Musi Online https://musionline.co.id 09 September 2025 @18:47 266 x dibaca 
Pelajar SMA Tewas Usai Tabrak Truk Tronton yang Parkir di Pinggir Jalan Saat Hujan Deras.
Musionline.co.id, Muara Enim – Kecelakaan lalu lintas tragis kembali terjadi di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Seorang pelajar SMA bernama Larisa Iftinah Putri (17) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang sebuah truk tronton yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Insiden maut tersebut terjadi pada Senin malam (8/9/2025) sekitar pukul 21.30 WIB di ruas Jalan Lintas Palembang–Muara Enim, arah Kepur.
Korban yang diketahui merupakan siswi kelas XII SMA itu tengah dalam perjalanan pulang dari Muara Enim menuju rumahnya.
Ia mengendarai sepeda motor jenis Yamaha NMax dengan nomor polisi BG 4705 DAS.
Namun, nahas, sesampainya di lokasi kejadian, motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang truk tronton bernomor polisi BG 8288 OK yang dikemudikan Doni (40), warga Kota Raya, Kabupaten Lahat.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan tersebut diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara.
Pada saat bersamaan, kondisi jalan sedang diguyur hujan deras sehingga lintasan menjadi licin dan jarak pandang terbatas.
Benturan keras tak terhindarkan. Motor korban langsung menghantam buritan truk yang sedang berhenti di pinggir jalan.
Akibat tabrakan tersebut, korban mengalami luka serius, termasuk luka robek di bagian kening.
Kondisinya yang parah membuat nyawa Larisa tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia seketika di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sebelum sempat mendapat pertolongan medis.
Polisi Lakukan Olah TKP
Kasat Lantas Polres Muara Enim, AKP Trifonia Situmorang, saat dikonfirmasi pada Selasa (9/9/2025), membenarkan adanya insiden kecelakaan maut tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Palembang–Muara Enim. Posisi sepeda motor korban menabrak bagian belakang truk tronton yang sedang berhenti parkir di pinggir jalan,” ujar AKP Trifonia.
Ia menjelaskan, saat kejadian cuaca memang dalam kondisi hujan deras. Hal itu membuat jarak pandang terbatas dan jalan menjadi licin. Faktor tersebut diduga kuat ikut memicu kecelakaan tragis tersebut.
“Kita sudah melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di lokasi kejadian. Selain itu, barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha NMax dan truk tronton telah kita amankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
AKP Trifonia juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para pengendara kendaraan bermotor, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara di jalan raya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Apalagi dalam kondisi hujan deras, pengendara perlu ekstra hati-hati karena jalan licin dan pandangan terbatas. Jangan terburu-buru, lebih baik pelan asal selamat sampai tujuan,” pungkasnya.
Kabar duka meninggalnya Larisa Iftinah Putri sontak mengagetkan keluarga, kerabat, dan teman-temannya di sekolah.
Banyak yang tidak menyangka siswi yang dikenal rajin dan ramah itu berpulang begitu cepat karena kecelakaan. Sejumlah rekan korban bahkan terlihat histeris saat mendengar kabar kepergian almarhumah.
Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga dengan penuh suasana haru.
Kepergian Larisa menjadi pengingat betapa pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama pada malam hari dan saat kondisi cuaca ekstrem.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar di wilayah Sumatera Selatan.
Data kepolisian menyebutkan, mayoritas korban kecelakaan di kalangan remaja terjadi akibat kurangnya kewaspadaan, kurang pengalaman berkendara, serta minimnya kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan. (***)
0 Komentar