Musi Online | Abyan dan Alesha Wakili Muara Enim ke Lomba Balita Indonesia Tingkat Sumsel, Bukti Komitmen Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

Abyan dan Alesha Wakili Muara Enim ke Lomba Balita Indonesia Tingkat Sumsel, Bukti Komitmen Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas

Musi Online
https://musionline.co.id 11 July 2026 @12:38
Abyan dan Alesha Wakili Muara Enim ke Lomba Balita Indonesia Tingkat Sumsel, Bukti Komitmen Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas
Abyan dan Alesha Wakili Muara Enim ke Lomba Balita Indonesia Tingkat Sumsel, Bukti Komitmen Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas.

Musionline.co.id, Muara Enim – Kabupaten Muara Enim kembali menorehkan prestasi dalam upaya pembinaan kesehatan anak usia dini. 
Dua balita terbaik, yakni Abyan Shaka Aliando dari Kecamatan Lawang Kidul dan Alesha Shafina Hidayat dari Kecamatan Panang Enim, resmi dinobatkan sebagai Juara Lomba Balita Indonesia (LBI) Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2026. 
Keduanya akan mewakili Kabupaten Muara Enim pada ajang Lomba Balita Indonesia Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.
Penobatan juara dilaksanakan dalam kegiatan Lomba Balita Indonesia Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2026 yang berlangsung di Balai Agung Serasan Sekundang pada Kamis, 9 Juli 2026. 
Acara tersebut dibuka langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., yang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta beserta keluarga yang telah berpartisipasi dalam ajang tersebut.
Pada kompetisi tersebut, Abyan Shaka Aliando berhasil meraih gelar juara pada kategori usia 6 hingga 24 bulan. 
Sementara itu, Alesha Shafina Hidayat tampil sebagai juara pada kategori usia 24 hingga 59 bulan. 
Keberhasilan keduanya menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Muara Enim sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga lain untuk terus memperhatikan kesehatan dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Lomba Balita Indonesia sendiri bukan sekadar ajang perlombaan untuk memilih balita terbaik. 
Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan, stimulasi perkembangan, serta pola pengasuhan yang tepat agar anak dapat tumbuh secara optimal.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Muara Enim, Ir. Hj. Sumarni, M.Si., menyampaikan bahwa seluruh balita yang mengikuti perlombaan pada dasarnya merupakan pemenang. 
Menurutnya, setiap peserta telah menunjukkan bahwa mereka berasal dari keluarga yang memiliki komitmen kuat dalam memberikan perhatian, kasih sayang, dan pengasuhan terbaik bagi anak.
"Seluruh balita yang mengikuti lomba ini sejatinya adalah pemenang. Mereka tumbuh dalam keluarga yang memberikan perhatian terhadap kesehatan, gizi, dan pengasuhan sehingga anak dapat tumbuh sehat, aktif, serta bahagia," ujar Sumarni.
Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan Lomba Balita Indonesia memiliki tujuan yang jauh lebih besar dibandingkan sekadar menentukan juara. 
Ajang tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan produktif sebagai modal utama pembangunan daerah di masa mendatang.
Menurutnya, investasi terbaik yang dapat dilakukan pemerintah bersama masyarakat adalah memastikan setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh sehat sejak berada dalam kandungan hingga memasuki usia balita.
"Melalui Lomba Balita Indonesia ini kita tidak hanya memilih balita terbaik, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa generasi yang sehat akan menjadi pondasi pembangunan Kabupaten Muara Enim di masa depan," katanya.
Sumarni juga menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi seimbang, serta pola asuh yang tepat selama masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). 
Masa tersebut dinilai sebagai periode paling penting dalam menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas seseorang ketika dewasa nanti.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi dan stimulasi perkembangan sejak dini menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya visi Muara Enim MEMBARA, yaitu menciptakan masyarakat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.
Selain itu, Plt Bupati juga mengingatkan para orang tua mengenai pentingnya menerapkan digital parenting secara bijaksana.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, penggunaan gawai oleh anak-anak perlu mendapat pengawasan agar tidak mengganggu proses tumbuh kembang maupun kemampuan bersosialisasi.
Ia mengimbau agar orang tua membatasi penggunaan telepon genggam atau perangkat digital pada anak usia dini serta lebih banyak meluangkan waktu untuk berinteraksi secara langsung melalui kegiatan bermain, belajar, dan komunikasi dalam keluarga.
Menurutnya, interaksi langsung antara orang tua dan anak memiliki manfaat besar dalam membangun kedekatan emosional sekaligus membantu perkembangan kemampuan bahasa, motorik, sosial, dan karakter anak.
Tidak hanya memberikan apresiasi kepada para juara, Plt Bupati Muara Enim juga meminta seluruh camat bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan agar mulai mempersiapkan penyelenggaraan Lomba Balita Indonesia di tingkat kecamatan secara rutin.
Dalam pelaksanaannya nanti, Puskesmas diminta berperan sebagai tim teknis yang melakukan pembinaan, pemeriksaan kesehatan, pemantauan status gizi, hingga penilaian tumbuh kembang balita.
Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pembinaan kepada seluruh balita di Kabupaten Muara Enim sehingga setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk dipantau kesehatannya sejak dini.
Dengan adanya lomba di tingkat kecamatan, pemerintah daerah juga dapat melakukan deteksi dini terhadap berbagai permasalahan tumbuh kembang anak sehingga penanganannya bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Sumarni menilai sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PKK, kader Posyandu, serta keluarga menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Ia berharap keberhasilan Abyan Shaka Aliando dan Alesha Shafina Hidayat dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk semakin peduli terhadap kesehatan balita, mulai dari pemenuhan gizi, imunisasi, pemeriksaan kesehatan rutin, hingga pemberian stimulasi perkembangan yang sesuai dengan usia anak.
Lebih jauh lagi, kegiatan Lomba Balita Indonesia juga diharapkan mampu mendukung percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Muara Enim. Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya 1.000 Hari Pertama Kehidupan, pemerintah optimistis kualitas kesehatan anak akan semakin baik dari tahun ke tahun.
Ajang ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Anak-anak yang tumbuh sehat, cerdas, aktif, dan bahagia diyakini akan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Kabupaten Muara Enim semakin maju dan berdaya saing.
Kini, harapan masyarakat Bumi Serasan Sekundang tertuju kepada Abyan Shaka Aliando dan Alesha Shafina Hidayat yang akan membawa nama Kabupaten Muara Enim pada Lomba Balita Indonesia Tingkat Provinsi Sumatera Selatan. 
Dukungan penuh diharapkan mampu menjadi motivasi bagi keduanya untuk kembali meraih prestasi sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top