Musi Online | Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional: Kota Palembang Siap Jadi Magnet Event dan Dongkrak PAD
HDCU
Home        Berita        Seputar Musi

Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional: Kota Palembang Siap Jadi Magnet Event dan Dongkrak PAD

Musi Online
https://musionline.co.id 05 March 2026 @19:23
Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional: Kota Palembang Siap Jadi Magnet Event dan Dongkrak PAD
Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional: Kota Palembang Siap Jadi Magnet Event dan Dongkrak PAD.

Musionline.co.id, Palembang - Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional yang akan digelar di Kota Palembang pada 8–10 Mei 2026 dipastikan menjadi salah satu agenda besar yang dinanti para pecinta seni dan olahraga baris-berbaris di Indonesia.
Event bergengsi yang diselenggarakan oleh Tievel Unity Indonesia Foundation ini akan dipusatkan di kawasan Jakabaring Sport City dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Palembang.
Dukungan tersebut ditegaskan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi panitia penyelenggara di ruang rapat Sekda, Rabu (04/02/2026). 
Menurutnya, penunjukan Palembang sebagai tuan rumah Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional merupakan peluang strategis untuk memperkuat citra kota sebagai destinasi event skala nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Palembang dipercaya menjadi tuan rumah tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Pemerintah kota siap mendukung sesuai fungsi dan kewenangan agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan sukses,” ujar Aprizal.
Dongkrak PAD dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional di Palembang tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi. 
Event yang akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini diproyeksikan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
Ribuan peserta, official, dan pendukung yang datang ke Palembang selama tiga hari pelaksanaan dipastikan berdampak langsung pada sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 
Tingkat hunian hotel diperkirakan meningkat tajam, terutama di sekitar kawasan Jakabaring dan pusat kota.
Selain itu, kehadiran tamu dari luar daerah menjadi peluang promosi wisata Kota Palembang. 
Destinasi unggulan seperti Jembatan Ampera, Sungai Musi, hingga wisata kuliner khas seperti pempek dan tekwan akan semakin dikenal luas melalui momentum event nasional ini.
Aprizal menegaskan bahwa Pemkot Palembang akan melakukan koordinasi lintas dinas, mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, hingga unsur pengamanan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan optimal.
Angkat Budaya Lokal ke Panggung Nasional
Tak hanya fokus pada aspek kompetisi dan ekonomi, Pemerintah Kota Palembang juga mendorong agar kejuaraan ini menjadi sarana promosi budaya lokal. 
Salah satu gagasan yang disampaikan adalah penggunaan busana adat Palembang oleh mayoret atau peserta tertentu sebagai simbol kearifan lokal.
Langkah ini dinilai efektif untuk memperkenalkan identitas budaya Palembang kepada peserta dari seluruh Indonesia, bahkan membuka peluang promosi hingga ke tingkat internasional melalui publikasi digital dan media sosial.
“Kita ingin momentum ini sekaligus menjadi ajang promosi budaya. Palembang punya kekayaan tradisi yang patut dibanggakan dan ditampilkan dalam event nasional seperti ini,” tambah Aprizal.
Konsep Military Style dan Seleksi Nasional
Sementara itu, Ketua Umum Tievel Unity Indonesia Foundation, Fanny Fatriani Alambai, menjelaskan bahwa Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional 2026 akan mengusung konsep kompetisi bernuansa militer atau military style. 
Konsep ini mengedepankan kekompakan, disiplin, dan presisi gerakan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas penampilan setiap tim.
Peserta yang akan berlaga berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi se-Indonesia. 
Antusiasme dari Sumatera Selatan sendiri disebut sangat tinggi, dengan estimasi sekitar 60 tim berasal dari wilayah tersebut.
Karena tingginya minat peserta, panitia kemungkinan akan menerapkan tahap seleksi awal secara daring melalui pengiriman video penampilan sebelum masuk ke babak utama di Palembang. 
Mekanisme ini bertujuan untuk menjaga kualitas kompetisi sekaligus memastikan kelancaran jadwal pertandingan selama tiga hari pelaksanaan.
Fanny juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berpengalaman menggelar berbagai event nasional, termasuk kejuaraan yang sebelumnya memperebutkan Piala Panglima TNI. 
Ke depan, ajang ini direncanakan akan memperebutkan Piala Kemenpora RI, yang tentunya akan semakin meningkatkan prestise kompetisi.
Palembang Kian Kokoh sebagai Kota Event Nasional
Dengan kesiapan infrastruktur, pengalaman sebagai tuan rumah berbagai event olahraga dan seni berskala besar, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah, Palembang kembali menegaskan posisinya sebagai kota yang layak menjadi pusat kegiatan nasional.
Kawasan Jakabaring yang representatif, akses transportasi yang memadai, serta jaringan hotel dan fasilitas umum yang lengkap menjadi modal utama dalam menyukseskan Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional 2026.
Kolaborasi antara pemerintah kota, pemerintah provinsi, stakeholder, dan panitia penyelenggara diyakini menjadi kunci utama keberhasilan event ini. 
Bukan hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai hiburan spektakuler yang membanggakan masyarakat Sumatera Selatan.
Jika terlaksana sesuai rencana, Kejuaraan Marching Band Tingkat Nasional di Palembang bukan sekadar event tahunan, melainkan momentum strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan PAD, serta mengukuhkan Palembang sebagai magnet event nasional yang berdampak luas bagi pembangunan daerah. (***)



Tinggalkan Komentar Anda


Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



0 Komentar

Maroko
Top