Musi Online | Pendataan Lahan Terdampak Akses Tol Mataram Jaya, Tim Gabungan Pemkab OKI Turun Langsung ke Lapangan
HDCU
Hut sumsel
Home        Berita        Seputar Musi

Pendataan Lahan Terdampak Akses Tol Mataram Jaya, Tim Gabungan Pemkab OKI Turun Langsung ke Lapangan

Musi Online
https://musionline.co.id 31 October 2025 @18:33
Pendataan Lahan Terdampak Akses Tol Mataram Jaya, Tim Gabungan Pemkab OKI Turun Langsung ke Lapangan
Pendataan Lahan Terdampak Akses Tol Mataram Jaya, Tim Gabungan Pemkab OKI Turun Langsung ke Lapangan.

Musionline.co.id, Ogan Komering Ilir - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus menunjukkan keseriusannya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur strategis nasional. 
Salah satunya dengan memulai proses pendataan awal lahan yang terdampak proyek pembangunan akses Tol Mataram Jaya, Kecamatan Mesuji Raya, pada Rabu (29/10/2025).
Pendataan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Persiapan Pemkab OKI, Asisten I Setda OKI H. Alamsyah, bersama tim lintas instansi dari Dinas Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKI, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perkebunan.
Kemudian, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Diskominfo, Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, serta camat, kepala desa, dan perwakilan PT Hutama Karya selaku pelaksana proyek tol.
Dalam kegiatan ini, tim gabungan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan lahan, bangunan, dan tanaman tumbuh milik warga yang berada di sepanjang trase jalan. 
Setiap petugas melakukan pengukuran, verifikasi, serta pencatatan dokumen kepemilikan untuk memastikan status hukum dan batas lahan yang akan terdampak proyek.
Berdasarkan hasil sementara, terdapat 121 persil tanah dengan total luas sekitar 16 hektare yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan akses tol tersebut. 
Nantinya, trase jalan akan diperlebar ke kanan dan kiri untuk menyesuaikan jalur keluar-masuk kendaraan besar dari Tol Terbangi–Pematang Panggang–Kayuagung (Terpeka).
“Prinsipnya, kita bekerja dengan cermat dan hati-hati agar tidak menimbulkan kendala hukum maupun sosial di kemudian hari,” ujar H. Alamsyah di sela kegiatan pendataan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanahan OKI, Alexsander Bustomi, menjelaskan bahwa tim persiapan memiliki tugas penting dalam melakukan inventarisasi dan identifikasi awal terhadap subjek dan objek tanah terdampak, meliputi status kepemilikan, luas lahan, serta penggunaannya. 
Selain itu, dilakukan pula pencocokan antara data administrasi seperti DPPT (Daftar Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah) dengan kondisi riil di lapangan.
“Hasil pendataan ini nantinya menjadi dasar pelaksanaan konsultasi publik dengan masyarakat terdampak. Setelah tahap itu selesai dan tidak ada keberatan signifikan, barulah diterbitkan Penetapan Lokasi (Penlok) yang menjadi dasar hukum untuk tahap pengadaan tanah,” terang Alex.
Dukungan masyarakat terhadap proyek ini pun cukup positif. 
Salah satu warga terdampak, I Wayan Eko dari Desa Mataram Jaya, menyampaikan bahwa masyarakat mendukung penuh pembangunan akses tol karena diyakini akan membawa dampak ekonomi yang besar.
“Kami mendukung penuh karena manfaatnya sangat besar, baik bagi masyarakat maupun daerah. Akses tol ini akan mempercepat mobilitas dan membuka peluang usaha baru,” ujarnya.
Sebelumnya, Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki juga menegaskan bahwa proyek akses Tol Mataram Jaya memiliki nilai strategis dalam meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan lintas timur OKI.
“Jalan akses tol ini bukan sekadar infrastruktur, tapi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat. Ia akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, membuka lapangan kerja, serta menarik investasi ke wilayah ini,” tutur Muchendi.
Bupati menambahkan, dukungan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan proyek strategis tersebut. 
“Kami pastikan hak-hak masyarakat akan dilindungi sepenuhnya. Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan ekonomi OKI yang lebih maju,” tegasnya.
Dengan langkah awal pendataan ini, Pemkab OKI optimistis pembangunan akses Tol Mataram Jaya dapat berjalan lancar dan menjadi salah satu proyek strategis daerah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top