Musi Online https://musionline.co.id 15 September 2025 @19:20 142 x dibaca 
Minta Rokok Tak Dipenuhi, Penjual Telur Gulung di Tanjung Raja Dibacok OTD Bermasker.
Musionline.co.id, Ogan Ilir – Warga sekitar Pasar Tanjung Raja, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, mendadak geger pada Minggu sore (14/9/2025).
Seorang pedagang kaki lima penjual telur gulung menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTD) yang mengenakan penutup wajah.
Peristiwa mengerikan itu terjadi sekitar pukul 17.45 WIB di dekat salah satu mini market yang cukup ramai dikunjungi masyarakat.
Korban diketahui bernama Dedi Irawan (29), warga Kampung Keramat, Kelurahan Tanjung Raja Utara.
Saat kejadian, Dedi tengah melayani pembeli seperti biasa di lapak sederhana miliknya.
Kapolsek Tanjung Raja, AKP Zahirin, membenarkan insiden tersebut.
Dari hasil penyelidikan sementara, motif penyerangan berawal dari masalah sepele, yakni permintaan rokok pelaku yang tidak dipenuhi korban.
“Pelaku diduga kesal karena korban tidak memberikan rokok ketika diminta. Dari situlah pelaku langsung melakukan pembacokan menggunakan parang,” ujar Kapolsek saat dikonfirmasi, Senin (15/9/2025).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku terlihat datang dari arah lapangan sepakbola Tanjung Raja dengan wajah tertutup masker. Ia membawa sebilah parang di tangan kanannya.
Seorang saksi bernama Edi Sarbaini sempat berteriak memanggil korban agar waspada.
Namun, ketika Dedi menoleh, pelaku langsung mengayunkan parang ke arah wajah korban.
“Tebasan parang mengenai bagian wajah korban hingga menyebabkan luka serius. Setelah itu korban langsung tersungkur bersimbah darah,” ungkap Kapolsek.
Warga sekitar yang panik segera menolong korban. Awalnya, Dedi dibawa ke Puskesmas Tanjung Raja, namun karena luka cukup parah, ia kemudian dirujuk ke RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga kini, kondisi korban dilaporkan masih dalam pengawasan tim medis.
Kabar pembacokan tersebut dengan cepat menyebar di kalangan masyarakat Tanjung Raja.
Banyak warga yang tidak menyangka peristiwa sekejam itu bisa terjadi hanya karena masalah sepele seperti permintaan rokok.
Usai melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke arah dalam pasar.
Namun berkat laporan cepat warga, aparat kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Tanjung Raja segera melakukan penyelidikan dan pengejaran.
Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku yang diketahui bernama Lekat, warga yang tinggal di belakang Kantor PU Kelurahan Tanjung Raja.
“Alhamdulillah, pelaku sudah berhasil kita amankan dan saat ini sedang dalam proses pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Tanjung Raja,” kata AKP Zahirin.
Peristiwa ini menyisakan trauma bagi pedagang maupun pembeli di kawasan Pasar Tanjung Raja. Banyak yang menilai tindakan pelaku sangat tidak manusiawi.
“Cuma gara-gara rokok tidak dikasih, tega sekali dia sampai bacok orang. Kasihan si Dedi, orangnya baik, rajin jualan, tidak pernah macam-macam,” ungkap seorang pedagang pasar yang enggan disebutkan namanya.
Beberapa warga juga meminta pihak kepolisian meningkatkan patroli di sekitar pasar, terutama pada sore hingga malam hari, untuk mencegah kejadian serupa.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku. Pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana penganiayaan berat dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.
“Ini menjadi perhatian serius kami. Meski motif pelaku terkesan sepele, tapi tindakan kekerasan yang mengakibatkan korban luka berat tidak bisa ditolerir,” tegas Kapolsek.
Kasus pembacokan terhadap penjual telur gulung di Tanjung Raja menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang potensi tindak kekerasan yang bisa muncul dari masalah sepele.
Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga keamanan lingkungan, dan segera melaporkan bila ada gelagat mencurigakan.
Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di RSMH Palembang, sementara pelaku sudah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (***)
0 Komentar