Musi Online https://musionline.co.id 18 October 2025 @19:31 383 x dibaca 
Kabupaten OKU Segera Miliki Museum Purbakala Terbesar Kedua di Indonesia, Bupati Teddy: Akan Banyak Pengunjung yang Datang.
Musionline.co.id, Ogan Komering Ulu - Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, sebentar lagi akan mencatat sejarah baru dalam dunia kebudayaan dan pariwisata nasional.
Daerah yang dikenal dengan kekayaan alam dan situs arkeologinya ini segera memiliki museum purbakala terbesar kedua di Indonesia, yaitu Museum Goa Harimau, yang berlokasi di Desa Padang Bindu, Kecamatan Semidang Aji.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah mengungkapkan pada Sabtu (18/10/2025) bahwa peresmian museum bersejarah ini akan dilaksanakan pada Minggu (19/10/2025), dan rencananya akan dilakukan langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.
“Peresmian Museum Goa Harimau menjadi momentum penting bagi masyarakat OKU. Ini bukan sekadar bangunan, tetapi simbol kebanggaan daerah atas kekayaan sejarah dan budaya yang kita miliki,” ujar Bupati Teddy.
Ia menjelaskan, berbagai persiapan tengah dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten OKU menjelang kedatangan Menteri Kebudayaan.
Museum Goa Harimau disebut-sebut sebagai museum terbesar dan termodern di Sumatera Selatan, sekaligus terbesar kedua di Indonesia setelah Museum Sangiran di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Museum ini dibangun di kawasan situs cagar budaya Goa Harimau — lokasi penemuan kerangka manusia purba berusia antara 3.000 hingga 15.000 tahun.
Penemuan itu menunjukkan adanya dua ras manusia purba, yakni Neomongolit dan Autoromenalisia, yang menjadi bukti penting tentang perjalanan evolusi manusia di Nusantara.
Di dalam museum, pengunjung akan disuguhkan beragam peninggalan prasejarah, mulai dari artefak, peralatan batu, hingga kerangka manusia purba.
Semuanya disajikan dengan teknologi multimedia interaktif, sehingga pengunjung tidak hanya melihat benda bersejarah, tetapi juga dapat memahami konteks dan kisah di baliknya dengan cara yang menarik dan edukatif.
Menurut Bupati Teddy, keberadaan Museum Goa Harimau akan menjadi daya tarik wisata baru yang mampu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Dengan berdirinya museum ini, kami yakin akan banyak wisatawan yang datang, baik dari dalam maupun luar daerah. Dampaknya tentu sangat positif bagi masyarakat, terutama sektor UMKM dan pariwisata,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Teddy menegaskan bahwa keberadaan museum ini akan menjadi aset kebudayaan yang harus dijaga dan dilestarikan.
Pemerintah daerah juga akan terus mengembangkan kawasan sekitarnya agar menjadi destinasi wisata terpadu berbasis sejarah dan pendidikan.
“Diharapkan dengan penyempurnaan dan peresmian Museum Goa Harimau, semangat pelestarian sejarah dan dunia pariwisata di Kabupaten OKU semakin bangkit,” tutupnya.
Dengan segera diresmikannya Museum Goa Harimau, Kabupaten OKU siap menempatkan diri di peta kebudayaan nasional sebagai pusat studi manusia purba dan peradaban prasejarah di Sumatera Selatan, sekaligus destinasi wisata edukatif unggulan yang membanggakan Indonesia. (***)
0 Komentar