Musi Online | Ibu Muda di Lubuklinggau Diduga Sengaja Bakar Rumah yang Dijual Suaminya, Api Merembet ke Rumah Tetangga
HDCU
Home        Berita        Hukum Kriminal

Ibu Muda di Lubuklinggau Diduga Sengaja Bakar Rumah yang Dijual Suaminya, Api Merembet ke Rumah Tetangga

Musi Online
https://musionline.co.id 31 August 2025 @18:58
Ibu Muda di Lubuklinggau Diduga Sengaja Bakar Rumah yang Dijual Suaminya, Api Merembet ke Rumah Tetangga
Ibu Muda di Lubuklinggau Diduga Sengaja Bakar Rumah yang Dijual Suaminya, Api Merembet ke Rumah Tetangga.

Musionline.co.id, Lubuklinggau – Warga Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dibuat geger pada Sabtu (30/8/2025) siang sekitar pukul 13.30 WIB. 
Dua unit rumah gandeng satu atap di kawasan tersebut hangus terbakar dilalap si jago merah. 
Peristiwa ini menjadi sorotan lantaran penyebab kebakaran bukanlah faktor kelalaian listrik atau kompor, melainkan diduga kuat dibakar secara sengaja oleh seorang ibu rumah tangga berusia 29 tahun bernama Susilawati.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, rumah yang terbakar tersebut adalah milik Heri, suami Susilawati. 
Rumah itu berada tepat bersebelahan dengan kediaman M. Yamin (56), warga Jalan Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Permiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. 
Akibat api yang membesar, bukan hanya rumah Heri yang ludes, tetapi rumah milik Yamin yang menempel di sampingnya juga ikut terbakar hebat.
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, peristiwa bermula ketika Susilawati mendatangi rumah yang diketahui sudah dijual oleh suaminya. 
Ia mencari keberadaan Heri untuk mempertanyakan soal bagian dari hasil penjualan rumah tersebut. 
Namun, beberapa warga menyebut pemicu utama kemarahan Susilawati bukan hanya soal harta, tetapi juga kabar bahwa dirinya akan diceraikan oleh Heri.
Saksi Aulia Zulpa (25) yang berada di lokasi menuturkan, saat itu Heri tidak berada di rumah. Namun Susilawati tetap bersikeras ingin masuk ke rumah tersebut. 
Upaya itu dicegah oleh Aulia. “Saya sudah melarang dia masuk, karena rumah itu memang sudah dijual. Tapi dia tidak terima, malah marah-marah,” jelas Aulia.
Dalam kondisi emosi yang tak terkendali, Susilawati kemudian mengambil langkah nekat. Ia menyulut api pada hordeng (tirai) samping sofa busa di dalam rumah. Seketika api membesar dan menjalar dengan cepat ke seluruh bagian rumah.
Api Merembet dan Warga Takut Mendekat
Situasi kian mencekam ketika warga sekitar berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya. 
Namun, Susilawati justru melarang warga mendekat. Bahkan, ia sempat mengancam akan melempar batu ke siapa pun yang mencoba memadamkan kobaran api. Ancaman tersebut membuat warga ketakutan dan memilih menjauh.
Tak butuh waktu lama, api yang sudah menjilat tirai menyambar plafon kayu rumah dan merembet ke bagian lain. 
Karena rumah tersebut berdempetan dengan rumah tetangga, api akhirnya ikut melahap rumah milik M. Yamin. Dalam hitungan menit, dua rumah sekaligus terbakar hebat.
“Api cepat sekali membesar. Kami sudah mau bantu, tapi pelaku melarang dan mengancam kami. Jadi tidak ada yang berani,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Melihat api kian tak terkendali, warga segera melaporkan kejadian itu kepada pihak berwenang. 
Tak lama berselang, aparat kepolisian dari Polsek Lubuklinggau Timur tiba di lokasi. Polisi langsung mengamankan Susilawati yang diduga sebagai pelaku pembakaran.
Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Rodiman membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Namun, ia belum dapat memastikan motif utama aksi nekat Susilawati. 
“Ya, benar ada kejadian kebakaran rumah di Kelurahan Mesat Jaya. Pelaku sudah diamankan untuk penyelidikan lebih lanjut. Soal motifnya masih kita dalami,” ujar AKP Rodiman.
Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, tetapi juga menyisakan trauma mendalam bagi warga sekitar. 
Pasalnya, aksi pembakaran rumah secara sengaja jarang terjadi di Lubuklinggau, apalagi dilakukan oleh seorang ibu muda yang dikenal sebagai warga biasa.
Kasus ini menjadi bahan perbincangan hangat di tengah masyarakat, terutama terkait persoalan rumah tangga yang berujung pada tindakan kriminal berbahaya. 
Polisi memastikan akan melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mencari tahu apakah Susilawati memiliki riwayat masalah kejiwaan atau tekanan psikologis lain yang mendorongnya melakukan perbuatan tersebut.
Peristiwa pembakaran rumah oleh Susilawati menjadi pengingat bahwa konflik rumah tangga yang tidak dikelola dengan baik dapat berujung pada tragedi. 
Selain menyebabkan kerugian harta benda, aksi tersebut juga membahayakan keselamatan banyak orang. 
Saat ini, Susilawati sudah diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Timur untuk proses hukum lebih lanjut, sementara polisi terus mengusut motif sebenarnya dari aksi nekat ini. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top