Musi Online | Pasangan Usia Subur di Muara Enim Masih Dominan Pilih Suntik KB, Capaian Program Lampaui Target
Hut
Home        Berita        Seputar Musi

Pasangan Usia Subur di Muara Enim Masih Dominan Pilih Suntik KB, Capaian Program Lampaui Target

Musi Online
https://musionline.co.id 23 December 2025 @19:44
Pasangan Usia Subur di Muara Enim Masih Dominan Pilih Suntik KB, Capaian Program Lampaui Target
Pasangan Usia Subur di Muara Enim Masih Dominan Pilih Suntik KB, Capaian Program Lampaui Target.

Musionline.co.id, Muara Enim - Program Keluarga Berencana (KB) di Kabupaten Muara Enim terus menunjukkan capaian positif.
Berdasarkan data Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Muara Enim, alat kontrasepsi suntik KB masih menjadi pilihan utama Pasangan Usia Subur (PUS), disusul metode implan dan alat kontrasepsi dalam rahim atau spiral (IUD).
Kepala DPPKB Kabupaten Muara Enim, Dr H Rinaldo SSTP MSi, mengatakan tren penggunaan alat kontrasepsi tersebut relatif tidak berubah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 
Menurutnya, tingginya minat terhadap KB suntik disebabkan faktor kemudahan, kenyamanan, serta fleksibilitas masa kerja alat kontrasepsi tersebut.
“KB suntik lebih diminati karena penggunaannya praktis dan tidak memerlukan kepatuhan harian seperti pil KB. Selain itu, pilihan masa efektifnya juga beragam, mulai dari satu hingga tiga bulan,” ujar Rinaldo yang akrab disapa Aldo, Senin (22/12/2025).
Aldo menjelaskan, dibandingkan dengan metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD atau implan, KB suntik dinilai lebih familiar bagi masyarakat. 
Sementara itu, sejumlah metode lain masih tergolong rendah peminat, di antaranya sterilisasi wanita (MOW), sterilisasi pria (MOP), kondom wanita, serta metode tradisional.
“Rendahnya penggunaan MOW dan MOP salah satunya dipengaruhi faktor biaya serta pertimbangan psikologis dan sosial. Edukasi masih perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami manfaat dan keamanannya,” jelasnya.
Meski demikian, secara keseluruhan capaian program KB di Kabupaten Muara Enim sepanjang Januari hingga November 2025 terbilang menggembirakan. 
Dari target 3.600 akseptor, realisasi mencapai sekitar 4.000 orang. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran aktif penyuluh KB dan kader di lapangan yang terus melakukan pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan program ke depan, DPPKB Muara Enim berencana merekrut penyuluh keluarga berencana laki-laki di setiap kecamatan pada tahun mendatang. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi KB pria yang selama ini masih relatif rendah.
“Untuk KB pria sudah mulai ada peningkatan. Tahun lalu tercatat tujuh orang, tahun ini naik menjadi 16 orang. Ini sinyal positif yang harus terus didorong,” tambah Aldo.
Sementara itu, Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Muara Enim, Fadillah SH, menuturkan bahwa sepanjang tahun 2025 Balai Penyuluh KB Kecamatan Muara Enim secara konsisten melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan dalam rangka mendukung Program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting.
Kegiatan penyuluhan dilakukan secara rutin setiap bulan melalui pembinaan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP), Sub IMP, dan kelompok kader Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh desa dan kelurahan. 
Materi yang disampaikan mencakup penguatan peran kader dalam pendampingan keluarga, pemantauan kesehatan sasaran, serta pendataan keluarga berisiko stunting.
“Kami juga mendorong optimalisasi rumah data kependudukan sebagai dasar analisis dan perencanaan pembangunan di tingkat desa,” ungkap Fadillah.
Selain itu, kader TPK mendapat penguatan kapasitas secara berkala, khususnya terkait pendampingan ibu hamil, ibu pasca persalinan, calon pengantin, serta keluarga berisiko stunting. Edukasi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi, gizi seimbang, pola pengasuhan anak, hingga rujukan layanan kesehatan dan sosial.
Metode penyuluhan dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari pertemuan tatap muka, supervisi lapangan, pendampingan pelaporan, hingga kunjungan rumah. 
Kehadiran langsung penyuluh dan kader KB dinilai sangat penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat.
Di bidang pembinaan generasi muda, Balai PKB Kecamatan Muara Enim juga terlibat dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dengan memberikan penyuluhan tentang kependudukan, kesehatan reproduksi remaja, pencegahan pernikahan usia anak, serta penguatan karakter generasi muda.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dan kualitas generasi penerus,” tutup Fadillah.
Dengan sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Pemerintah Kabupaten Muara Enim optimistis program KB dan Bangga Kencana mampu memberikan dampak nyata terhadap penurunan stunting, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta terwujudnya kesejahteraan keluarga di wilayah tersebut. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top