Musi Online https://musionline.co.id 27 August 2025 @19:30 269 x dibaca 
Prabumulih Geger, Aprizal Ditemukan Gantung Diri di Plafon Dapur: Surat Perpisahan Tinggalkan Luka Mendalam.
Musionline.co.id, Prabumulih - Suasana tenang di Perumahan Griya Prabu Estate (GPE), Kelurahan Gunung Ibul Timur, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, mendadak berubah mencekam pada Rabu (27/8/2025) pagi.
Warga digemparkan dengan kabar tragis meninggalnya seorang pria bernama Aprizal (51) yang ditemukan tewas dengan kondisi leher terjerat kabel di plafon dapur rumahnya.
Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui oleh istrinya, Vivi Novita. Ia baru saja pulang ke rumah setelah beberapa hari meninggalkan suami akibat cekcok rumah tangga.
Tak disangka, kepulangannya justru disambut dengan pemandangan yang begitu mengejutkan: sang suami sudah tergantung tak bernyawa.
Vivi yang histeris langsung berlari keluar rumah sembari berteriak minta tolong. Teriakannya membuat sejumlah tetangga berhamburan datang ke lokasi.
Dengan bantuan warga, kabel yang menjerat leher korban dipotong. Namun, nyawa Aprizal sudah tak tertolong lagi.
Surat Perpisahan di Atas Meja
Kedukaan semakin mendalam ketika polisi yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sepucuk surat yang diduga ditulis langsung oleh korban.
Surat tersebut ditujukan kepada anak-anaknya dan berisi permintaan maaf sekaligus pesan perpisahan.
“Selamat tinggal dunia, untuk anak-anakku, maafkan ayah yang dak bisa menjadi ayah yang baik bagi kalian, sudah membuat kalian kecewa. Ayah dak sanggup lagi hidup. Hidup juga tidak berguna. Maafkan ayah, kejar terus cita-cita kalian, jadilah anak yang berguna,” demikian sepenggal isi surat tersebut.
Pesan terakhir itu sontak membuat suasana haru. Surat yang ditulis dengan tinta biru di atas selembar kertas sederhana itu menjadi bukti betapa berat beban batin yang ditanggung korban sebelum mengakhiri hidupnya.
Latar Belakang Perselisihan Rumah Tangga
Berdasarkan keterangan warga sekitar, beberapa hari sebelum kejadian, Aprizal sempat terlibat pertengkaran dengan istrinya.
Pertengkaran itu membuat sang istri memutuskan pergi meninggalkan rumah. Pagi itu, ia bermaksud kembali untuk menengok keadaan suaminya. Namun, takdir berkata lain.
“Dia sempat pergi karena ribut dengan suaminya. Pas pulang, malah lihat suaminya sudah gantung diri,” ujar seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.
Namun pada pagi hari Rabu, ia kembali untuk melihat kondisi suaminya. Ketika membuka pintu dan masuk ke dalam rumah, Vivi langsung mendapati pemandangan yang sangat mengejutkan.
Suaminya sudah tergantung di plafon dapur dengan kondisi leher terjerat kabel. Melihat kondisi tersebut, ia langsung berteriak dan meminta bantuan warga sekitar.
Beberapa tetangga segera berdatangan untuk membantu menurunkan korban. Meski sudah berusaha memotong kabel, nyawa Aprizal sudah tidak dapat diselamatkan.
Warga kemudian melaporkan peristiwa ini ke Polsek Prabumulih Timur. Tidak lama berselang, tim Inafis Polres Prabumulih bersama personel SPKT dan Unit Reskrim Polsek datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta evakuasi jenazah.
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIK MSi, melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Alias Suganda SH didampingi Kanit reskrim Aipda Devi Hendra SH, membenarkan adanya peristiwa warga ditemukan tewas tergantung di dapur rumahnya.
“Iya benar, memang ada warga yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terjerat kabel tergantung di dapur,” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek menjelaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kematian korban.
“Masih kita dalami, sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tambahnya. Terkait dugaan bunuh diri, pihak kepolisian juga belum memberikan kesimpulan final. (***)
0 Komentar