nasabah Bisa Isi Daya Mobil Listrik Sambil Bertransaksi.
Musionline.co.id, Palembang – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Region III Palembang kembali menghadirkan inovasi layanan bagi nasabah melalui penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) gratis di kawasan Pavilion BSI, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Palembang.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat transformasi layanan berbasis keberlanjutan atau green banking, sekaligus mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
SPKLU tersebut menjadi fasilitas pengisian kendaraan listrik pertama yang tersedia di lingkungan kantor regional BSI di Pulau Sumatera.
Kehadirannya tidak hanya memberikan nilai tambah bagi nasabah pengguna mobil listrik, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan BSI terhadap program pemerintah dalam mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Melalui fasilitas ini, nasabah yang datang ke Pavilion BSI dapat mengisi daya mobil listrik secara gratis sambil memanfaatkan waktu untuk melakukan berbagai aktivitas perbankan.
Mulai dari transaksi keuangan, konsultasi layanan dengan petugas, hingga menikmati fasilitas yang tersedia di Pavilion BSI tanpa harus khawatir mengenai biaya pengisian daya kendaraan.
Region CEO BSI Region III Palembang, Ari Yusnairy Muslim, mengatakan penyediaan SPKLU merupakan bagian dari transformasi layanan yang terus dilakukan perusahaan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
"Kami ingin memberikan pengalaman layanan yang lebih nyaman bagi nasabah. Saat mengisi daya kendaraan listrik, nasabah tetap bisa melakukan transaksi perbankan, berkonsultasi dengan petugas, atau sekadar menunggu dengan nyaman di Pavilion BSI," ujar Ari.
Menurut Ari, perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat. Seiring bertambahnya jumlah pengguna mobil listrik, kebutuhan terhadap fasilitas pendukung seperti SPKLU juga semakin besar.
Karena itu, BSI berinisiatif menghadirkan layanan yang mampu mengintegrasikan kebutuhan mobilitas masyarakat dengan layanan perbankan modern.
Ia menjelaskan bahwa inovasi ini merupakan salah satu bentuk adaptasi BSI terhadap perubahan gaya hidup masyarakat yang kini semakin mengedepankan efisiensi, kenyamanan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Langkah ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengembangkan layanan berbasis digital sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penerapan konsep green banking," jelas Ari.
Konsep green banking sendiri menjadi salah satu fokus pengembangan BSI dalam beberapa tahun terakhir. Tidak hanya melalui digitalisasi layanan perbankan yang mampu mengurangi penggunaan kertas, tetapi juga melalui berbagai inovasi yang mendukung upaya pelestarian lingkungan dan pengurangan emisi karbon.
Penyediaan SPKLU di lingkungan Pavilion BSI menjadi salah satu implementasi nyata dari strategi tersebut. Selain memberikan kemudahan bagi nasabah, fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Pavilion BSI sendiri dirancang sebagai pusat layanan terpadu yang menghadirkan konsep berbeda dibanding kantor layanan perbankan pada umumnya. Di lokasi tersebut, masyarakat tidak hanya memperoleh layanan perbankan syariah, tetapi juga dapat menikmati berbagai fasilitas pendukung yang membuat aktivitas transaksi menjadi lebih nyaman.
Dengan adanya SPKLU, waktu tunggu selama proses pengisian daya kendaraan listrik dapat dimanfaatkan secara lebih produktif. Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening, berkonsultasi mengenai produk pembiayaan, layanan investasi syariah, transaksi digital, hingga berbagai kebutuhan layanan perbankan lainnya.
Konsep layanan terintegrasi ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada nasabah karena memberikan pengalaman yang lebih praktis dan efisien. Nasabah tidak perlu membuang waktu menunggu kendaraan selesai diisi daya di lokasi terpisah karena seluruh kebutuhan dapat dilakukan dalam satu tempat.
Selain memberikan manfaat bagi nasabah, keberadaan SPKLU juga menjadi daya tarik baru bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat layanan BSI. Hal ini sekaligus memperkuat citra perusahaan sebagai bank syariah modern yang terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, penyediaan SPKLU juga menjadi bentuk dukungan terhadap target pemerintah dalam memperluas infrastruktur kendaraan listrik nasional. Infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu faktor penting yang menentukan percepatan penggunaan kendaraan listrik di berbagai daerah.
Sebagai salah satu lembaga keuangan syariah terbesar di Indonesia, BSI memandang bahwa sektor perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya melalui pembiayaan sektor hijau, tetapi juga melalui penyediaan fasilitas yang mendorong terciptanya gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Ari berharap fasilitas SPKLU gratis tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antara BSI dengan para nasabah.
"Kami berharap kehadiran SPKLU gratis ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat beralih menggunakan kendaraan listrik sekaligus memudahkan mereka mengakses layanan perbankan BSI," kata Ari.
Ke depan, BSI Region III Palembang akan terus menghadirkan berbagai inovasi layanan yang berorientasi pada kebutuhan nasabah. Transformasi digital, peningkatan kualitas pelayanan, serta penerapan prinsip keberlanjutan akan tetap menjadi fokus utama perusahaan dalam memberikan layanan perbankan syariah yang modern, inklusif, dan kompetitif.
Dengan hadirnya SPKLU gratis pertama di kantor regional BSI di Pulau Sumatera, BSI tidak hanya menawarkan kemudahan transaksi, tetapi juga menghadirkan solusi yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus berkontribusi terhadap upaya pengurangan emisi karbon.
Inovasi ini menjadi bukti bahwa layanan perbankan dapat berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup masyarakat menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. (***)
0 Komentar